Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lagi-lagi, Wadyabala Invest Jadi Wisudawan Terbaik

Lagi-lagi, Wadyabala Invest Jadi Wisudawan Terbaik

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
  • visibility 292
  • comment 0 komentar

Agus Tri Budiyarno, wisudawan terbaik FEBI pada pelepasan wisuda sarjana UIN Waliosongo Semarang yang ke-74.

lpminvest.com– Setelah Maya Sofiah (PU LPM Invest tahun 2017-2018), Pipit Larasati (Sekretaris umum LPM Invest tahun 2016-2017), dan Siti Rahmawati (Bendahara umum LPM Invest tahun 2017-2018), kini Agus Tri Budiyarno (Kru LPM Invest angkatan 2014) juga mengantongi predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo pada Pelepasan Wisuda ke-10 FEBI Tahun 2019 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85.

Adapun judul skripsinya adalah Pengaruh Deviden Per Share (DPS), Earning Per Share (EPS), dan Price Earning Ratio (PER) Terhadap Harga Saham Syariah, Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2015-2017.

Mengaku menjalani kuliah dengan mengalir, pria asal Purwodadi Grobogan ini tidak menyangka dapat menorehkan prestasi yang membanggakan bagi kedua orang tuanya.

“Saya tidak pernah menargetkan menjadi wisudawan terbaik. Saya hanya melakukan yang terbaik saat di kelas dan di organisasi,” ungkap Agus saat diwawancarai kru lpminvest.com, di Pusat Kegiatan Mahasiswa LPM Invest. Selasa, (5/3/2019).

Sebagai mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan kampus, Agus mengaku berkerja keras untuk menyelesaikan skripsinya. Untuk itu, pria kelahiran 29 Agustus 1996 ini harus memanajemen waktunya dengan baik antara  kuliah, organisasi, dan kebutuhan pribadi.

“Tantangan terberat yaitu skripsi, kalau tidak fokus dan sungguh-sungguh menyelesaikan skripsi bisa jadi beneran molor lulusnya, seperti saya molor satu semester,” terang Agus kepada kru lpminvest.com.

Agus mengatakan, cara ia memanajemen waktu adalah dengan menulis schedule job agar semua kegiatannya dapat ter-planning. Dengan begitu, ia dapat menyelesaikan tugas-tugasnya sesuai tingkat kepentingan dan prioritas.

Pria yang hobi membaca ini pun berpesan terkhusus kepada mahasiswa semester muda untuk memanfaatkan waktu aktif kuliah dengan berbagai kegiatan yang dapat menunjang kompetensi diri.

“Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, ikuti apa yang kalian sukai yang menunjang masa depan. Harus ditata sejak dini, jangan kesannya grubal-grubul tanpa hasil,” pungkasnya. (Ari-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Webinar Orientasi Lulusan; Ubah Pandangan Prospek Kerja Sarjana Ekonomi Islam

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 367
    • 0Komentar

    lpminvest.com- HMJ Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Waisongo Semarang usai menyelenggarakan Webinar Orientasi Lulusan bertajuk “Peluang dan Tantangan: Peran Sarjana Ekonomi Syariah dalam Kontribusi Pengelolaan Ekonomi Negara”, (Sabtu, 24/10/2020). Webinar dihadiri oleh tiga pembicara handal, yaitu Muhammad Zilal Hamzah selaku Dewan Penasehat DPP Ikatan ahli Ekonomi Islam Indonesia, Wahyu Jatmiako selaku […]

  • Biaya Wisuda Luring Pertama di Masa Pandemi, Wisudawan Tidak Merasa Keberatan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 446
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Masa pandemi sedikit longgar yang ditandai dengan keadaan ekonomi cukup stabil. Hal tersebut dicerminkan dengan pengakuan wisudawan yang tidak keberatan dalam memenuhi biaya acara wisuda periode Mei 2022 UIN Walisongo Semarang. Bertempat di Auditorium 2 Kampus 3, para wisudawan tampil maksimal dengan balutan toga dan baju yang telah dipersiapkan. Berbicara mengenai biaya wisuda tentunya […]

  • Hari Kedua SPE,  Singkatnya Seperti ini Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 378
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari Kedua, Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) 2020 LPM Invest ditemani oleh pemateri dari akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang yaitu Luksi Visita. Mengacu pada sub tema Ekonomi Sosialis di Tengah Pandemi, kegiatan ini berlangsung secara virtual di ruang Google Meet. Sabtu, (18/7/2020). “Sebenarnya, ekonomi sosialis modern dapat kita lihat dari […]

  • Mahasiswi Asal Brebes ini Jadi Wisudawati Terbaik FEBI

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 291
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mahasiswi asal Brebes, Nahla Nadira Rahmah menjadi wisudawati terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo pada wisuda periode Agustus 2019 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.94. “Saya bukan wisudawan terbaik, tapi kebetulan nilai IPK saya lebih tinggi dari yang lain. Saya yakin masih banyak wisudawan yang jauh lebih baik dari saya. […]

  • Masa Pandemi, Masa Tumbuh Subur Patriarki

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 251
    • 0Komentar

    “Lha ngunu, cah wedok yo kudune resik-resik omah, masak, umbah-umbah,” kata mbahku setiap mendapati aku sedang melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Bukan perkataan pakar ataupun ilmuwan terkemuka, tapi cukup membuatku berpikir bahwa di masyarakat ini perlu ada yang dirubah, pola pikir. Mungkin sebagian besar perempuan, adanya perkataan seperti itu dianggap biasa. Ya, karena itu tugas […]

  • Peringati Hari Pangan Sedunia, Mahasiswa KKN Pamerkan Brownies Singkong

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 312
    • 0Komentar

    lpminvest.com- (16/10/20). Singkong adalah tumbuhan pangan yang dapat tumbuh di mana pun, bahkan tanah di pekarangan warga pun dapat menumbuhkan Singkong. Di Dusun Welang, Kabupaten Kendal, kebanyakan warganya pun menanam singkong. Hasilnya, singkong di dusun tersebut melimpah. Sayangnya, hasil yang melimpah tidak diikuti pemanfaatan yang optimal. Singkong masih dijual sebagai bahan mentah dengan nilai ekonomis […]

expand_less
Exit mobile version