Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Karya Tesis Nisa, Angkat Judul Mengenai Difabel Bisa Berkarya Lewat Batik Ciprat

Karya Tesis Nisa, Angkat Judul Mengenai Difabel Bisa Berkarya Lewat Batik Ciprat

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
  • visibility 628
  • comment 0 komentar

lpminvest.com– Nisa Aulia Ningsih mahasiswi dari Tegal merupakan wisudawati terbaik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) pada program pasca sarjana S2 jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Nisa memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3.84 ketika diumumkan pada sidang Senat Terbuka di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada Sabtu, (02/11/2024).

Tesis yang diangkat berjudul “Representasi Batik Ciprat Sebagai Identitas Kaum Difabel di Kabupaten Tegal”. Nisa menyampaikan alasan pemilihan judul tesisnya.

“Saya suka sekali dengan sesuatu yang berhubungan dengan seni atau budaya, nah berhubung saya masuk di komunikasi dan saya juga suka dengan batik. Jadi saya berusaha untuk mengkomunikasikan bahwa ini loh ada yang mampu berkarya di tengah keterbatasan,” ungkap Nisa.

Melalui karyanya ini, ia ingin mengubah pandangan masyarakat yang seringkali meremehkan kemampuan kaum difabel. Ia juga menjelaskan bahwa batik ciprat memiliki ciri khas pada pola cipratannya. Bukan hanya sekedar karya seni, tetapi juga menjadi simbol identitas dan kreativitas kaum difabel.

Dengan memakai batik ciprat, seseorang secara tidak langsung menyatakan dukungannya terhadap karya-karya yang dihasilkan kaum difabel.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kaum difabel itu bisa berkarya dan punya potensi yang luar biasa, batik ciprat ini adalah bukti nyata bahwa kita semua punya hak untuk berkarya dan berkreasi,” Ujar Nisa.

Nisa menceritakan tantangan yang dihadapinya selama menjalani kuliah. Saat penelitian, ia harus bolak-balik dari Tegal ke Semarang, serta membagi waktunya antara kuliah dan kerja. Sebelumnya Nisa merupakan lulusan S1 di jurusan Pengembangan Masyarakat Islam.

Nisa menyatakan bahwa motivasi hanyalah omong kosong.

“Sebenarnya motivasi itu mungkin untuk sebagian orang hanyalah omong kosong, tapi ada manfaatnya juga. Dan saya juga sebenernya bukan tipe orang yang suka motivasi-motivasi, tapi lebih ke realistis aja. Kalau kalian pengen bisa, ya jangan ngomong gak bisa dulu, harusnya coba aja dulu. Kalian itu sebenarnya bisa gitu loh, cuman males aja,” ujarnya.

Ia merasa bangga atas pencapaiannya karena telah berhasil menyelesaikan program pasca sarjana S2 dengan pujian wisudawan fakultas terbaik.

Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam menyampaikan pendapat mengenai judul tesis yang diangkat oleh Nisa.

“Menurutku sangat bagus dan mengapresiasi, karena sangat jarang ada mahasiswa yang mengangkat judul tesis mengenai kaum difabel,” ujar Aldi. Dian, Wulan, Dala_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politik Zakat di Indonesia

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Oleh : Imam Yahya Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama  Islamic Development Bank (IDB), merilis informasi  bahwa pada tahun 2015 target pendapatan zakat umat Islam Indonesia sebanyak Rp 4.2 trilliyun (metrotvnews.com/18/1/2015). Sebuah angka yang fantastis bagi fund ricing yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas. Target ini dilandasi potensi […]

  • Penampilan 30 Orda Ramaikan Parade Budaya PBAK 2019

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 469
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Parade budaya lagi-lagi mewarnai acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo. Parade budaya yang turut memeriahkan acara prosesi penerimaan mahasiswa baru (maba-red) sejak tiga tahun terakhir ini sebagai ajang pengenalan budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia dari berbagai daerahnya mahasiswa UIN Walisongo. Peserta yang tampil pada arak-arakan budaya tersebut merupakan mahasiswa dari […]

  • Makna Cinta Keluarga

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Judul Keluarga Cemara Jenis Film Drama Produser Anggia Kharisma, Gina S. Noer Sutradara Yandi Laurens Produksi Sinema Pictures Presensi Iswatun Ulia Menjadi keluarga ideal merupakan dambaan bagi setiap keluarga. Lantas sebenarnya citra keluarga ideal itu seperti apa? Apakah mereka yang berlimpahan materi sehingga bisa memenuhi segala kebutuhan, atau bahkan sebaliknya? Melalui film yang disutradarai oleh […]

  • Ini Kiat Sukses Dua Atlet Cantik FEBI Jawara Wall Climbing

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 427
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berhasil merebut dua medali sekaligus di cabang olahraga (cabor) wall climbing kategori speed pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Minggu, (23/9/2018). Dua medali tersebut terdiri dari satu medali emas yang diraih oleh Salsabila Ridho, mahasiswi S1 Perbankan Syariah dan satu medali perak […]

  • Bentuk Apresiasi; Mahasiswa ISAI Gelar Parade Penyambutan Wisudawan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pelaksanaan Sidang Senat terbuka Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berlangsung ramai dengan adanya Penyambutan Wisudawan. Salah satunya dari mahasiswa Prodi Ilmu Seni dan Arsitektur Islam (ISAI). Acara ini berlangsung meriah, wisudawan diarak mulai dari Landmark menuju depan Gedung Rektorat pada Rabu, (08/11/2023). Kegitan ini menjadi tradisi setiap tahun sebagai bentuk apresiasi untuk kelulusan […]

  • Sebuket Tulip Merah

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Arsha tak lagi merasa hidup setelah bunganya pergi. Napasnya sering sesak, suasana hatinya sering kali tak baik, dan mulai membenci cuaca cerah. Hal yang sebenarnya cukup menyulitkan, namun baginya yang sudah tak lagi memiliki tenaga untuk bangkit, rasa-rasanya percuma saja jika raga ini berjuang. Arsha tak lagi memiliki alasan kenapa ia harus pulang lebih cepat, […]

expand_less
Exit mobile version