Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 595
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Yudi Subagja (Sumber Gambar: forbes.com)

Oleh: Yudi Subagja
(Sumber Gambar: forbes.com)

Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak muda jaman sekarang. Saat berada di usia 18 tahun hal beratnya adalah sekadar memikirkan masa depan. Tetapi usia 20 – 25 tahun beratnya adalah dalam tindakan (action). Tidak bisa hanya sekadar memikirkan masa depan, namun benar-benar harus banyak tindakan daripada berpikir.

Alasan mengapa anak jaman sekarang mengalami hal tersebut biasanya disebabkan karena dua faktor, yaitu: faktor internal yang mucul dari dalam diri, dan faktor eksternal dari lingkungan sekitar. Istilah yang dikenal saat ini adalah insecure terhadap diri sendiri. Kata insecure merupakan kata dalam bahasa Inggris yang artinya tidak aman, selain itu juga diartikan sebagai keadaan dimana ketika seseorang merasa cemas dan takut berlebihan dengan suatu hal karena faktor lingkungan atau orang lain.

Dilansir dari Good Therapy, tidak ada penyebab pasti seseorang merasa insecure terhadap diri maupun kehidupannya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang selalu merasa insecure pada dirinya, seperti trauma, memiliki masalah pada penampilannya atau body dysmorphic disorder, serta kepercayaan diri yang rendah.

Kata insecure sering diucapkan oleh orang-orang yang biasanya sedang merasa cemas atau tidak percaya diri terhadap sesuatu. Selain itu, kata ini juga akan muncul saat seseorang sedang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri pada situasi tertentu. Hal ini bisa terjadi pada individu, saat sedang merasa tidak percaya dengan dirinya sendiri.

Lantas, apakah seseorang bisa keluar dari perasaan insecure yang dialaminya saat usia dewasa? Jawabannya tentu saja bisa, namun hal tersebut perlu proses panjang dan tidak instan. Nah, berikut penjelasan beberapa poin agar kita semua bisa menjadi orang yang lebih percaya diri lagi dan hidup seutuhnya.

Pertama, membuat tujuan dalam hidup. Hidup itu harus punya tujuan, bisa diibaratkan hidup adalah sebuah perjalanan sedangkan tujuan adalah kompasnya. Supaya hidup kita tidak salah arah bahkan tersesat, maka kita harus membuat sebuah tujuan. Hal ini akan berguna untuk masa depan kita sendiri, bukan untuk orang lain.

Kedua, mencari passion. Selain tujuan, kita juga harus mencari passion dalam diri. Jangan biarkan kalimat-kalimat seperti “saya tidak memiliki kelebihan dan susah mencari passion” menjadi batu penghalang untuk terus mencari. Mencari, mencari, dan kenali adalah kunci untuk menemukan kelebihan serta passion diri sendiri.

Ketiga, percaya diri. Percaya diri adalah sikap yang harus dimiliki seseorang agar hidup bisa tumbuh dan berkembang. Lebih dari itu, kepercayaan diri bisa meningkatkan kestabilitasan tubuh dan gaya berbicara, sehingga penampilan lebih tenang dan hidup bisa berjalan. Mulailah menumbuh dan mengembangkan kepercayaan diri dengan keyakinan penuh dalam hati dan menerapkannya pelan-pelan.

Lalu, perluas relasi pertemanan. Poin keempat ini ada kaitannya dengan poin sebelumnya. Apabila sudah cukup percaya diri, maka perluaslah relasi pertemanan. Hal ini dilakukan agar kita berada dalam lingkungan positif, sehingga akan lebih mudah untuk cepat berkembang dan tidak merasa insecure lagi.

Selanjutnya, membaca buku. Selain harus meningkatkan kepribadian kita, ingat selalu untuk meningkatkan pengetahuan. Alternatifnya adalah dengan membaca buku. Karena buku merupakan jendela dunia serta bisa menambah wawasan untuk masa depan kita.

