Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ESAI BUDAYA » Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
  • visibility 3.157
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari Apriliani Kru LPM Invest 2017

Oleh: Dwi Ari Apriliani
Kru LPM Invest 2017

Tujuh Agustus adalah hari jadi Kabupaten Pati yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 2 Tahun 1994. Sebuah kabupaten dengan jargon Kridane Panembah Gebyaring Bumi ini memiliki makna bahwa dengan bekerja keras dan penuh doa kita gali bumi (Pati) untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah.

Tentu saja dapat ditemukan berbagai profesi ketika mendatangi Kabupaten Pati. Ada  petani, nelayan, PNS, jurnalis, pedagang, bahkan paranormal pun menjadi sebuah profesi. Tak heran kalau kabupaten ini mendapat julukan ‘Kota Seribu Paranormal’ karena memang dapat dengan mudah menemukan paranormal (dukun) di sini. Tapi bukan berarti Pati menjadi tempat tujuan hanya ketika patah hati. Karena sudah bukan musimnya lagi cinta ditolak dukun bertindak.

Nah, yang sedang musim di Pati saat ini adalah sedekah bumi. Sedekah bumi atau bersih desa ialah tradisi yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi ini diyakini masyarakat setempat mengandung unsur tuah dan kesakralan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Bentuk upacara untuk melangsungkan sedekah bumi juga berbeda-beda, biasanya hal ini dikenal dengan istilah mowo deso mowo coro (setiap desa memiliki cara atau adat sendiri-sendiri).

Kirab sedekah bumi masyarakat Pati. Sumber: google.co.id

Kirab sedekah bumi masyarakat Pati. Sumber: google.co.id

Selain beda cara, setiap desa juga memiliki tanggal berbeda untuk melangsungkan tradisi sedekah bumi. Misalnya Desa Mantingan Tengah Kecamatan Jakenan yang menggelar sedekah bumi setiap Kamis Kliwon bulan Apet. Sebelum hari Kamis, biasanya masyarakat memberikan nasi ke sanak saudara yang berbeda desa, atau lebih dikenal dengan istilah weweh. Poin menariknya, yang mendapat wewehan juga akan melakukan hal yang sama ketika desanya hendak melakukan acara sedekah bumi.

Suasana warga Desa Mantingan Tengah saat mengumpulkan nasi berkat. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Suasana warga Desa Mantingan Tengah saat mengumpulkan nasi berkat. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Masih dalam rangkaian sedekah bumi, pada Kamis Kliwon setelah salat isya masyarakat akan berbondong-bondong membawa nasi berkat untuk datang ke Punden. Punden adalah sebuah tempat penghormatan atas leluhur yang sudah meninggal. Di tempat ini masyarakat melangsungkan tahlilan dan doa bersama. Namun dengan catatan dalam ritual ini, nasi berkat harus dibawa atau diberikan kepada masyarakat yang bukan warga Mantingan Tengah.

Punden, yakni tempat penghormatan atas leluhur yang sudah meninggal di Desa Mantingan Tengah. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Punden, yakni tempat penghormatan atas leluhur yang sudah meninggal di Desa Mantingan Tengah. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Tidak berhenti di situ, kesenian masyarakat Jawa juga turut ditampilkan yakni wayang kulit dan tayuban. Dua kesenian ini wajib ada dalam rangkaian acara sedekah bumi, dimana wayang kulit akan dimainkan pada malam hari dan tayuban akan dimainkan esok harinya setelah zuhur.

Selama tradisi ini berlangsung, masyarakat yang terlibat tidak diperkenankan mengenakan baju berwarna hijau pupus. Kepercayaan yang cenderung mistis ini pun pernah sekali  dilanggar oleh kepala desa. Dampaknya, pohon beringin besar yang berada di Punden tiba-tiba jatuh dan banyak korban yang terluka.

Sayangnya, di era sekarang banyak remaja yang enggan nguri-nguri budaya jawa. Banyak juga remaja yang enggan tinggal dan bekerja di desa, padahal banyak potensi yang bisa dikembangkan dari desa. Sejatinya, kekayaan dan keindahan alam, budaya dan tradisi desa adalah anugerah yang patut kita syukuri dan lestarikan. Wallahu a’lam bishawab.

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    UIN Walisongo Bertandang Ke Tiga Negara

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 5.690
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Project Implementing Unit (PIU) UIN Walisongo Semarang adakan Seminar hasil penelitian diluar negeri. Rabu, (22/10). Seminar yang diadakan di Hotel Patra Jasa ini dihadiri oleh doktor dari berbagai universitas di Semarang. Selain itu dosen dan mahasiswa UIN Walisongo juga turut mengikuti acara tersebut. Kampus yang telah konversi menjadi UIN ini, pasalnya mengadakan acara Doctoral […]

  • Peringatan Rebo Wekasan Sebagai Upaya Pencegahan Musibah

    Peringatan Rebo Wekasan Sebagai Upaya Pencegahan Musibah

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Warga Rt 02 Rw 06 Desa Ngembalrejo peringati tradisi rebo wekasan sebagai salah satu cara untuk melindungi diri dan melakukan pencegahan terhadap terjadinya musibah (13/10/2020) Tradisi rebo wekasan atau bisa dimaknai sebagai tradisi yang dilaksanakan pada hari rabu terakhir di bulah Shafar ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan […]

  • Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 581
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Progam Studi baru S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo telah merancang terobosan baru mengenai kegiatan belajar-mengajar yang akan dilaksanakan pada semester genap mendatang. Pada semester gasal lalu, jurusan baru ini telah melaksanakan evaluasi prodi dengan Subbag Akademik untuk mengetahui perkembangan akademik mahasiswa; dengan mengumpulkan koordinator-koordinator kelas untuk evaluasi penilaian dan […]

  • Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    Kesetaraan Gender Perlu Digencarkan, KKN RdR 77 UIN Walisongo Beri Wadah Lewat Webinar

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 688
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa, (2/11/2021) Kelompok 61 dan 62 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) angkatan 77 mengadakan kolaborasi pelaksanaan webinar kesetaraan gender dengan mengusung tema “Ketidakadilan Gender dan Peran Ganda Perempuan”. Acara dilaksanakan menggunakan media zoom meeting, dengan jumlah peserta kurang lebih sebanyak 60 orang, yang merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan. Maraknya isu ketidakadilan yang […]

  • Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    Tambah Jurusan Baru, Kelas Malam Kembali Berlaku

    • calendar_month Kam, 19 Jul 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 473
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang membuka jurusan baru. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ali Murtadho, Wakil Dekan I FEBI saat ditemui kru lpminvest.com. Rabu, (17/7/2018). “Atas dasar berubahnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN, kami merasa perlu mengupayakan pengajuan permohonan adanya jurusan baru. Jurusan […]

  • Nahidh Sabet Juara 1 Catur Kategori Cepat Putra

    Nahidh Sabet Juara 1 Catur Kategori Cepat Putra

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 561
    • 0Komentar

    lpminvest.com- KORELASI hari kedua pada Sabtu (8/10/2022) cabang olahraga Catur dilaksanakan di gedung Islamic Development Bank (IsDB) Sosial dan Humaniora (Soshum) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ruang 104. Nahidh Ahfas Mu’afa keluar sebagai juara pertama dalam cabang olahraga (cabor) tersebut kategori Cepat Putra mengalahkan perwakilan atlet dari berbagai fakultas lainnya. Mahasiswa baru (maba) asal Rembang ini […]

expand_less