Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Novel Cantik itu Luka

Resensi Novel Cantik itu Luka

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 912
  • comment 0 komentar

Identitas Buku

  • Judul Buku: Cantik itu Luka
  • Penulis: Eka Kurniawan
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
  • Tahun Terbit: 2002 (Cetakan Pertama), terus dicetak ulang hingga kini
  • Jumlah Halaman: 508 halaman
  • Genre: Fiksi Sejarah, Realisme Magis
  • Peresensi : Muhammad Fatih

               Kisah ini dibuka dengan sebuah peristiwa yang tidak masuk akal di mana ada seorang perempuan bernama Dewi Ayu bangkit dari kuburnya setelah 21 tahun meninggal dunia. Semasa hidupnya Dewi Ayu merupakan seorang perempuan yang memiliki garis keturunan Belanda yang dipaksa menjadi pelacur di masa penjajahan Jepang ia terkenal sangat cantik, cerdas, dan sinis.

               Dewi Ayu memiliki tiga anak perempuan yang mewarisi kecantikannya namun kecantikan itu justru membawa kutukan dan tragedi bagi hidup mereka. Saat hamil anak keempat Dewi Ayu memanjatkan doa agar anaknya lahir dengan rupa yang sangat buruk dengan harapan ia akan terhindar dari penderitaan. Anak itu benar-benar lahir dengan wajah yang menakutkan namun ironisnya malah diberi nama “Cantik”. Melalui kisah Dewi Ayu dan keturunannya kita diajak melihat bagaimana sejarah panjang sebuah kota fiktif bernama Halimunda melewati masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, era kemerdekaan, hingga tragedi berdarah 1965. Terdapat kritik keras terhadap kebrutalan penjajah, kekejaman militer, konflik antar golongan, serta bagaimana perempuan sering kali menjadi korban utama dalam roda sejarah yang dikendalikan oleh laki-laki.

               Cara penulis menggabungkan sejarah nyata Indonesia dengan mitos, hantu, dan legenda lokal yang sangat brilian. Pembaca seolah olah dibuat sedang mendengarkan dongeng epik. Lewat kisah yang menghibur dan kadang konyol novel ini menampar pembaca dengan kenyataan pahit tentang kekerasan dan ketidakadilan di masa lalu. Novel ini memuat banyak sekali adegan kekerasan ekstrem, kekerasan seksual, dan bahasa yang sangat kasar. Hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian pembaca. Alur yang melompat-lompat dengan jumlah tokoh yang banyak mungkin akan membuat pembaca awam merasa sedikit kebingungan di bab-bab awal sebelum terbiasa dengan gaya berceritanya.

               Cantik itu Luka bukanlah novel percintaan picisan melainkan sebuah epik sejarah yang dibalut dalam wujud dongeng kelam. Eka Kurniawan berhasil membuktikan bahwa menceritakan tragedi bangsa tidak harus selalu dengan gaya buku teks sejarah yang kaku. Buku ini sangat layak untuk dibaca tetapi hanya untuk para pembaca yang sudah menginjak usia dewasa. Saya sangat merekomendasikan novel ini bagi Anda yang menyukai sejarah, fiksi sastra, dan cerita dengan makna berlapis. Namun bagi pembaca yang tidak suka dengan kekerasan atau pelecehan sebaiknya berhati-hati saat memutuskan untuk membaca buku ini.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Muwafiq; Sikapi Perbedaan dengan Ilmu Pengetahuan

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 619
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (PERANTARA), mengadakan kegiatan Dialog Kebangsaan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, (14-15/9/2019), di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah. Acara ini diawali dengan suguhan penampilan tari Sigeh Pengunten oleh mahasiswa perantau asal Lampung untuk menyambut tamu undangan, salah satunya Gubernur Jawa Tengah. Agan Maraka menyatakan tujuan acara ini ialah menjadikan […]

  • SPE 2020, Menelisik Ekonomi Kapitalis di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 687
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE)  adalah agenda tahunan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumbya, acara kali ini dilakukan secara virtual melalui Google Meet. Diikuti kurang lebih 35 mahasiswa dan berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 17 hingga 19 Juli 2020. Bertajuk Membangun Opini […]

  • Masdar Farid Mas’udi; Indonesia Jadi Negara Super Power Islam

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 596
    • 0Komentar

    lpminvest.com­– Keluarga Alumni Walisongo (KALAM Walisongo) adakan Halaqoh Kebangsaan bertajuk “Meneguhkan Semangat Berbangsa dan Bernegara Kaum Santri” bertempat di Auditorium II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Jumat, (12/5/2017). Perbedaan suku, agama, ras, dan budaya (SARA) masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Indonesia, terlebih ketika SARA diikutkan dalam kontestasi perpolitikan. “Melibatkan argumentasi SARA dalam perpolitikan […]

  • Indonesia Impor Beras, Keuntungan atau Kerugian?

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Maraknya kabar impor beras yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada awal tahun 2018, tentu banyak menimbulkan berbagai perspektif. Pemerintah menilai akhir-akhir ini terjadi lonjakan harga beras di pasaran. Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi detik.com per tanggal 4 Desember 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis harga beras bulan November 2017. Harga beras […]

  • Mahasiswa KKN Mencoba Patahkan Stigma Bahasa Inggris Susah, Lewat Aplikasi English For Kids

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 700
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) menginisiasi program belajar bahasa Inggris kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan belajar di lakukan di serambi Mushola Baitur Ridho RT 01/ RW 01 Kelurahan Dombo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Minggu, (18/10/2020) Kegiatan ini di lakukan sebagai upaya mematahkan stigma anak, bahwa belajar bahasa Inggris itu […]

  • Najwa Shihab Gagal Hadir, Panitia Bimbang Salurkan Donasi 4000 Buku

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 741
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian kegiatan dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di hari terakhir adalah gerakan donasi 4000 buku yang diikuti seluruh Mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang. Rabu, (29/8/2018). Donasi 4000 buku ini diterima dengan baik oleh mahasiswa baru. Mereka merasa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk orang-orang yang membutuhkan, khususnya di daerah yang masih […]

expand_less
Exit mobile version