Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
  • visibility 357
  • comment 0 komentar

 Oleh : M. Maulana Ali

Kru Lembaga Pers Mahasiswa Invest

Wisata religi menjadi pergumulan yang sangat penting untuk dibahas oleh agamawan, ekonom, budayawan, bahkan akademisi. Fenomena ini erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia karena melihat kultur budaya masyarakatnya yang kental dengan mistik. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam kaitannya dengan penghayatan atas agamanya masing-masing.

Wisata berarti rekreasi, berwisata, atau juga bisa diartikan sebagai aktifitas tertentu untuk mengunjungi tempat tertentu demi sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan merupakan sebuah proses pencapaian ketenangan, ketentraman, bahkan kepuasan yang pada dasarnya wilayah psikologi manusia. Di Indonesia sedang terjadi ‘peningkatan’ keberagamaan bagi pemeluknya, sehingga, wisata merambah ke ‘wisata religi’.

Fenomena wisata religi memang tergolong istilah baru di telinga kita, setidak-tidaknya tempat-tempat yang berhubungan dengan keagamaan dijadikan sebagai tempat ‘wisata’ (dalam arti yang sebenarnya), namun, tetap saja motivasi penggemar wisata religi ini-pun bermacam-macam, untuk menghayati agamanya, untuk mengenang leluhur, bahkan ada juga yang termotivasi karena percaya sesuatu hal yang tidak bisa diterima secara rasional-mistik-karena ingin kaya misalnya.

Puluhan bahkan ratusan lebih tempat wisata religi di Indonesia, ini merupakan jumlah yang fantastik, salah duanya adalah masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang ada di Malang. Ke-dua tempat ini menjadi tujuan wisata religi yang sangat ramai dikunjungi Masjid Agung Jawa Tengah yang ada di Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang berada di Jawa Timur. Umumnya, pengunjung kedua tujuan wisata religi ini memiliki motivasi yang berbeda, Masjid Agung Jawa Tengah karena keindahan dan kemegahan bangunannya, sedangkan Mengunjungi Masjid Gaib karena keanehan yang terjadi di Masjid tersebut, pasalnya, konon tidak seorang pun yang melihat proses pembangunan Masjid tersebut.

Dilihat dari kacamata ekonomi, mendirikan tempat wisata religi memiliki keuntungan tersendiri, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis, maka peluang pasarnya lebih terlihat dan lebih pasti, karena tempat wisata religi berarti idealnya harus dihiasi dengan symbol-simbol agama, pada kenyataannya, masyarakat beragama cenderung mensucikan tempat-tempat yang memiliki simbol agama yang dipercayainya, Atau yang oleh Geertz wisata religi ini disebut sebagai ‘simbolik’ dan ‘bermakna’.

Wisata religi menjadi semacam rutinitas atau budaya agama yang bermakna dan memiliki nilai simbolik, Islam contohnya, dalam agama Islam budaya ‘Ziarah Kubur’ menjadi kepercayaan mereka sebagai momentum mengenang dan mendoakan orang tua, kerabat, sahabat yang sudah terlebih dahulu meninggal. Wisata religi juga sebagai media untuk menghayati diri dan menghayati agamanya, secara tidak langsung ketika seseorang berada di tempat yang disucikan atau yang dipercayai sebagai bagian dari ritus agama akan mengalami semacam ketentraman dan kebahagiaan pada psikis mereka secara alami.

Dalam keberlangsungan wisata religi ini umumnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya, pasalnya, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyediakan kebutuhan pengunjung. Secara tidak langsung perputaran ekonomi di tempat itu terus meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya secara otomatis meningkat pula. Maka, wisata religi ini merupakan fenomena baru yang saat ini mulai menjadi semacam trend dan akan terus berkembang selama sikap keberagamaan masyarakatnya terus terjaga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis di Negara Demokrasi

    Jurnalis di Negara Demokrasi

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Judul buku            : Jurnalis Diburu Media Massa Penulis                  : Akhi Abdurahman Penerbit                : Cakrawala Cetakan                : Pertama, 2009 Tebal                    : 67 halaman Resensor              : Tatang Turhamun Ratusan media di indonesia telah lahir saat ini, yang berhubungan dengan demokrasi pasti ada kaitanya dengan pers. Ketika banyak media yang […]

  • Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

    Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 384
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-47, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) gelar Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017). Acara yang mengusung tema “Filantropi Islam dan Kesejahteraan Umat” ini dihadiri oleh civitas akademik dan seluruh mahasiswa FEBI. Pasalnya, pemilihan tema tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan mahasiswa […]

  • Sistem  GPN BI; Perlu Interkoneksi dan Interopebilitas Antarlembaga

    Sistem  GPN BI; Perlu Interkoneksi dan Interopebilitas Antarlembaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Sosialisai Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Bank Indonesia usai dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia cabang kota Semarang. Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai mahasiswa dari universitas sekota Semarang. Kamis (14/11/2019). Irwan Daud, Departemen Elektronifikasi Bank Indonesia Pusat (Jakarta) memaparkan bahwa GNP adalah sistem untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). “Gerakan Pembayaran Nasional ini akan mendukung […]

  • FEBI Lepas 142 Wisudawan

    FEBI Lepas 142 Wisudawan

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 382
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang melepas 142 wisudawan pada Pelepasan Wisuda Ke-10 dan Pengukuhan Keluarga Alumni (KALAM) FEBI Periode 2018-2022, bertempat di Ballroom lantai 5 Harris Hotel Semarang. Senin, (4/3/2019). Berdasarkan laporan Ali Murtadho, Wakil Dekan I Bidang Akademik, wisudawan dari S2 Ekonomi Syariah sebanyak 8 orang. Adapun wisudawan […]

  • Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

    Bangun Taman Toga sebagai Alternatif Penunjang Kesehatan Warga

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 687
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kehadiran Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Intensif Terprogram (MIT) Ke-IX posko satu tengah menyesuaikan kegiatan masyarakat dalam bentuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga).  Kegiatan ini berlangsung di Desa Bumirejo Ngasem RT 04/RW 06 Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Senin, (10/2/2020). “Penanaman toga seperti jahe, tomat, laos, dan sebagainya, yang harapannya bisa […]

  • ‘Peringati Maulid Nabi’ Tim KKN Kerjasama dengan Pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam Ngaliyan Semarang

    ‘Peringati Maulid Nabi’ Tim KKN Kerjasama dengan Pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam Ngaliyan Semarang

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 478
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 Kelompok 49 UIN Walisongo Semarang membantu pengurus masjid  Jami’ Nurul Islam Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). PHBI ini untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rabu (28/10/2020) Nabi Muhammad sangat berarti bagi umat Islam. Beliaulah yang menuntun umat […]

expand_less