Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Susi Susanti – Love All

Susi Susanti – Love All

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
  • visibility 1.103
  • comment 0 komentar

IDENTITAS FILM

Judul Film : Susi Susanti – Love All

Sutradara : Sim F.

Produser : Daniel Mananta, Reza Hidayat, Guillaume Catala

Penulis : Syarika Bralini

Pemeran : Laura Basuki, Dion Wiyoko, Jenny Chang, Chew Kin Wah, Lukman Sardi, Moira Tabina Zayn, Iszur Muchtar, Dayu Wijanto

Rilis : 24 Oktober 2019

Durasi : 1 jam 34 menit

Peresensi : Umi Nur Mardliyyah

Susi Susanti – Love All merupakan film dengan genre drama olahraga. Film ini menceritakan perjalanan Susi Susanti sebagai pahlawan olahraga yang berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih pertama kali di olimpiade. Karir bulutangkis Susi dimulai Ketika dia berhasil masuk ke Club PB Jaya Raya bentukan Legenda Rudi Hartono.

Susi sangat disiplin menjalani latihan hingga mengantarkan ia pada 3 medali emas Asia Junior Championship. Susi mendapat panggilan untuk berlatih di Pelatnas atas prestasi tersebut. Kisah Susi diwarnai dengan percintaannya dengan Alan Budi Kusuma. Pasangan ini kemudian berhasil mengawinkan medali emas di Olimpiade Barcelona 1992.

Konflik etnis yang saat itu memanas, serta krisis moneter 1998 turut mewarnai kisah Susi dalam berjuang menorehkan prestasi untuk Indonesia. Melalui pertandingan Thomas Uber Cup 1998, Susi dan tim Indonesia tetap menunjukkan semangat nasionalisme mereka, meski akhirnya piala Uber gagal dibawa pulang. Akhir dari film ini adalah Susi dengan kondisi hamil mengganti bingkai berisi tulisan “Emas Asian Games” dengan bingkai berisi foto hasil USG.

Kelebihan pada film ini adalah menceritakan tentang perjuangan seorang atlit yang membawa semangat nasionalisme. Melalui film ini penonton diajak untuk merenungi arti perjuangan dan pengorbanan untuk Indonesia. Tidak hanya berperang melawan penjajah, namun menorehkan prestasi untuk negeri juga bisa disebut sebagai pahlawan.

Adapun kekurangan dari film ini adalah terdapat beberapa adegan sensitif yang menggambarkan ketegangan konflik etnis dan krisis moneter 1998. Maka kebijakan penonton sangat diperlukan.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SANG PEMBAHARU

    SANG PEMBAHARU

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Gibran Saksena Manakah derajat dapur masa dahulu Tika mimpi dara terjerat sel-sel adat Angan melayang layang tanpa tali pengikat Dan gerak gerik langkah haruslah penuh siasat Sampailah pada suatu masa Dimana sang pembaharu datang mengibarkan bendera kebebasan Dalam wadah emansipasi Dirangkulnya perempuan Indonesia sederajat lelaki Kenang! Kenanglah dia! Wahai perempuan Indonesia Teruskan mimpi suci dan […]

  • Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    Keren, UKM JQH Bawa Pulang Predikat Juara Ini dari Rembang

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 947
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) UIN Walisongo Semarang membawa pulang predikat juara aransemen terbaik pada Festival Hadroh Banjari Se-Nusantara. Perlombaan yang diadakan dalam rangka haflah Khotmil Quran, Maulid Nabi Muhammad, Rojabiyyah, dan Haul (KMRH) Pondok Pesantren An-Nurriyah Lasem, Rembang dan guna memperingati hari lahir Nahdhatul Ulama ke 93 ini […]

  • Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

    Tantangan Bonus Demografi; Investasi Jadi Solusi

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 898
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Investion 2019 adalah seminar nasional pasar modal syariah yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM). Seminar ini dihadiri oleh tiga narasumber yakni Herry Gunawan Muhammad, Davis Giola Lesmana, dan Fanny Rifqi El Fuad. Seminar nasional pasar modal syariah yang bertajuk Sukses Sejak Dini Dimulai dengan Investasi Halal Masa Kini  ini berlangsung di Audit II […]

  • Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 880
    • 0Komentar

      Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak […]

  • Peserta Seminar Motivasi Membludak, Antrian Mengular

    Peserta Seminar Motivasi Membludak, Antrian Mengular

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 864
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Road Show Seminar Motivasi bertajuk “Spirit of Indonesia” mengundang antusiasme mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Seminar hasil kerjasama Kami Indonesia, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) dan UIN Walisongo menyedot lebih dari seribu peserta. Banyaknya peserta membuat antrian mengular dari pintu masuk ruang acara hingga samping Kantor Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH). Antusiasme peserta […]

  • PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 759
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) merupakan gerbang awal bagi para Kru Magang (Kruma) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2024 untuk lebih dalam mengenal dunia kejurnalistikan. PJTD ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LPM Invest dalam rangka menciptakan jurnalis yang kompeten dan meningkatkan critical thingking dengan penuh kreativitas. Dalam PJTD 2024 ini mengangkat […]

expand_less