Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Hikayat Para Pemeluk Luka

Hikayat Para Pemeluk Luka

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 816
  • comment 0 komentar

​Di hamparan aspal yang membentang tanpa ujung, sebuah jalur tunggal yang kita sebut takdir. Semua orang adalah pengelana. Tidak ada bangku untuk beristirahat, tidak ada persimpangan untuk berbalik arah. Ribuan langkah berderap serempak, menciptakan irama monoton yang memenuhi udara.

​Jika dilihat dari ketinggian kerumunan itu tampak seperti sungai yang mengalir dalam remang. Namun, jika kau turun dan berjalan di antara mereka kau akan melihat pemandangan yang ganjil.

​Hampir setiap orang berjalan dengan posisi tangan yang serupa: melingkar erat di depan dada.

​Mereka tidak sedang kedinginan. Mereka sedang mendekap luka masing-masing.

​Ada yang mendekapnya dengan kasar seolah sedang mencekik rasa sakit agar tidak berteriak. Ada yang mendekapnya dengan gemetar seolah ketakutan jika rahasia di balik jemari mereka terungkap. Namun ada pula yang memeluk lukanya dengan ketenangan yang ganjil. Seperti seorang ibu yang menimang bayi yang sedang lelap.

​Anehnya, mereka yang memeluk dengan paling tulus adalah mereka yang langkahnya paling stabil.

​Di tengah kegelapan jalan takdir yang seringkali berkabut dari sela-sela lengan yang saling mengunci itu keluar pendar cahaya. Pijar-pijar itu kecil namun cukup untuk menyinari aspal di bawah kaki masing-masing pejalan. Cahaya itu tidak bersumber dari langit melainkan merembes dari retakan-retakan di dada yang mereka dekap.

​Luka-luka itu, jika dibiarkan terbuka dan ditolak hanya akan menjadi borok yang meracuni langkah. Namun, di jalan ini, orang-orang belajar sebuah hukum alam yang sunyi bahwa rasa sakit yang diterima dan dipeluk dengan tabah akan perlahan mengkristal menjadi cahaya.

​Di jalan takdir ini kau bisa melihat perbedaan itu dengan jelas.

​Mereka yang mencoba membuang lukanya ke pinggir jalan atau menyeretnya dengan penuh amarah di belakang punggung, justru berjalan dalam kegelapan total. Mereka sering tersandung, menabrak pejalan lain, dan kehilangan arah meskipun jalannya lurus. Mereka memiliki kaki tapi tidak memiliki mata.

​Sebaliknya, para pemeluk luka tetap melangkah dengan khidmat. Mereka tidak lagi bertanya kapan jalan ini akan berakhir. Bagi mereka perjalanan bukan lagi tentang seberapa cepat sampai ke tujuan, melainkan tentang menjaga agar dekapannya tidak melonggar. Sebab mereka tahu di dunia yang seringkali kehilangan cahaya ini hanya hancurnya diri sendiri yang sanggup menjadi suar penunjuk jalan.

​Maka ribuan orang itu terus berjalan. Sebuah orkestra langkah kaki yang membawa cahaya-cahaya kecil di dada mereka. Mereka tidak saling bicara namun mereka saling tahu bahwa di balik balutan pakaian masing-masing, ada luka yang sedang dipeluk erat, yang memastikan mereka tidak akan pernah benar-benar tersesat di atas garis yang telah digariskan.

[ Pengurus Invest BPH Periode 25/26 ]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    Raih Skripsi Terbaik dengan Uninstall Rasa Malas Versi Muflihatul Qodriyah  

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 664
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dengan aktivitas kerja membuat  Muflihatul Qodriyah  harus menunda pembuatan skripsi. Justru penundaan ini membawanya untuk sandang skripsi terbaik tingkat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. “Saya kan akhir semester 7 mulai kerja freelance, cuma berlanjut gitu kontrak berapa bulan lanjut lagi jadi kesulitan bagi waktu. Pernah kerja sambil garap skripsi tapi […]

  • Konflik Urut Sewu; Tindakan Anarkis TNI-AD Terhadap Petani

    Konflik Urut Sewu; Tindakan Anarkis TNI-AD Terhadap Petani

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Kebumen merupakan nama yang berasal dari kata kabumian yang artinya adalah tempat Kyai Bumi. Secara geografis Kabupaten Kebumen Jawa Tengah terletak pada 7°27′- 7°50′ Lintang Selatan dan 109°22′-109°50′ Bujur Timur. Bagian selatan Kabupaten Kebumen merupakan dataran rendah, sedang pada bagian utara berupa pegunungan, yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Serayu. Di bagian pesisir pantai selatan […]

  • Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 709
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (PERANTARA), mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, (14-15/9/2019), di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini diawali dengan suguhan penampilan tari Sigeh Pengunten oleh mahasiswa perantau asal Lampung untuk menyambut tamu undangan, salah satunya Gubernur Jawa Tengah. Agan Maraka menyatakan tujuan acara ini ialah menjadikan […]

  • Gadis Asal Magelang, Farras Khirzi Khanifah Berhasil Meraih IPK Tertinggi

    Gadis Asal Magelang, Farras Khirzi Khanifah Berhasil Meraih IPK Tertinggi

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan wisuda UIN Walisongo Semarang digelar secara luring pada Selasa (24/5/2022). Salah satu momen yang ditunggu-tunggu ialah ketika pembacaan nama wisudawan-wisudawati terbaik. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi salah satu acuan merah predikat tersebut. Farras Khirzi Khanifah mahasiswi jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menjadi wisudawati peraih IPK tertinggi dengan nilai 3,97 (predikat […]

  • Ungkap Makna Kesetaraan Gender, Kelompok 6 KKN RdR 77 UIN Walisongo Adakan Webinar Online

    Ungkap Makna Kesetaraan Gender, Kelompok 6 KKN RdR 77 UIN Walisongo Adakan Webinar Online

    • calendar_month Sab, 6 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 882
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kelompok 6 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 77 adakan webinar kesetaraan gender dengan tema “Isu Gender dalam Dunia Kerja”. Jum’at, (5/11/2021). Tujuan diadakannya webinar ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat pada umumnya tentang makna kesetaraan gender yang sebenarnya. Acara berlangsung dengan menggunakan media zoom meeting […]

  • Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 2.083
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara yang kaya, tak hanya terbatas pada sumber daya alam namun juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Keanekaragaman ini merupakan wujud dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Semboyan yang berasal dari bahasa Jawa Kuno tersebut menjelaskan bahwa keanekaragaman yang ada di […]

expand_less