Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ESAI BUDAYA » Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

Sedekah Bumi dan Tradisi Masyarakat Pati

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
  • visibility 4.639
  • comment 0 komentar

Oleh: Dwi Ari Apriliani
Kru LPM Invest 2017

Tujuh Agustus adalah hari jadi Kabupaten Pati yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Pati Nomor 2 Tahun 1994. Sebuah kabupaten dengan jargon Kridane Panembah Gebyaring Bumi ini memiliki makna bahwa dengan bekerja keras dan penuh doa kita gali bumi (Pati) untuk meningkatkan kesejahteraan lahiriah dan batiniah.

Tentu saja dapat ditemukan berbagai profesi ketika mendatangi Kabupaten Pati. Ada  petani, nelayan, PNS, jurnalis, pedagang, bahkan paranormal pun menjadi sebuah profesi. Tak heran kalau kabupaten ini mendapat julukan ‘Kota Seribu Paranormal’ karena memang dapat dengan mudah menemukan paranormal (dukun) di sini. Tapi bukan berarti Pati menjadi tempat tujuan hanya ketika patah hati. Karena sudah bukan musimnya lagi cinta ditolak dukun bertindak.

Nah, yang sedang musim di Pati saat ini adalah sedekah bumi. Sedekah bumi atau bersih desa ialah tradisi yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi ini diyakini masyarakat setempat mengandung unsur tuah dan kesakralan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Bentuk upacara untuk melangsungkan sedekah bumi juga berbeda-beda, biasanya hal ini dikenal dengan istilah mowo deso mowo coro (setiap desa memiliki cara atau adat sendiri-sendiri).

Kirab sedekah bumi masyarakat Pati. Sumber: google.co.id

Selain beda cara, setiap desa juga memiliki tanggal berbeda untuk melangsungkan tradisi sedekah bumi. Misalnya Desa Mantingan Tengah Kecamatan Jakenan yang menggelar sedekah bumi setiap Kamis Kliwon bulan Apet. Sebelum hari Kamis, biasanya masyarakat memberikan nasi ke sanak saudara yang berbeda desa, atau lebih dikenal dengan istilah weweh. Poin menariknya, yang mendapat wewehan juga akan melakukan hal yang sama ketika desanya hendak melakukan acara sedekah bumi.

Suasana warga Desa Mantingan Tengah saat mengumpulkan nasi berkat. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Masih dalam rangkaian sedekah bumi, pada Kamis Kliwon setelah salat isya masyarakat akan berbondong-bondong membawa nasi berkat untuk datang ke Punden. Punden adalah sebuah tempat penghormatan atas leluhur yang sudah meninggal. Di tempat ini masyarakat melangsungkan tahlilan dan doa bersama. Namun dengan catatan dalam ritual ini, nasi berkat harus dibawa atau diberikan kepada masyarakat yang bukan warga Mantingan Tengah.

Punden, yakni tempat penghormatan atas leluhur yang sudah meninggal di Desa Mantingan Tengah. Sumber: Dokumentasi Lpm Invest

Tidak berhenti di situ, kesenian masyarakat Jawa juga turut ditampilkan yakni wayang kulit dan tayuban. Dua kesenian ini wajib ada dalam rangkaian acara sedekah bumi, dimana wayang kulit akan dimainkan pada malam hari dan tayuban akan dimainkan esok harinya setelah zuhur.

Selama tradisi ini berlangsung, masyarakat yang terlibat tidak diperkenankan mengenakan baju berwarna hijau pupus. Kepercayaan yang cenderung mistis ini pun pernah sekali  dilanggar oleh kepala desa. Dampaknya, pohon beringin besar yang berada di Punden tiba-tiba jatuh dan banyak korban yang terluka.

Sayangnya, di era sekarang banyak remaja yang enggan nguri-nguri budaya jawa. Banyak juga remaja yang enggan tinggal dan bekerja di desa, padahal banyak potensi yang bisa dikembangkan dari desa. Sejatinya, kekayaan dan keindahan alam, budaya dan tradisi desa adalah anugerah yang patut kita syukuri dan lestarikan. Wallahu a’lam bishawab.

 

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DEMA PTKIN  Seluruh Indonesia Gelar Petisi Kejelasan Sistem Perkuliahan Daring dan Layanan Free Acces, Berikut Isinya

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Yth : 1. Menteri Agama RI 2. Dirjen Pendis 3. Forum Rektor PTKIN Se Indonesia     Assalamualaikum wr. wb   SURAT TERBUKA DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI SELURUH INDONESIA  A. DASAR Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 657/03/2020 Tentang Upaya Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Terkait […]

  • Santri Mengurangi Antrean PNS

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Berangkat dari falsafah Santri, bahwa pesantren lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat, Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalharjo-Magelang, berinisiatif ikut mengurangi antrean  Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mengajarkan santri untuk menjadi santri Entrepreneur. Ujar Yusuf Chudlori-pengasuh santri entrepreneur (Jum’at, 20/02/2016) Meski ketika santri mondok tidak diajari pelajaran tentang mandiri ekonomi, Yusuf menekankan para santri […]

  • Politik Pemerataan Ekonomi Ala Muhammad

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Hasil rekapitulasi Badan Pusat Statistik (BPS) tentang pendapatan perkapita rakyat Indonesia telah mencapai rata-rata 4.000 dolar AS per tahun. Sementara hasil survei Bank Pembangunan Asia cukup mencengangkan dengan mengungkapkan bahwa gap tingkat kesejahteraan antara orang kaya dan miskin di negeri ini semakin kentara. Hal ini ditunjukan dengan catatan Bank Pembangunan Asia yang menyatakan bahwa jumlah […]

  • IPK 3,92 Berhasil Duduki Peringkat Atas dalam Wisuda ke-77 UIN Walisongo

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    lpminvest.com- 773 mahasiswa UIN Walisongo Semarang menghadiri prosesi wisuda yang ke-77. Wisudawan terdiri dari 16 ahli madia (D3), 719 sarjana (S.1), 34 magister (S.2) dan empat doktor (S.3). Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh rektor UIN Walisongo,Imam Taufiq di Auditorium Kampus III UIN Walisongo. Rabu (29/01/20). Wisudawan terbaik Universitas Islam Negeri Walisongo semarang yang ke-77 kali […]

  • Pemilwa, Debat Kandidat Jadi Tolok Ukur Pilihan Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 14 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 992
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang bersiap merayakan pesta demokrasi Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) 2017. Diantara rangkaian acaranya adalah debat kandidat serentak pada delapan fakultas yang ada di UIN Walisongo. Adapun debat kandidat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) diadakan di Mushola FEBI. Rabu, (13/12/2017). Acara yang dibuka oleh Khoirul Anwar selaku Wakil Dekan III FEBI itu […]

  • Derma Masker Mahasiswa KKN MIT ke-11 di Tengah PPKM

    • calendar_month Sab, 23 Jan 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 715
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sabtu, (23/01/2021) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri dari Rumah (KKN MIT-DR) angkatan XI UIN Walisongo, melakukan aksi derma di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Seperti yang diketahui, Jawa-Bali sejak 11 Janurai 2021, memberlakukan PKM. Kota Semarang juga ikut memberlakukannya dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang ditimbulkan oleh kerumunan dari kegiatan masyarakat. PKM […]

expand_less
Exit mobile version