Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
  • visibility 439
  • comment 0 komentar

 Oleh : M. Maulana Ali

Kru Lembaga Pers Mahasiswa Invest

Wisata religi menjadi pergumulan yang sangat penting untuk dibahas oleh agamawan, ekonom, budayawan, bahkan akademisi. Fenomena ini erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia karena melihat kultur budaya masyarakatnya yang kental dengan mistik. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam kaitannya dengan penghayatan atas agamanya masing-masing.

Wisata berarti rekreasi, berwisata, atau juga bisa diartikan sebagai aktifitas tertentu untuk mengunjungi tempat tertentu demi sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan merupakan sebuah proses pencapaian ketenangan, ketentraman, bahkan kepuasan yang pada dasarnya wilayah psikologi manusia. Di Indonesia sedang terjadi ‘peningkatan’ keberagamaan bagi pemeluknya, sehingga, wisata merambah ke ‘wisata religi’.

Fenomena wisata religi memang tergolong istilah baru di telinga kita, setidak-tidaknya tempat-tempat yang berhubungan dengan keagamaan dijadikan sebagai tempat ‘wisata’ (dalam arti yang sebenarnya), namun, tetap saja motivasi penggemar wisata religi ini-pun bermacam-macam, untuk menghayati agamanya, untuk mengenang leluhur, bahkan ada juga yang termotivasi karena percaya sesuatu hal yang tidak bisa diterima secara rasional-mistik-karena ingin kaya misalnya.

Puluhan bahkan ratusan lebih tempat wisata religi di Indonesia, ini merupakan jumlah yang fantastik, salah duanya adalah masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang ada di Malang. Ke-dua tempat ini menjadi tujuan wisata religi yang sangat ramai dikunjungi Masjid Agung Jawa Tengah yang ada di Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang berada di Jawa Timur. Umumnya, pengunjung kedua tujuan wisata religi ini memiliki motivasi yang berbeda, Masjid Agung Jawa Tengah karena keindahan dan kemegahan bangunannya, sedangkan Mengunjungi Masjid Gaib karena keanehan yang terjadi di Masjid tersebut, pasalnya, konon tidak seorang pun yang melihat proses pembangunan Masjid tersebut.

Dilihat dari kacamata ekonomi, mendirikan tempat wisata religi memiliki keuntungan tersendiri, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis, maka peluang pasarnya lebih terlihat dan lebih pasti, karena tempat wisata religi berarti idealnya harus dihiasi dengan symbol-simbol agama, pada kenyataannya, masyarakat beragama cenderung mensucikan tempat-tempat yang memiliki simbol agama yang dipercayainya, Atau yang oleh Geertz wisata religi ini disebut sebagai ‘simbolik’ dan ‘bermakna’.

Wisata religi menjadi semacam rutinitas atau budaya agama yang bermakna dan memiliki nilai simbolik, Islam contohnya, dalam agama Islam budaya ‘Ziarah Kubur’ menjadi kepercayaan mereka sebagai momentum mengenang dan mendoakan orang tua, kerabat, sahabat yang sudah terlebih dahulu meninggal. Wisata religi juga sebagai media untuk menghayati diri dan menghayati agamanya, secara tidak langsung ketika seseorang berada di tempat yang disucikan atau yang dipercayai sebagai bagian dari ritus agama akan mengalami semacam ketentraman dan kebahagiaan pada psikis mereka secara alami.

Dalam keberlangsungan wisata religi ini umumnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya, pasalnya, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyediakan kebutuhan pengunjung. Secara tidak langsung perputaran ekonomi di tempat itu terus meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya secara otomatis meningkat pula. Maka, wisata religi ini merupakan fenomena baru yang saat ini mulai menjadi semacam trend dan akan terus berkembang selama sikap keberagamaan masyarakatnya terus terjaga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    BSW Terancam Tutup, Ini Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 522
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sejak beroperasi pada 12 November 2015, kini nasib Bank Sampah Walisongo (BSW-red) terancam tutup. Hal itu diungkapkan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Direktur BSW, Ery Santosa. Ketidakjelasan anggota dan proyek yang dijalankan BSW, menurut Ery menjadi kendala operasional BSW.  “Untuk tahun 2018, saya pergi (wisuda) dan tanggung jawab untuk melanjutkan proyek ini belum […]

  • Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Lewat Camp Kebangsaan

    Ajak Pemuda Hargai Perbedaan Lewat Camp Kebangsaan

    • calendar_month Sen, 5 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 531
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 50-nya, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wedi, Klaten, Jawa Tengah menyelenggarakan acara Camp Kebangsaan Pemuda Lintas Iman, bertajuk “Kita Bersaudara”. Camp tersebut diselenggarakan pada 3-4 November 2018, bertempat di Dodiklatpur Kodam IV Diponegoro, Glodogan, Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Camp yang diikuti sekitar 280 pemuda itu bertujuan untuk mengajak […]

  • Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 589
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan proses wisuda bagi lulusan Doktor (S3), Magister (S2) dan Sarjana (S1) periode Mei 2022 pada hari Selasa (24/5/2022). Wisuda kali ini diselenggarakan secara full offline di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo. Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq dalam pidato sambutannya menginformasikan tentang kuliah tatap muka pasca Idul Fitri. “Semester […]

  • Ziarah ke Makam Waliyullah; Sebuah Usaha Mahasiswa KKN untuk Menggali Pengetahuan

    Ziarah ke Makam Waliyullah; Sebuah Usaha Mahasiswa KKN untuk Menggali Pengetahuan

    • calendar_month Sen, 21 Feb 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 724
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa KKN MIT-DR 13 Kelompok 36 bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Lianah ziarah ke makam Wali Joko dan Wali Gambyang yang ada di Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal Minggu, (20/2/2022). Ziarah ke makam Para Waliyullah itu bertujuan untuk mengingat kematian sekaligus menghormati jasa-jasa dan memohonkan ampunan bagi beliau. Wali Joko merupakan seorang […]

  • Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 456
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa)  tahun 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang terpantau lancar.  Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Parkiran Gedung H Kampus III. Rabu, (28/12/2016). Tempat Pemungutan Suara nampak ramai oleh para mahasiswa yang akan melakukan pencoblosan. Acara pemungutan suara dimulai pukul 08.30 di setiap Fakultas. Pemilihan Mahasiswa tahun ini […]

  • Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

    Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 509
    • 0Komentar

    “KKN adalah pengalaman sekali seumur hidup, banyak keseruan di dalamnya, dari mulai cinta-cintaan sampai ‘baku hantam’ setiap hari. Bakal kelihatan mana yang rajin, jorok, pemalas, manja,” begitulah buah tangan yang sering dibawakan oleh kakak tingkat usai menjalani ibadah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sangat beruntung, bisa menjadi bagian dari 2.156 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang dilepas […]

expand_less