Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

Wujudkan Perdamaian Bangsa Melalui Toleransi dan Demokrasi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 14 Mar 2017
  • visibility 723
  • comment 0 komentar
Narasumber Diskusi Publik bersiap menyampaikan materi. Bertempat di Laboratorium Dakwah. Selasa, (7/03/2017). (Doc. Lpminvest.com)

Narasumber Diskusi Publik bersiap menyampaikan materi. Bertempat di Laboratorium Dakwah. Selasa, (7/03/2017). (Doc. Lpminvest.com)

lpminvest.com– Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK-red) UIN Walisongo Semarang gelar Diskusi Publik. Acara berlangsung di Laboratorium Dakwah Kampus III UIN Walisongo Semarang. Bekerjasama dengan Yayasan Langit Indonesia Cemerlang (YLIC), Direktorat Organisasi Kemasyarakatan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, dan Kementerian Dalam Negeri RI. Selasa, (7/03/2017).

Acara yang mengusung tema “Memperkuat Kembali Toleransi Antar Umat Beragama Demi Terwujudnya Kerukunan dan Perdamaian Bangsa” berlangsung mulai pukul 8.30 WIB. Diskusi tersebut tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa FDK, namun juga mahasiswa dari luar kampus, serta beberapa narasumber.

Diskusi Publik membahas pentingnya toleransi antar umat beragama demi terwujudnya perdamaian bangsa dan negara. Toleransi pada hakikatnya merupakan sikap menghargai perbedaan orang lain dengan lapang dada dan tenggang rasa.

“Tidak ada kerukunan tanpa kebebasan beragama, dan kebebasan tanpa adanya kerukunan beragama tidak ada artinya,” tutur Abu Rokhmad, salah satu narasumber.

Sebagai umat beragama kita wajib menciptakan kerukunan lewat kebebasan beragama dalam rangka mewujudkan perdamaian bangsa dan negara. Karena suatu negara dikatakan damai apabila dalam negara tersebut kerukunan antar masyarakatnya sudah terealisasi.

“Toleransi dan demokrasi untuk menciptakan perdamaian bangsa ada dua konsep, yaitu konsep yang dilandasi otoritas negara (permission conception) dan konsep yang dilandasi budaya dan kehendak (respect conception). Konsep tersebut melahirkan istilah bahwa toleransi merupakan modal utama dalam menghadapi keragaman,” ujar perwakilan dari Walisongo Medicate Centre, Misbah Zulfa.

Dalam artian, Indonesia adalah Negara yang kaya akan keragaman ras, suku, budaya, dan agama. Maka kunci untuk mempersatukan keragaman tersebut adalah dengan bertoleransi. Guna mendamaikan bangsa dan negara sehingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Solusi untuk memperkuat toleransi adalah dengan menyerap dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang merupakan pedoman dan cita-cita Republik Indonesia” tandas Fahrur Rozi, selaku dosen FDK sekaligus menutup diskusi. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bcgame’s Variety of Payment Options"> Bcgame’s Variety of Payment Options">

    Bcgame’s Variety of Payment Options">Exploring Bcgame’s Variety of Payment Options

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit £10 | Wagering 37x | Avg RTP 96.3% | Payouts 23-47h | 1,840 games Payment Methods Overview Bcgame Casino offers a multitude of payment options to cater to various player preferences. These methods include traditional banking options and cryptocurrencies, appealing to a diverse audience. Players can deposit and withdraw using various […]

  • Shihabudin; Pemuda Objek dan Penyelesai Masalah

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 663
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Seminar Kepemudaan dengan tema “Mengoptimalkan Peran Pemuda dalam Merealisasikan Nilai-Nilai Nasionalis yang Berlandaskan Ahlus Sunnah Wal Jamaah”. Seminar diadakan di Auditoriun II Kampus 3 UIN Walisongo. Jumat, (24/3/2017). Seminar yang merupakan bagian dari serangkaian Forum Silaturahmi Mahasiswa (FORSIMA) PAI se-Jawa Tengah ini […]

  • WR 1 UIN Walisongo Resmikan “Gazebo Moulebo Park” Program Unggulan KKN MB Posko 81 Desa Lebo

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang, Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LP2M) mengadakan kontestasi program unggulan dimana setiap kabupaten yaitu Kota Semarang, Kendal dan Batang diambil 1 kelompok yang terpilih. Dalam kontestasi tersebut, KKN Moderasi Beragama (MB) Posko 81 Desa Lebo ikut berpartisipasi dan terpilih menjadi kelompok yang menang program unggulan mewakili 43 […]

  • Maba FEBI Berhasil Olah Tempe Jadi Kue

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 605
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (Orsenik) merupakan ajang kompetisi terbesar bagi Mahasiswa Baru (Maba-red) UIN Walisongo Semarang. Salah satu cabang ilmiah yang diperlombakan adalah Plan Bisnis, dimana setiap Fakultas wajib mengirim satu tim yang terdiri dari tiga orang untuk membuat rencana bisnis dan mempresentasikan produknya di depan para juri. Salah satu produk menarik […]

  • Mahasiswi FEBI Sabet Juara di Jambore Ekonomi Syariah Internasional

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 680
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dina Rosyida, mahasiswi semester tiga Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI-red) UIN Walisongo Semarang berhasil membawa pulang trofi dalam kompetisi Jambore Ekonomi Syariah (JES) Internasional di Banten. Sabtu (29/9/2018). Dina, sapaan akrabnya, berhasil menyabet juara dua lomba Karya Cipta Puisi dalam JES-Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Muhammad Hasanuddin  Banten. Tidak hanya berhasil mengalahkan […]

  • Peluk Lara dalam Asa

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Peluk Lara dalam Asa Oleh : Ummi Zahrotun N Kaki yang hampir tak kuat berpijak Telinga yang hampir saja tuli Lisan yang hampir saja membisu Raga yang hampir saja goyah Hati yang hampir saja mati Angan-angan yang hampir saja musnah Perjalanan berkelana ini sungguh melelahkan, Tuhan Kelana ini hanya dipenuhi dengan ketidakmungkinan Kelana ini hanya […]

expand_less
Exit mobile version