Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Minuman Herbal Dua Varian Rasa; Bentuk Ikhtiar Sehat dan Usaha Alternatif di Era Pandemi

Minuman Herbal Dua Varian Rasa; Bentuk Ikhtiar Sehat dan Usaha Alternatif di Era Pandemi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
  • visibility 631
  • comment 0 komentar

Ayu Rahmawati (duduk) dan Ibu-Ibu Desa Gebanganom-Rowosari, Kendal sedang berpose dengan minuman herbal yang dibuat

lpminvest.com- Sabtu (14/8/2021), kelompok 37 KKN MIT-DR 12 UIN Walisongo mengadakan pelatihan pembuatan dan cara pemasaran minuman herbal rasa original dan rasa manis madu di era pandemi. Acara ini diadakan beserta protokol kesehatan yang ketat di Desa Gebanganom, Rowosari, Kendal dengan Ayu Rahmawati sebagai tutornya. Acara ini bertujuan untuk menyosialisasikan minuman sehat sebagai alternatif usaha di era pandemi pada masyarakat setempat.

Minuman herbal terdiri dari dua varian rasa yaitu rasa orisinal dan rasa manis madu. Rempah-rempah merupakan bahan utama, seperti jahe, serai, dan kayu manis. Cara pembuatan minuman ini adalah sebagai berikut: pertama, mencuci bersih semua bahan; lalu geprek jahe dan serainya; langkah ketiga, masukkan semua bahan ke dalam panci yang sudah diisi air secukupnya dan rebus hingga mendidih; terakhir, jika sudah mendidih matikan kompor kemudian tunggu sampai hangat lalu siap untuk diminum.

“Dari langkah-langkah pembuatan itu, rasa yang original cukup langsung diminum dan untuk yang manis tambahkan madu. Minuman ini bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah dan menambah imunitas tubuh di saat pandemi,” terang Ayu Rahmawati.

Dalam pelatihan ini Ayu Rahmawati juga mengedukasi cara pemasaran minuman herbal tersebut. Hal ini dilakukan sebagai alternatif usaha untuk membantu perekonomian masyarakat setempat pada saat pandemi. Cara pemasaran minuman ini yaitu dengan memanfaatkan platform media sosial yang dimiliki oleh masyarakat. Dipasarkan secara online dengan cara pre-order agar lebih efektif juga untuk meminimalisir kerugian dalam penjualan dan untuk mengurangi kontak fisik kepada pembeli.

Gayung bersambut, masyarakat berterima kasih kepada Ayu Rahmawati atas ilmu yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih dengan adanya pelatihan ini karena dapat menambah pengetahuan saya. Bisa saya jadikan sebagai alternatif usaha di saat pandemi seperti ini untuk menambah pendapatan keluarga. Apalagi dengan cara pembuatan dan pemasaran yang cukup mudah bagi kaum emak-emak seperti saya,”  ucap Suriyah selaku peserta pelatihan.

Ayu rahmawati berharap bahwa dengan pelatihan ini masyarakat bisa menjaga kesehatan. Juga bisa memberikan solusi alternatif usaha online untuk menyejahterakan perekonomian masyarakat setempat.

“Saya berharap kepada Ibu-Ibu semua dengan diadakannya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan Ibu-Ibu semua untuk hidup sehat. Serta menjadikan minuman ini atau produk lainnya yang bisa Panjenengan semua buat sebagai usaha alternatif yang dapat menambah pendapatan keluarga pada saat pandemi yang kita tahu semuanya serba sulit,” jelas Ayu yang juga mahasiswi jurusan Sosiologi UIN Walisongo. Dimas_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan […]

  • Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun. Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora […]

  • EIphoria; Program Baru HMJ EI

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 561
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam, Nana Wira Wirdana, memaparkan program kerjanya dalam Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di Audittorium I kampus I UIN Walisongo Semarang. Rabu, (28/3/18). Dalam pemaparannya, Nana menuturkan ada program baru HMJ Ekonomi Islam yaitu EIphoria. Terinspirasi dari kata euphoria, EIphoria ini semacam […]

  • Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Omset Tukang Parkir Melejit

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 614
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rabu, (07/10/2020) Demo besar-besaran telah terjadi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah yang berada di Kota Semarang. Ribuan mahasiswa dan para buruh se-Semarang berkumpul jadi dalam rangka menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Dengan kondisi yang sangat ramai otomatis tukang parkir khusus nya,mendapatkan omset yang cukup lumayan “alhamdulilah sangat tidak saya sangka akan ada demo,karena […]

  • Puncak Dies Natalis, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir & Maulidur Rasul

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 486
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka merayakan puncak Dies Natalis ke-47, UIN Walisongo gelar Haflah Dzikir dan Maulidur Rasul. Acara dihadiri oleh para ulama’, jama’ah Al- khidmah, Rektor, mahasiswa, dan segenap civitas akademika. Minggu, (02/04/2017). “Acara ini sudah direncanakan sejak satu tahun yang lalu, persiapan juga dilakukan sejak kemarin dengan bantuan dari berbagai pihak. Alhamdulillah acara dapat kami […]

  • Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan  

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 536
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Hari kedua Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisongo Semarang diakhiri dengan mahasiswa baru membuat formasi yang bertuliskan “UKT MAHAL” di samping gedung Auditorium I kampus I UIN Walisongo. Formasi ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dari pihak mahasiswa baru yang berkeinginan untuk menolak UKT yang dinilai terlalu tinggi. Rabu, (24/08/16). Formasi ini dibentuk untuk memfasilitasi […]

expand_less
Exit mobile version