Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Hikayat Para Pemeluk Luka

Hikayat Para Pemeluk Luka

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 814
  • comment 0 komentar

​Di hamparan aspal yang membentang tanpa ujung, sebuah jalur tunggal yang kita sebut takdir. Semua orang adalah pengelana. Tidak ada bangku untuk beristirahat, tidak ada persimpangan untuk berbalik arah. Ribuan langkah berderap serempak, menciptakan irama monoton yang memenuhi udara.

​Jika dilihat dari ketinggian kerumunan itu tampak seperti sungai yang mengalir dalam remang. Namun, jika kau turun dan berjalan di antara mereka kau akan melihat pemandangan yang ganjil.

​Hampir setiap orang berjalan dengan posisi tangan yang serupa: melingkar erat di depan dada.

​Mereka tidak sedang kedinginan. Mereka sedang mendekap luka masing-masing.

​Ada yang mendekapnya dengan kasar seolah sedang mencekik rasa sakit agar tidak berteriak. Ada yang mendekapnya dengan gemetar seolah ketakutan jika rahasia di balik jemari mereka terungkap. Namun ada pula yang memeluk lukanya dengan ketenangan yang ganjil. Seperti seorang ibu yang menimang bayi yang sedang lelap.

​Anehnya, mereka yang memeluk dengan paling tulus adalah mereka yang langkahnya paling stabil.

​Di tengah kegelapan jalan takdir yang seringkali berkabut dari sela-sela lengan yang saling mengunci itu keluar pendar cahaya. Pijar-pijar itu kecil namun cukup untuk menyinari aspal di bawah kaki masing-masing pejalan. Cahaya itu tidak bersumber dari langit melainkan merembes dari retakan-retakan di dada yang mereka dekap.

​Luka-luka itu, jika dibiarkan terbuka dan ditolak hanya akan menjadi borok yang meracuni langkah. Namun, di jalan ini, orang-orang belajar sebuah hukum alam yang sunyi bahwa rasa sakit yang diterima dan dipeluk dengan tabah akan perlahan mengkristal menjadi cahaya.

​Di jalan takdir ini kau bisa melihat perbedaan itu dengan jelas.

​Mereka yang mencoba membuang lukanya ke pinggir jalan atau menyeretnya dengan penuh amarah di belakang punggung, justru berjalan dalam kegelapan total. Mereka sering tersandung, menabrak pejalan lain, dan kehilangan arah meskipun jalannya lurus. Mereka memiliki kaki tapi tidak memiliki mata.

​Sebaliknya, para pemeluk luka tetap melangkah dengan khidmat. Mereka tidak lagi bertanya kapan jalan ini akan berakhir. Bagi mereka perjalanan bukan lagi tentang seberapa cepat sampai ke tujuan, melainkan tentang menjaga agar dekapannya tidak melonggar. Sebab mereka tahu di dunia yang seringkali kehilangan cahaya ini hanya hancurnya diri sendiri yang sanggup menjadi suar penunjuk jalan.

​Maka ribuan orang itu terus berjalan. Sebuah orkestra langkah kaki yang membawa cahaya-cahaya kecil di dada mereka. Mereka tidak saling bicara namun mereka saling tahu bahwa di balik balutan pakaian masing-masing, ada luka yang sedang dipeluk erat, yang memastikan mereka tidak akan pernah benar-benar tersesat di atas garis yang telah digariskan.

[ Pengurus Invest BPH Periode 25/26 ]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memanfaatkan Kekayaan Alam, Tim KKN Reg-82 Posko 2 Kembangkan UMKM Lewat Jajanan Pisang Molen

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 925
    • 0Komentar

    lpminvest.com – UMKM merupakan salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Senin (13/5/2024), Tim KKN Reg-82 Posko 2 mengadakan pembuatan molen pisang bersama ibu-ibu warga Dusun Plandaan, Desa Kaliputih, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Mbah Kamsiyah pada pukul 13.00 – 16.30 WIB. Tidak hanya ibu-ibu saja yang turut memeriahkan […]

  • Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 4.534
    • 0Komentar

    Tujuh Agustus adalah hari jadi Kabupaten Pati yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 2 Tahun 1994. Sebuah kabupaten dengan jargon Kridane Panembah Gebyaring Bumi ini memiliki makna bahwa dengan bekerja keras dan penuh doa kita gali bumi (Pati) untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah. Tentu saja dapat ditemukan berbagai profesi ketika mendatangi Kabupaten […]

  • Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Launching Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-53 pada Selasa (14/02/2023) di Gedung Kyai Saleh Darat Lantai 4 Kampus 3 berlangsung lancar. Dies Natalis tahun ini masih berkorelasi dengan tahun sebelumnya terkait tema. Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Berdaya Membangun Karya”. Menurut yang disampaikan Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, tema […]

  • Penampilan Busana Adat Minang Meriahkan Nusantara Culture Festival 2023

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 875
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Negeri (DEMA UIN) Walisongo beserta organisasi-organisasi daerah (Orda) intra kampus, menyelenggarakan acara bertajuk Nusantara Culture Festival 2023 pada hari (25/05/2023). Bertempat di lapangan utama Kampus 3 UIN Walisongo. Mengusung tema “Cara Asyik Mencintai Budaya Indonesia” kolaborasi tersebut mengajak  semua kalangan untuk ikut merayakan keberagaman yang ada dengan rasa gembira. […]

  • Tiga Anime Paling Banyak Dikoleksi Mahasiswa FEBI versi LPM INVEST

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Seni melukis sebuah karakter dengan  kisah cinta, persahabatan serta semangat mengapai cita-cita memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Beberapa mahasiswa FEBI bahkan memilki koleksi ratusan file serial anime yang disave dalam laptopnya. Tak jarang para pecinta anime ini bertukar file satu sama lain demi menggenapi koleksinya […]

  • Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 709
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (PERANTARA), mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, (14-15/9/2019), di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini diawali dengan suguhan penampilan tari Sigeh Pengunten oleh mahasiswa perantau asal Lampung untuk menyambut tamu undangan, salah satunya Gubernur Jawa Tengah. Agan Maraka menyatakan tujuan acara ini ialah menjadikan […]

expand_less
Exit mobile version