Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Reanes Putra: Manfaatkan Masalah Jadi Peluang Bisnis

Reanes Putra: Manfaatkan Masalah Jadi Peluang Bisnis

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
  • visibility 753
  • comment 0 komentar
CEO Sampah Muda saat memaparkan mengenai star-up di Seminar dan Workshop Entrepreneurship Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo, Senin, (8/4/2019).

CEO Sampah Muda, Reanes Putra saat memaparkan mengenai star-up di Seminar dan Workshop Entrepreneurship Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo, Senin, (8/4/2019).

lpminvest.com – Dalam rangka meramaikan Dies Natalis UIN Walisongo ke 49, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyelenggarakan Seminar dan Workshop Entrepreneurship Mahasiswa bertemakan “Dinamika Bisnis Islam dalam Era Revolusi Industri 4.0”.

Pada kesempatan tersebut, Suprapto Suwaji, General Manager Ritra Logistik menerangkan mengenai logistik halal. Ia menjelaskan bahwa cara mengelola logistik halal, yaitu meliputi proses packaging, transportasi, dan penyimpanannya.

“Bukan hanya barangnya saja yang halal, tetapi proses dan transaksinya juga,” ujarnya saat mengisi materi. Senin, (8/9/2019).

Menurut Suprapto, konsep halal kini menjadi idola di Indonesia. Hal tersebut mengingat masyarakat Indonesia mayoritas muslim.

WhatsApp Image 2019-04-08 at 08.11.26

Anis Fitria Owner Rajut Cubby, Suprapto Suwaji General Manager Ritra Logistic (tengah), dan Reanes Putra CEO Sampahmuda Startup (kanan) saat sesi diskusi.

Selain menerima pemahaman mengenai logistik halal, mahasiswa juga diterangkan mengenai startup.  Reanes Putra, CEO Sampah Muda (Startup) mengatakan bahwa berbagai permasalahan yang ada di Indonesia merupakan peluang bagi pengusaha startup. Berbagai permasalahan tersebut perlu dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi bisnis yang bernilai solutif.

“Cari masalah dan pikirkan solusinya, tetapi harus yang menyelesaikan masalah. Start-nya dengan cari masalah,” terangnya.

“Teknologi itu hanya alat, intinya adalah bisnisnya, dan inti bisnis yaitu solving the problem,” pungkasnya.

Pria berkacamata itu juga menyampaikan, di era modernisasi teknologi yang semakin maju saat ini, tren bisnis tidak lagi usaha berskala besar yang mengalahkan usaha berskala kecil. Akan tetapi kini usaha yang cepat bakal mengalahkan usaha berskala besar.

Follow-up dari acara yang diadakan di Ruang H4 dan H5 ini, mahasiswa dapat mengirimkan bisnis plan mereka ke pihak fakultas. Wakil Dekan III, Khoirul Anwar memberi lampu hijau kepada  mahasiswa yang ingin mengembangkan usahanya dalam bentuk modal dengan syarat harus melalui seleksi bisnis plan. (Alief_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maba FEBI Berhasil Olah Tempe Jadi Kue

    Maba FEBI Berhasil Olah Tempe Jadi Kue

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 702
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) merupakan ajang kompetisi terbesar bagi Mahasiswa Baru (Maba-red) UIN Walisongo Semarang. Salah satu cabang ilmiah yang diperlombakan adalah Plan Bisnis, dimana setiap Fakultas wajib mengirim satu tim yang terdiri dari tiga orang untuk membuat rencana bisnis dan mempresentasikan produknya di depan para juri. Salah satu produk menarik […]

  • 90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

    90 Peserta Ikuti PPL PSAK 24 Imbalan Kerja

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 864
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sejumlah 90 orang mengikuti Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang. Peserta PPL terdiri dari dosen, praktisi, dan akuntan di Jawa Tengah. Rabu, (25/9/2019). Pendidikan khusus tersebut menghadirkan Farah, Dosen Universitas Indonesia Jakarta sebagai pemateri. PPL yang dilaksanakan di Auditorium I Kampus I UIN Walisongo […]

  • Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    Wadek I FEBI: Filantropi Zakat dan Wakaf sebagai Instrumen Indeks Pembangunan Manusia

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 852
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Nur Fathoni Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengharapkan filantropi zakat dan wakaf tidak lagi hanya dikaitkan dengan kedermawanan dalam Islam saja. Menurutnya, filantropi zakat dan wakaf kini dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Mahasiswa (IPM). Hal itu diungkapkan saat menyampaikan sambutan […]

  • Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

    Postingan Akun Instagram Kemdikbud Digeruduk Komentar

    • calendar_month Ming, 15 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 734
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kata kejujuran dan integritas beberapa hari ini mendadak viral di media sosial media instagram. Hal itu bermula dari komik strip yang diposting Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia melalui akun instagramnya @kemdikbud.ri. Postingan tersebut berisi ajakan untuk berbuat jujur bagi pelajar dalam menghadapi ujian nasional (UN). Jumat, (13/4/2018). Dalam komik strip tersebut […]

  • Ini Empat Kunci Entrepreneur Menurut Arnas Andrarasmara

    Ini Empat Kunci Entrepreneur Menurut Arnas Andrarasmara

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 858
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, Arnas Andrarasmara dan Praktisi Industri Kreatif, Shafigh Pahlevi hadiri acara Kuliah Rindu Semalam (KRS) yang diinisiasi oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Rabu, (25/9/2019). Dalam kesempatan itu, Arnas menegaskan bahwa anak muda harus berhati-hati ketika menekuni wirausaha. “Ada empat kata kunci […]

  • Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

    Antrean Keluar dan Masuk UIN Mengular, Driver Ojek Online Enggan Terima Orderan Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 27 Jun 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 783
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Penerapan sistem barrier gate, terhitung sejak Senin lalu, menyebabkan antrean panjang di gerbang masuk dan keluar kampus UIN Walisongo. Mengularnya antrean membuat driver ojek online menjadi enggan untuk menerima orderan dari mahasiswa UIN Walisongo. Selasa, (26/6/2018). Yahya, salah satu driver ojek online menilai adanya sistem tersebut menghambat pengorderan. Antrean yang panjang membuatnya berpikir […]

expand_less