Pintar Bagi Waktu antara Kuliah dan Pondok, Siti Nur Aisyah Sabet Gelar Wisudawan Terbaik
- account_circle Redaktur LPM Invest
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan wisuda sarjana (S1) ke-100, magister (S2) ke-67, dan doktor (S3) ke-42 pada Sabtu, (21/05/2026). Meluluskan 642 mahasiswa, acara digelar di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.
Siti Nur Aisyah, mahasiswa program studi Perbankan Syariah berhasil menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Mengangkat skripsi berjudul “Pengaruh Kontrol Diri, Literasi Keuangan Syariah, dan Lingkungan Sosial Terhadap Minat Menabung Santri di Bank Syariah” Siti berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94.
Pemilihan judul skripsi tersebut didasarkan pada pengamatan Siti mengenai minat santri untuk menabung di bank syariah. Siti menyoroti adanya fenomena banyaknya santri yang belum menabung di bank syariah.
“harusnya kan kalau anak pondok terus santri itu melek tentang literasi keuangan syariah, lingkungan sosialnya juga mendukung kayak agamis, kayak di lingkungan kyai-kyai, kontrol dirinya kan pasti juga baik karena mereka kan disiplin, itu yang membuat aku tertarik, harusnya itu secara teori kan berpengaruh,” jelas Siti.
Menjadi mahasiswa sekaligus santri, membuat Siti harus pandai membagi waktu untuk belajar dan mengaji. Dikarenakan padatnya kegiatan pondok, Siti mengaku selalu mengerjakan tugas kuliah di jeda mata kuliah.
“tak usahakan selama di kuliah, jam 7 sampai jam 5 itu kan waktu kuliah ya, itu tak selesaikan sebisa mungkin tugas-tugas kuliah itu harus dapet seberapapun itu dicicil, karena enggak tahu nanti sampai pondok akan kepegang atau tidak karena padatnya kegiatan pondok,” ujar Siti.
Siti juga merasa terkejut saat mendapat kabar dirinya merupakan wisudawan terbaik fakultas. Namun dia mengaku bahwa menjadi wisudawan terbaik merupakan targetnya sejak semester 2.
“perasaanku pertama pasti nggak nyangka, nggak percaya, tapi setelah diyakinkan oleh kajur (kepala jurusan) jadi ohh percaya, setelah itu ya senang, terharu, bahagia. Untuk wisudawan terbaik sudah menjadi target sejak awal perkuliahan tepatnya semester 2, karena ada dosen yang sangat menginspirasi saat itu,” Siti menambahkan.
Di mata keluarga, Siti dikenal sebagai anak yang rajin, dan ambisius. Sejak SD ia selalu mengikuti perlombaan. Orang tua Siti berharap, ia bisa sukses dan jadi orang yang berguna.
“perasaannya sangat senang sekali, terharu (dengan pencapaian Siti), harapannya ya kepengen anaknya sukses jadi apalah yang penting sukses,” tutur ibu Siti.
Di akhir wawancara, Siti memberikan motivasi kepada mahasiswa yang menghadapi penelitian agar selalu semangat.
“untuk mahasiswa-mahasiswa yang lain atau adik tingkat yang akan mengalami masa penelitian, tetap semangat ya jangan menyerah, ujian saat skripsi itu pasti ada, tapi dibalik ujain pasti ada hikmah,” pungkasnya. Diyah_[i]
[Pengurus Invest Website Periode 25/26]
- Penulis: Redaktur LPM Invest

Saat ini belum ada komentar