Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Angkasa & 56 Hari

Angkasa & 56 Hari

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 27 Des 2024
  • visibility 950
  • comment 0 komentar

Identitas buku

Judul Buku      : Angkasa & 56 Hari

Penulis             : Destashya Wisna Diraya Putri

Penerbit           : Akad

Tahun Terbit    : 2021

Tebal               : 263 Halaman

Genre              : Fiksi Remaja

Peresensi         : Fitrotun Amaliyah


Novel Angkasa & 56 Hari mengisahkan perjalanan cinta, persahabatan, dan pengorbanan yang melibatkan tiga tokoh utama: Angkasa, Nadine, dan Nadira. Angkasa dan Nadine awalnya bersahabat, tetapi hubungan mereka berubah ketika Angkasa menyatakan cintanya. Namun, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama karena Angkasa tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan. Dua tahun kemudian, Angkasa kembali, tetapi ia telah menjalin hubungan dengan Nadira, saudara kembar Nadine.

Cerita semakin kompleks ketika Nadira memanipulasi situasi untuk memisahkan Angkasa dan Nadine. Angkasa yang kehilangan ingatan karena takdir, perlahan menemukan kembali kenyataan bahwa Nadine adalah orang yang sebenarnya ia cintai. Sayangnya, hubungan mereka terus diuji, termasuk oleh masalah kesehatan serius yang dialami Angkasa.

Angkasa memutuskan untuk menulis email kepada Nadine setiap hari sebagai bentuk cinta terakhirnya. Melalui email-email ini, ia menyampaikan kenangan, harapan, dan perasaannya yang terdalam. Email terakhir yang ia kirim pada hari ke-56 menjadi puncak cerita yang menyentuh, mengajarkan pembaca tentang arti cinta sejati yang melampaui batas waktu.

Cerita ini menyentuh hati karena membawa pembaca masuk ke dalam perjuangan Angkasa. Email-email yang ia tulis menjadi simbol cinta yang tulus dan abadi, membuat kita merenungkan betapa berharganya hubungan antarmanusia, bahkan dalam keterbatasan waktu.

Kelebihan dari cerita novel ini adalah meskipun bercerita tentang kematian, novel ini disajikan dengan nada yang lembut dan penuh cinta. Momen-momen seperti pertemuan di taman dan email terakhir menggambarkan sisi indah dari hubungan manusia, walaupun di tengah keterbatasan hidup.

Novel ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti masih adanya cukup banyak typo atau kesalahan ejaan, bahkan terdapat kesalahan dalam penulisan nama tokoh. Selain itu, beberapa email dari Angkasa ditampilkan dengan latar belakang gelap, sehingga teksnya kurang jelas dan sulit dibaca. Alur cerita yang mengangkat konflik keluarga dan cinta segitiga terasa agak klise untuk genre fiksi remaja. Namun, kekurangan-kekurangan tersebut mampu terkompensasi berkat penyajian emosional yang kuat, sehingga tetap memberikan pengalaman membaca yang menyentuh.

Angkasa & 56 Hari adalah novel yang layak dibaca, terutama bagi penggemar cerita romantis yang penuh makna. Dengan alur yang menyentuh dan karakter yang menarik, novel ini mengajarkan tentang keindahan cinta sejati, bahkan di tengah keterbatasan hidup. Sebuah karya yang akan membuat pembaca merenung tentang arti kehilangan dan keberadaan.

[ Pengurus Invest BPH Periode 24/25 ]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Expo FEBI Resmi Dibuka

    • calendar_month Sel, 21 Nov 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 75
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bertempat di Laborotorium Dakwah (LABDA) Kampus III UIN Walisongo Semarang, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Koirul Anwar secara resmi membuka Expo FEBI 2017. Senin, (20/11/2017). Dalam sambutannya, Faisal Mirza selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI menjelaskan bahwa Expo FEBI merupakan kegiatan akhir tahun bagi DEMA FEBI. Expo tersebut akan […]

  • Penampilan 30 Orda Ramaikan Parade Budaya PBAK 2019

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 61
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Parade budaya lagi-lagi mewarnai acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo. Parade budaya yang turut memeriahkan acara prosesi penerimaan mahasiswa baru (maba-red) sejak tiga tahun terakhir ini sebagai ajang pengenalan budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia dari berbagai daerahnya mahasiswa UIN Walisongo. Peserta yang tampil pada arak-arakan budaya tersebut merupakan mahasiswa dari […]

  • Merencanakan Keuangan, Menggapai Keberkahan

    • calendar_month Jum, 7 Des 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Judul Buku             : Sakinah Finance Penulis                     : Luqyan Tamanni dan Murniati Mukhlisin Penerbit                   : Tinta Medina Tahun Terbit          : 2018 Tebal                        : 217 Halaman Peresensi                 : Nur […]

  • Hari Pertama PBAK, Maba FEBI Mendapat Sambutan Hangat dari Berbagai Pihak

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 77
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Setelah rangkaian acara pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat universitas selesai, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang melaksanakan pembukaan PBAK tingkat fakultas pada Rabu (3/8/2022). Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan FEBI yang ditandai dengan pelepasan balon kemudian dilanjutkan pengenalan Kepala Program Studi (kaprodi) beserta beberapa dosen FEBI. Sambutan […]

  • Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Negara kita butuh keajaiban dalam rangka menyiapkan MEA (Masyarkat Ekonomi ASEAN), yang mau tidak mau, siap tidak siap harus dilAksanakan 2015. Pemerintah dalam hal ini kementrian yang terkait selalu mengumbar ke-optimisan mereka dalam menyongsong MEA, Perangkat dari berbagai kementrian sudah di siapkan jauh-jauh hari untuk menjalankan MEA pada 2015. Kebijakan-kebijkan ekspor-Impor, isu redenominasi dan berbagai […]

  • 1,2 Juta Pekerja Dirumahkan; Program Kartu Prakerja Jadi Solutif

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Social distancing adalah langkah jitu yang harus ditempuh, dengan catatan bahwa semua pihak harus terlibat dalam pemberian subsidi kebutuhan primer masyarakat, terkhusus untuk perantau. Contoh bentuk tanggung jawab lembaga yang bisa kita rasakan di lingkup UIN Walisongo Semarang yaitu masing-masing fakultas mendata mahasiswa yang masih berada di lingkup Ngaliyan Semarang serta diberikan subsidi. Bukan hanya […]

expand_less
Exit mobile version