Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Korupsi dan Upaya Penanganannya di Indonesia

Korupsi dan Upaya Penanganannya di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
  • visibility 1.288
  • comment 0 komentar

Oleh: Jahfal Bachist

Dalam kehidupan bernegara, korupsi telah menjadi ancaman serius yang menggerogoti berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Istilah korupsi berasal dari bahasa Latin corruptio dengan kata kerja corrumpere yang berarti busuk, rusak, atau menyimpang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), korupsi didefinisikan sebagai penggelapan atau penyalahgunaan dana negara dan perusahaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Di berbagai negara Asia, praktik korupsi dikenal dengan berbagai istilah: Yam Cha di Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan; Bakesh di India; Lagi Lagay di Filipina; dan Jin Muong di Thailand. Keberagaman istilah ini menunjukkan bahwa korupsi telah menjadi fenomena global yang perlu ditangani secara serius.

Sejarah mencatat bahwa korupsi bukanlah fenomena baru. Sejak 2000 tahun yang lalu, Kautilya, Perdana Menteri Kerajaan India, telah membahas persoalan ini dalam bukunya, Arthashastra. Isu serupa juga diangkat oleh Dante dan Shakespeare dalam karya-karya mereka. Dalam tulisannya, Dante mengupas mengenai penyuapan tujuh abad silam, sementara naskah-naskah Shakespeare menggambarkan korupsi sebagai salah satu bentuk kejahatan. 

Ungkapan terkenal mengenai korupsi datang dari sejarawan Inggris Lord Acton pada tahun 1887, yang menyatakan “Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely.” Kalimat ini menegaskan bahwa korupsi dapat tumbuh subur di mana saja, tanpa mengenal batasan ras, geografis, maupun tingkat ekonomi suatu wilayah.

Sumber: Antaranews

Praktik korupsi dipicu oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Penyalahgunaan kekuasaan menjadi akar permasalahan, yang kemudian diperparah oleh lemahnya sistem pengawasan dan ketidaktegasan dalam pemberian sanksi. Situasi ini semakin diperumit oleh faktor-faktor personal seperti hasrat untuk memperkaya diri, gaya hidup yang tidak sesuai dengan penghasilan, serta tekanan dari lingkungan sosial. Kombinasi dari berbagai faktor tersebut menciptakan lingkaran setan yang sulit diputus tanpa adanya intervensi sistematis.

Korupsi telah menimbulkan dampak yang sangat luas bagi Indonesia, tidak hanya dalam aspek ekonomi tetapi juga sosial dan politik. Pertumbuhan ekonomi terhambat, pembangunan nasional menjadi tidak merata, dan yang paling mengkhawatirkan adalah menurunnya kepercayaan investor asing terhadap Indonesia. 

Para investor dan lembaga donor internasional sangat memperhatikan hasil penelitian dari organisasi-organisasi seperti Transparency International (TI) dan Political and Economic Risk Consultancy (PERC) dalam mengambil keputusan investasi. TI mengurutkan negara-negara di dunia dengan memberikan indeks nilai dengan skala 0 (korupsi tinggi) hingga 100 (korupsi rendah), sedangkan PERC adalah firma konsultan yang memberikan informasi dan analisis mengenai perusahaan-perusahaan di Asia Timur dan Tenggara, yang juga memasukkan aspek sosial seperti kualitas tenaga kerja, analisis SWOT, termasuk tingkat korupsi.

Selama lebih dari empat dekade sejak 1998, Indonesia telah mengerahkan berbagai upaya untuk memberantas korupsi. Meskipun telah dilengkapi dengan berbagai perangkat hukum, hasil yang dicapai belum optimal karena lemahnya implementasi dan sistem hukum yang belum memadai. Dalam konteks ini, pengawasan menjadi kunci penting, sebagaimana tercermin dalam standar audit SAS No. 82 yang mewajibkan auditor untuk memberikan perhatian khusus terhadap kemungkinan kecurangan dalam laporan keuangan.