Terakhir, berpikir positif. Poin yang terakhir merupakan poin yang paling penting. Yaitu mengenai pola pikir agar selalu berpikir positif. Biasanya, apa yang kita pikirkan akan memengaruhi tindakan. Oleh karena dengan berpikir positif akan menimbulkan mental yang positif, maka akan memengaruhi sikap dan tindakan yang juga positif. Selain itu, hidup akan indah bagi mereka yang berpikir positif.

Itulah beberapa poin yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Perlu diketahui bahwa selain beberapa poin di atas, banyak cara untuk menumbuh-kembangkan rasa percaya diri. Ketahuilah diri sendiri, niscaya akan ada jalan untuk mengendalikan diri. Percaya diri sangatlah penting dimiliki, agar rasa insecure tidak menggerogoti kecintaan terhadap diri.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soft Launching Lagu “Profesorku Keren” Ikut Memeriahkan Febiversary ke-9

    Soft Launching Lagu “Profesorku Keren” Ikut Memeriahkan Febiversary ke-9

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 637
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) memperingati anniversary yang ke-9 pada jumat, (9/12/2022) bertempat di area Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini megangkat tema “Getting Better and Contribute More”. Acara ini dimeriahkan oleh sejumlah dosen, tenaga pendidik (tendik), dan mahasiswa FEBI. Acara febiversary dimulai pukul 07.00 yang […]

  • Peringati Dies Natalis UIN Walisongo Ke-48, FEBI Gelar Festival Ekonomi Islam Perdana

    Peringati Dies Natalis UIN Walisongo Ke-48, FEBI Gelar Festival Ekonomi Islam Perdana

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 464
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka memperingati Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-48, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) untuk pertama kalinya akan menggelar acara Festival Ekonomi Islam (FEIS-red) pada 15 Mei 2018. Bertajuk “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”, FEIS dikemas dengan multievent. Mulai dari perlombaan sampai workshop nasional dengan menggandeng mahasiswa, umum, […]

  • Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    Es Campur dan Serba-serbi Ramadhan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 446
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bulan Ramadhan bagi sebagian pedagang membawa berkah tersendiri, tidak terkecuali bapak Edi (40). Penjual Es Campur di depan Masjid Agung Jawa Tengah ini setidaknya bisa menghasilkan tiga ratus ribu rupiah hanya pada saat menjelang buka puasa saja. Rabu, (08/07/2014). “Sekali jualan bisa dapat 300 ribu rupiah mas, itu hanya beberapa jam berjualan, kalau biasanya […]

  • Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    Terobosan Baru Prodi S1 PBS; Kuliah Sambil Outbound

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 566
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Progam Studi baru S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo telah merancang terobosan baru mengenai kegiatan belajar-mengajar yang akan dilaksanakan pada semester genap mendatang. Pada semester gasal lalu, jurusan baru ini telah melaksanakan evaluasi prodi dengan Subbag Akademik untuk mengetahui perkembangan akademik mahasiswa; dengan mengumpulkan koordinator-koordinator kelas untuk evaluasi penilaian dan […]

  • Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    Kelompok 53 KKN RdR Lakukan Pendampingan Ngaji untuk Lansia

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 672
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Selasa (27/10/2020) Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) ke-75 Kelompok 53 UIN Walisongo Semarang menggelar pendampingan ngaji bersama para ibu usia lanjut (lansia). Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Roudlotul Jannah, Perumahan Bank Niaga, Tambakaji, Ngaliyan. Para ibu lansia membuktikan ungkapan menuntut ilmu tak kenal usia. Sebab […]

  • Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

    Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 3.105
    • 0Komentar

    Tujuh Agustus adalah hari jadi Kabupaten Pati yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 2 Tahun 1994. Sebuah kabupaten dengan jargon Kridane Panembah Gebyaring Bumi ini memiliki makna bahwa dengan bekerja keras dan penuh doa kita gali bumi (Pati) untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah. Tentu saja dapat ditemukan berbagai profesi ketika mendatangi Kabupaten […]

expand_less