Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

Wisata Religi; Agama dan Kepentingan Pasar  

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

 Oleh : M. Maulana Ali

Kru Lembaga Pers Mahasiswa Invest

Wisata religi menjadi pergumulan yang sangat penting untuk dibahas oleh agamawan, ekonom, budayawan, bahkan akademisi. Fenomena ini erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia karena melihat kultur budaya masyarakatnya yang kental dengan mistik. Setiap orang memiliki cara masing-masing dalam kaitannya dengan penghayatan atas agamanya masing-masing.

Wisata berarti rekreasi, berwisata, atau juga bisa diartikan sebagai aktifitas tertentu untuk mengunjungi tempat tertentu demi sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan merupakan sebuah proses pencapaian ketenangan, ketentraman, bahkan kepuasan yang pada dasarnya wilayah psikologi manusia. Di Indonesia sedang terjadi ‘peningkatan’ keberagamaan bagi pemeluknya, sehingga, wisata merambah ke ‘wisata religi’.

Fenomena wisata religi memang tergolong istilah baru di telinga kita, setidak-tidaknya tempat-tempat yang berhubungan dengan keagamaan dijadikan sebagai tempat ‘wisata’ (dalam arti yang sebenarnya), namun, tetap saja motivasi penggemar wisata religi ini-pun bermacam-macam, untuk menghayati agamanya, untuk mengenang leluhur, bahkan ada juga yang termotivasi karena percaya sesuatu hal yang tidak bisa diterima secara rasional-mistik-karena ingin kaya misalnya.

Puluhan bahkan ratusan lebih tempat wisata religi di Indonesia, ini merupakan jumlah yang fantastik, salah duanya adalah masjid Agung Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang ada di Malang. Ke-dua tempat ini menjadi tujuan wisata religi yang sangat ramai dikunjungi Masjid Agung Jawa Tengah yang ada di Jawa Tengah dan Masjid Gaib yang berada di Jawa Timur. Umumnya, pengunjung kedua tujuan wisata religi ini memiliki motivasi yang berbeda, Masjid Agung Jawa Tengah karena keindahan dan kemegahan bangunannya, sedangkan Mengunjungi Masjid Gaib karena keanehan yang terjadi di Masjid tersebut, pasalnya, konon tidak seorang pun yang melihat proses pembangunan Masjid tersebut.

Dilihat dari kacamata ekonomi, mendirikan tempat wisata religi memiliki keuntungan tersendiri, karena pada dasarnya masyarakat Indonesia adalah masyarakat agamis, maka peluang pasarnya lebih terlihat dan lebih pasti, karena tempat wisata religi berarti idealnya harus dihiasi dengan symbol-simbol agama, pada kenyataannya, masyarakat beragama cenderung mensucikan tempat-tempat yang memiliki simbol agama yang dipercayainya, Atau yang oleh Geertz wisata religi ini disebut sebagai ‘simbolik’ dan ‘bermakna’.

Wisata religi menjadi semacam rutinitas atau budaya agama yang bermakna dan memiliki nilai simbolik, Islam contohnya, dalam agama Islam budaya ‘Ziarah Kubur’ menjadi kepercayaan mereka sebagai momentum mengenang dan mendoakan orang tua, kerabat, sahabat yang sudah terlebih dahulu meninggal. Wisata religi juga sebagai media untuk menghayati diri dan menghayati agamanya, secara tidak langsung ketika seseorang berada di tempat yang disucikan atau yang dipercayai sebagai bagian dari ritus agama akan mengalami semacam ketentraman dan kebahagiaan pada psikis mereka secara alami.

Dalam keberlangsungan wisata religi ini umumnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di sekitarnya, pasalnya, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyediakan kebutuhan pengunjung. Secara tidak langsung perputaran ekonomi di tempat itu terus meningkat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya secara otomatis meningkat pula. Maka, wisata religi ini merupakan fenomena baru yang saat ini mulai menjadi semacam trend dan akan terus berkembang selama sikap keberagamaan masyarakatnya terus terjaga.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Bawah Pohon

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar istilah ini? Aktivis bawah pohon. Begitu kami  menyebut mereka para mahasiswa dan mahasiswi yang membuka stand di bawah pohon, sebelumnya saya juga terinspirasi dari seorang dosen saya yang bercerita melihat para mahasiswa yang sedang berkumpul disepanjang jalan kampus III UIN Walisongo dibawah-bawah pohon. Memilih tempat di bawah pohon bukanlah tanpa […]

  • Wisudawan Inspiratif; Selesaikan Kuliah Tepat Waktu Walaupun Sibuk

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 71
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kisah inspiratif datang dari dua wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Firdaus dan Usmiyati, resmi menerima gelar S.Akun pada Selasa, (23/05/2023). Peresmian gelar tersebut dilaksanakan di Gedung Auditorium 2 Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada acara Wisuda Doktor (S-3) ke-31, Magister (S2) ke-55, Sarjana (S1) ke-88. Firdaus Aulia Purnama diresmikan […]

  • Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 72
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa)  tahun 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang terpantau lancar.  Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Parkiran Gedung H Kampus III. Rabu, (28/12/2016). Tempat Pemungutan Suara nampak ramai oleh para mahasiswa yang akan melakukan pencoblosan. Acara pemungutan suara dimulai pukul 08.30 di setiap Fakultas. Pemilihan Mahasiswa tahun ini […]

  • Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 75
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan proses wisuda bagi lulusan Doktor (S3), Magister (S2) dan Sarjana (S1) periode Mei 2022 pada hari Selasa (24/5/2022). Wisuda kali ini diselenggarakan secara full offline di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo. Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq dalam pidato sambutannya menginformasikan tentang kuliah tatap muka pasca Idul Fitri. “Semester […]

  • Tanah Air Beta Terampas Kapitalis

    • calendar_month Kam, 7 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Oleh: Akhyar Manarul HF Ungkapan Indonesia Tanah Air Beta tentu sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia. Negara dengan kekayaan yang sangat melimpah menjadi surga dunia bagi rakyatnya. Namun kini Indonesia Tanah Air Kapitalis seolah lebih tepat diungkapkan. Rakyat tergusur oleh kepentingan asing dan para pemilik modal yang hendak menguasai kekayaan Indonesia. Mirisnya, hal tersebut […]

  • Zona Majang Kekhasan Daerah Limit: 20 Tampilan Parade Budaya Saja

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 72
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Senin, (7/9/2020). Berlangsungnya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tengah pandemi, tidak menyurutkan antusias orda tampilkan budaya lokal. Kegiatan tersebut usai disaksikan oleh calon mahasiswa baru melalui laman youtube DEMA UIN Walisongo. “Sebenarnya orda banyak yang antusias, bahkan hampir semua. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan berhubung online maka panitia hanya mampu memberikan […]

expand_less
Exit mobile version