Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Mahasiswa KKN MIT Posko 102 Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun bagi Anak TK dan PAUD Asri Tlogodowo

Mahasiswa KKN MIT Posko 102 Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun bagi Anak TK dan PAUD Asri Tlogodowo

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

Demak — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Posko 102 UIN Walisongo Semarang mengadakan edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) bagi anak-anak TK dan PAUD Asri Tlogodowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Jumat (7/8). Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak dari kelompok TK kecil, TK besar, dan PAUD sebagai bagian dari upaya mengenalkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.

Kegiatan edukasi CTPS dilaksanakan dengan pendekatan yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan agar materi dapat lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Mahasiswa KKN tidak hanya menjelaskan mengenai pentingnya mencuci tangan, tetapi juga mengajak anak-anak untuk mengenali cara mencuci tangan yang benar serta membiasakan diri menjaga kebersihan tangan dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan langkah-langkah Cuci Tangan Pakai Sabun menggunakan instrumen atau media yang telah disiapkan sebelumnya. Media tersebut digunakan sebagai alat bantu visual agar anak-anak dapat mengikuti setiap tahapan mencuci tangan dengan lebih mudah. Mahasiswa kemudian mendemonstrasikan gerakan mencuci tangan secara bertahap dan mengajak anak-anak untuk melakukannya bersama-sama.

Pengenalan CTPS tidak hanya berfokus pada urutan gerakan mencuci tangan, tetapi juga diarahkan untuk membantu anak memahami mengapa kebiasaan mencuci tangan penting dilakukan. Anak-anak dikenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan tangan, terutama sebelum melakukan aktivitas yang berkaitan dengan makanan.

Setelah mendapatkan penjelasan dan melihat demonstrasi, anak-anak diberikan kesempatan untuk mempraktikkan gerakan mencuci tangan yang telah dipelajari. Mahasiswa KKN mendampingi dan mengarahkan anak-anak selama kegiatan berlangsung sehingga mereka dapat mengikuti setiap gerakan dengan benar sesuai dengan kemampuan dan usia masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pembiasaan perilaku hidup bersih, mahasiswa KKN juga menyediakan sabun cuci tangan yang dapat digunakan oleh anak-anak sebelum makan. Penyediaan sabun tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan edukasi, tetapi juga dapat membantu membangun kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Anak-anak dari kelompok TK kecil, TK besar, dan PAUD mengikuti gerakan yang diperagakan oleh mahasiswa KKN. Mereka juga diberikan kesempatan untuk mendemonstrasikan kembali langkah-langkah mencuci tangan yang telah dipelajari. Keterlibatan langsung tersebut membuat kegiatan edukasi tidak hanya berlangsung secara satu arah, tetapi memberikan pengalaman kepada anak untuk belajar melalui praktik.

Suasana kegiatan kemudian semakin menyenangkan ketika mahasiswa KKN mengajak anak-anak bernyanyi bersama. Lagu dan gerakan digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu anak mengingat materi yang telah diberikan. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak dapat belajar mengenai kebersihan tangan sambil bermain dan bergerak bersama.

Salah satu mahasiswa KKN MIT Posko 102 yang terlibat sebagai pemateri menyampaikan bahwa pengenalan kebiasaan mencuci tangan perlu dilakukan sejak usia dini agar anak terbiasa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa mencuci tangan bukan hanya dilakukan ketika tangan terlihat kotor, tetapi merupakan kebiasaan penting yang perlu dilakukan dalam aktivitas sehari-hari, terutama sebelum makan. Kami juga ingin agar anak-anak dapat mempraktikkannya secara langsung sehingga lebih mudah diingat,” ujar Alifia, mahasiswa KKN MIT Posko 102.

Edukasi CTPS bagi anak-anak TK dan PAUD Asri Tlogodowo menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MIT Posko 102 UIN Walisongo Semarang dalam mendukung pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan yang menggabungkan penjelasan, demonstrasi, praktik, penyediaan sabun, dan kegiatan bernyanyi, mahasiswa berupaya menjadikan kebiasaan mencuci tangan sebagai hal yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam menanamkan kesadaran mengenai kebersihan diri sejak usia dini. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara berulang dan didukung oleh lingkungan sekitar, anak-anak diharapkan dapat menerapkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    UIN Walisongo Selenggarakan Wisuda Terakhir di Tahun 2022

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 771
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UIN Walisongo gelar wisuda dengan meluluskan 609 orang yang terdiri dari 4 doktor, 25 orang magister (S2), dan sebanyak 580 Sarjana pada Selasa (8/11/2022). Wisuda dengan gelaran Sidang Senat Terbuka itu bertempat di Kampus 3 Auditorium 2 UIN Walisongo secara luring. Acara besar tersebut menjadi acara wisuda terakhir kalinya di tahun 2022 ini. Pembukaan […]

  • Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    Festival Pasar Sehat UMKM Kecamatan Ngaliyan, Wadah Kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama KitaZone

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 801
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) UIN Walisongo Semarang berkolaborasi dengan UMKM KitaZone dalam Festival Pasar Sehat UMKM Ngaliyan. Festival ini digelar oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Sabtu-Minggu (30-31/10/2021). Anggota Kelompok 11 KKN RdR ke-77 UIN Walisongo turut serta membantu UMKM […]

  • Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    Kemenpora RI Bagi-Bagi Modal Rp15 Juta di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 739
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Tujuh mahasiswa UIN Walisongo berkesempatan memperoleh modal usaha dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), masing-masing sebesar Rp15 juta rupiah. Modal itu diberikan pada kegiatan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda yang diadakan UIN Walisongo bekerjasama dengan Kemenpora RI, bertempat di Auditorium 2 Kampus III UIN Walisongo. Pemilihan penerima bantuan modal […]

  • Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

    Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

    • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Judul               : Insecurity is My Middle Name Penerbit           : Alvi Ardhi Publishing Penulis            : Alvi Syahrin Tahun terbit    : Mei 2021 Tebal               : 264 Halaman ISBN               : 978-623-97002-0-1 Peresensi         :Azkiyatun Nasiha Buku self-healing pertama yang diterbitkan seorang penulis Alvi Syahrin yang menggambarkan self-healing dapat mengajak para pembaca untuk bisa […]

  • Dekan FEBI: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-kupu!

    Dekan FEBI: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-kupu!

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Lpminvest.com-Lembaga pers mahasiswa (LPM) Invest Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang gelar acara sarasehan di belakang Kantor Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), bersama Imam Yahya selaku dekan FEBI pada senin sore (21/09/15). Dengan datangnya Dekan FEBI tersebut, berhasil menarik simpatik dari setiap Mahasiswa Baru (Maba) 2015 UIN Walisongo untuk mengikuti acara tersebut sampai selasai. […]

  • Aktivis Bawah Pohon

    Aktivis Bawah Pohon

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 789
    • 0Komentar

    Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar istilah ini? Aktivis bawah pohon. Begitu kami  menyebut mereka para mahasiswa dan mahasiswi yang membuka stand di bawah pohon, sebelumnya saya juga terinspirasi dari seorang dosen saya yang bercerita melihat para mahasiswa yang sedang berkumpul disepanjang jalan kampus III UIN Walisongo dibawah-bawah pohon. Memilih tempat di bawah pohon bukanlah tanpa […]

expand_less