Menghadapi kompleksitas permasalahan korupsi, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi. Transparansi menjadi landasan utama yang membuka ruang bagi masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Era digital saat ini memungkinkan optimalisasi teknologi informasi dalam mendukung transparansi dan partisipasi publik. Strategi ini juga harus bebas dari kepentingan kelompok atau individu untuk menghindari ketidakseimbangan.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hadir sebagai garda terdepan yang diharapkan dapat bekerja secara sistematis dan efektif. Keberhasilan KPK sangat bergantung pada profesionalisme dan integritas para personelnya, tanpa adanya integritas bahkan pengawas yang efektif pun cenderung mengejar kepentingannya sendiri. Serta hal ini didukung dengan kompetensi dan kepemimpinan yang kuat. Lembaga KPK tidak hanya berperan dalam penindakan tetapi juga dalam pencegahan dan pengawasan terhadap potensi tindak korupsi di berbagai lini.

Memberantas korupsi bukanlah pekerjaan mudah yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat dalam menciptakan sistem yang bersih dan bertanggung jawab. Setiap keberhasilan dalam pemberantasan korupsi akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, dengan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan kesejahteraan masyarakat yang merata.


Referensi:

Achmad Badjuri – Peranan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sebagai Lembaga Pemberantasan Korupsi di Indonesia.

Teguh Kurniawan – Peranan Akuntabilitas Publik dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi di Pemerintahan.

Haryono Umar – Pengawasan Untuk Pemberantasan Korupsi.


[ Pengurus Invest BPH Periode 24/25 ]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 784
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dina Rosyida, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI-red) UIN Walisongo Semarang berhasil membawa pulang trofi dalam kompetisi Jambore Ekonomi Syariah (JES) Internasional di Banten. Sabtu (29/9/2018). Dina, sapaan akrabnya, berhasil menyabet juara dua lomba Karya Cipta Puisi dalam JES-Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Muhammad Hasanuddin  Banten. Tidak hanya berhasil mengalahkan […]

  • Manfaat Drama Korea dan Musik K-Pop untuk Psikologis Seseorang

    • calendar_month Jum, 3 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Drama Korea (Drakor) merupakan serial televisi buatan negara Korea Selatan. Drama Korea berisi berbagai macam genre atau ragam di antaranya: romansa, action, horor, komedi, dan masih banyak lagi. Saat ini drama Korea telah menjadi booming hampir di seluruh dunia. Drama Korea terbaik yang rilis di tahun 2022 antara lain; Extraordinary Attorney Woo, All of Us […]

  • Temu Sharing; UKM KOBI dan Febipreneur UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 791
    • 0Komentar

    lpminvest.com- UKM Komunitas Bisnis (KOBI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kedatangan 26 anggota dari Lembaga Kegiatan Mahasiswa Fakultas (LKMF) Febipreneur UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan studi banding ini berlangsung di Laboratorium Minibank FEBI. Jumat, (15/11/2019). “Kunjungan kami untuk melakukan studi banding dan temu sharing dengan UKM KOBI,” terang Rizky Ramadhan selaku […]

  • Studium General, Dekan FEBI Himbau Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

    • calendar_month Kam, 1 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 806
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menyambut perkuliahan semester genap 2017/2018, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar studium general dengan mengusung tema “Behaviors In Accountinng and Business: Moderating Personality and Culture”. Kamis, (1/3/2018). Studium general tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa FEBI dari Jurusan Ekonomi Islam, D3 dan S1 Perbankan Syariah, serta Akuntansi Syariah. Acara yang berlangsung kurang […]

  • Peroleh Akreditasi A, UIN Walisongo Targetkan AUN-QA Tingkat ASEAN

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

      lpminvest.com- 13 hari penantian UIN Walisongo menunggu hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) berbuah manis. Meskipun Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) belum terbit, namun BAN-PT melalui whatsapp secara resmi menyatakan bahwa UIN Walisongo telah dinyatakan terakreditasi A dengan skor  368. Selasa, (5/3/2019). “Alhamdulilah kita sudah mendapatkan akreditasi A hari  ini. Info […]

  • Rangkaian Rekrutmen Anggota Baru, LPM Invest Gelar Selayang Pandang dan Pelatihan Menulis Esai

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 833
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest mengadakan acara Selayang Pandang dan Pelatihan Esai pada Minggu, (29/8/2021). Acara diadakan melalui platform virtual meeting Zoom dalam rangka mengenal lebih dekat LPM Invest terkait Open Recruitment. Acara yang diikuti oleh mahasiswa baru (maba) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo ini menghadirkan pembicara yang merupakan alumni pers […]

expand_less
Exit mobile version