Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
  • visibility 442
  • comment 0 komentar
Narasumber Diskusi Publik bersiap menyampaikan materi. Bertempat di Laboratorium Dakwah. Selasa, (7/03/2017). (Doc. Lpminvest.com)

Narasumber Diskusi Publik bersiap menyampaikan materi. Bertempat di Laboratorium Dakwah. Selasa, (7/03/2017). (Doc. Lpminvest.com)

lpminvest.com– Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK-red) UIN Walisongo Semarang gelar Diskusi Publik. Acara berlangsung di Laboratorium Dakwah Kampus III UIN Walisongo Semarang. Bekerjasama dengan Yayasan Langit Indonesia Cemerlang (YLIC), Direktorat Organisasi Kemasyarakatan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri RI. Selasa, (7/03/2017).

Acara yang mengusung tema “Memperkuat Kembali Toleransi Antar Umat Beragama Demi Terwujudnya Kerukunan dan Perdamaian Bangsa” berlangsung mulai pukul 8.30 WIB. Diskusi tersebut tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa FDK, namun juga mahasiswa dari luar kampus, serta beberapa narasumber.

Diskusi Publik membahas pentingnya toleransi antar umat beragama demi terwujudnya perdamaian bangsa dan negara. Toleransi pada hakikatnya merupakan sikap menghargai perbedaan orang lain dengan lapang dada dan tenggang rasa.

“Tidak ada kerukunan tanpa kebebasan beragama, dan kebebasan tanpa adanya kerukunan beragama tidak ada artinya,” tutur Abu Rokhmad, salah satu narasumber.

Sebagai umat beragama kita wajib menciptakan kerukunan lewat kebebasan beragama dalam rangka mewujudkan perdamaian bangsa dan negara. Karena suatu negara dikatakan damai apabila dalam negara tersebut kerukunan antar masyarakatnya sudah terealisasi.

“Toleransi dan demokrasi untuk menciptakan perdamaian bangsa ada dua konsep, yaitu konsep yang dilandasi otoritas negara (permission conception) dan konsep yang dilandasi budaya dan kehendak (respect conception). Konsep tersebut melahirkan istilah bahwa toleransi merupakan modal utama dalam menghadapi keragaman,” ujar perwakilan dari Walisongo Medicate Centre, Misbah Zulfa.

Dalam artian, Indonesia adalah Negara yang kaya akan keragaman ras, suku, budaya, dan agama. Maka kunci untuk mempersatukan keragaman tersebut adalah dengan bertoleransi. Guna mendamaikan bangsa dan negara sehingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Solusi untuk memperkuat toleransi adalah dengan menyerap dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang merupakan pedoman dan cita-cita Republik Indonesia” tandas Fahrur Rozi, selaku dosen FDK sekaligus menutup diskusi. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembeli Cerdas Utamakan Produk Lokal*

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Indonesia mempunyai potensi dan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah sektor pertanian yang mendominasi dan tersebar seantero pelosok negeri. Kondisi geologi yang cukup baik untuk cocok tanam menjadi faktor pendukung dalam sistem pertanian.  Pertanian menjadi sandaran hidup dari para petani indonesia. Sektor pertanian memang sudah seyogyanya dipertahankan dan dikembangkan dalam hal kualitas maupun teknis […]

  • Sayap-Sayap Patah 2

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 960
    • 0Komentar

    Identitas Film Judul              : Sayap-sayap patah 2 Sutradara       : Ferry Fei Irawan Produser        : Denny Siregar Production Ditulis oleh    : Rahabi Mandra dan Jocelyn Cordelia Pemeran        : Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K, Myesha Lin, Muhammad […]

  • Atlet Presma FEBI Berhasil Pertahankan Prestasi

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 363
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali sabet medali emas dalam lomba Presentasi makalah (Presma) pada acara Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Jumat,  (21/09/2018). Mahasiwa Baru (Maba) FEBI yang turut mengikuti cabang lomba Presma antara lain Tutut Ida Purwatiningsih (Akuntansi Syariah), M. Rifki Priatna (Ekonomi Islam), dan Sofiyatun (Akuntansi Syariah). Hal […]

  • Perayaan Harlah JQH el-Fasya Tuai Pujian Wakil Dekan III

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 468
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Panggung megah di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Walisongo Semarang ramai dikerumuni massa. Pasalnya, banyak orang berbondong-bondong mengikuti dan menyaksikan acara Gebyar Festival Islami (GFI), baik dari dalam maupun dari luar kampus. Kamis, (29/3/18). Acara yang bertajuk “Harmoni Cinta Seni Islami” ini digelar dalam rangka memperingati hari lahir Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra’ […]

  • Penampilan 30 Orda Ramaikan Parade Budaya PBAK 2019

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 388
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Parade budaya lagi-lagi mewarnai acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo. Parade budaya yang turut memeriahkan acara prosesi penerimaan mahasiswa baru (maba-red) sejak tiga tahun terakhir ini sebagai ajang pengenalan budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia dari berbagai daerahnya mahasiswa UIN Walisongo. Peserta yang tampil pada arak-arakan budaya tersebut merupakan mahasiswa dari […]

  • Santri Mengurangi Antrean PNS

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Berangkat dari falsafah Santri, bahwa pesantren lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat, Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalharjo-Magelang, berinisiatif ikut mengurangi antrean  Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mengajarkan santri untuk menjadi santri Entrepreneur. Ujar Yusuf Chudlori-pengasuh santri entrepreneur (Jum’at, 20/02/2016) Meski ketika santri mondok tidak diajari pelajaran tentang mandiri ekonomi, Yusuf menekankan para santri […]

expand_less
Exit mobile version