Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Asuransi, wadah gotong-royong bagi masyarakat.

Asuransi, wadah gotong-royong bagi masyarakat.

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2014
  • visibility 793
  • comment 0 komentar

Semarang, Invest.com- Otoritas jasa keuangan (OJK) dan Allianz adakan “seminar edukasi dan expo keuangan 2014” (23/10). Acara seminar sosialisasi asuransi yang berlangsung di hotel Santika Semarang itu, bertajuk “Duit diatur urip dadi makmur”

“pengelolaan uang yang baik harus dimiliki oleh pengusaha bila ingin sukses, dan setiap orang yang ingin hidupnya berkualitas harus pintar mengatur keuangannya.” Bunyi catatan dari gubernur Jateng/Ganjar yang dibacakan oleh Didik Subiantoro sebagai perwakilanya dalam pembukaan acara.

Kepala OJK regional IV DKI dan Jawa tengah-Santoso Wibowo mengatakan, Asuransi merupakan wadah “gotong royong”. Asal tujuan asuransi tolong menolong: yang “mampu” membantu yang “tertimpa musibah”. Di jaman orde baru dulu pemerintah memiliki kebijakan tabungan nasional (TABANAS), digunakan sebagai dana saling membantu antara masyarakat satu dengan lainya. “Asuransi juga menampilkan hal yang sama. Saling tolong menolong sesama.” Ujarnya.

Beliau menambahkan, “kebiasaan asuransi sudah dilakukan oleh negara maju seperti Jepang. Hal tersebut membuat masyarakat Jepang giat bekerja keras dan tidak takut mati karena mengasuransikan jiwanya. Persis yang dikatakan Jokowi. Indonesia harus giat bekerja keras agar terbenahi ekonominya. Pungkasnya dalam sambutannya.

Menurut pembicara Oscar Pakpahan. mengatakan, “asuransi merupakan tabungan masa depan. resiko bencana, cacat, kecelakaan kerja dan kematian sering membayangi kita.” Di waktu itulah asuransi akan sangat dibutuhkan. Berbeda dengan tabungan. Uang dalam tabungan akan tergerus nilainya dimakan waktu. Bila uang ditabung dalam bank, semakin lama nilainya semakin berkurang karena waktu atau inflasi. Terangnya.

Asuransi menjadi jaminan atas resiko yang akan terjadi tanpa berkurangnya nilai jaminan. Jaminan akan terus ada dan anda akan merasa aman dalam hidup karena jaminan yang ada. Tutur Oscar.

Ganjar menghimbau agar dalam pelaksanaan asuransi harus berpihak kepada masyarakat. Ada lima aspek yang harus terpenuhi seperti; keterbukaan, akuntabilitas atau kejelasan fungsi, Tanggung jawab, kemandirian, dan kesetaraan.[c/invest]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 700
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari pertama yang dilaksanakan di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan meriah. Kegiatan hari difokuskan pada pembentukan formasi paper MOB oleh para mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo Semarang yang berjumlah 4.419 maba. Senin, (18/08/2019). Tahun ini, tim kreatif PBAK menampilkan kreasi paper mob […]

  • Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 766
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Bagi mahasiswa KKN yang ada program kerja berbagi face shield ataupun masker, bisa menghubungi pihak Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo untuk proses pengambilan,” ungkap Ratna Muthia selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75. “Anggota kelompok 17 tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang, Pati, Blora, Kudus, […]

  • Semua Berawal Dari Pesantren di Pandeglang

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Usai Ujian Nasional SD, waktunya bagi saya untuk mencari sekolah baru ke jenjang pendidikan SMP. Setelah beberapa sekolah saya kunjungi, keputusan jatuh di Sekolah Negeri yang menurutku cukup bagus di daerah Bekasi. Setelah beberapa hari datanglah brosur Pondok Pesaantren dari salah satu teman saya. Akhirnya, orang tua memberikan usulan agar mondok saja. Sempat terpikir kala […]

  • BUMN Pelopori Gerakan Nontunai Lewat LinkAja

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 669
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) gelar tasyakuran Hari Ulang Tahunnya yang ke-21. Dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajaran direksi dan pejabat kementerian BUMN, acara ini berlangsung di Pantai Marina Semarang. Menariknya, acara yang diawali dengan jalan sehat ini mendapat rekor Muri kategori transaksi terbanyak, yaitu 35 ribu transaksi dalam waktu […]

  • Menakar Masa Depan Sawit Indonesia: Mengapa Investasi SDM Tak Boleh Terlambat?

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 887
    • 0Komentar

    Mampukah industri kelapa sawit Indonesia mempertahankan takhtanya di pasar global masa depan? Di tengah tuntutan teknologi baru dan urgensi kelestarian lingkungan memiliki jumlah tenaga kerja yang masif saja tidak lagi cukup industri ini membutuhkan keahlian yang spesifik dan bervariasi. Industri kelapa sawit di Indonesia jelas sangat memerlukan tenaga kerja yang berkualitas tangguh untuk bisa menghadapi […]

  • Ini Alasan Listrik di Tanjungsari Sering Mati

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sejak dua pekan kemarin, warga Jl. Tanjungsari, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang mengeluhkan listrik yang padam hampir setiap hari. Padahal mayoritas penduduk yang tinggal di Jl. Tanjungsari adalah mahasiswa. Hal ini membuat mereka geram, bahkan beberapa warga setempat melakukan demonstrasi di depan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terletak di Jl. Walisongo No.29, Krapyak, Semarang Barat, […]

expand_less
Exit mobile version