Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » RESENSI FILM » Clouds: Ketika Musik Menjadi Salam Perpisahan Terindaah

Clouds: Ketika Musik Menjadi Salam Perpisahan Terindaah

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • visibility 348
  • comment 0 komentar

Judul Film: Clouds

Sutradara: Justin Baldoni

Pemeran Utama: Fin Argus, Sabrina Carpenter, Neve Campbell

Genre: Drama, Musikal

Durasi: 121 menit

Tahun Rilis: 2020

Peresensi : Fitrotun Amaliyah

 

            Clouds menceritakan tentang Zach Sobiech, seorang remaja yang menyukai musik dan menjalani masa mudanya seperti remaja pada umumnya. Hidup Zach berubah ketika ia harus menghadapi kondisi berat yang tidak terduga. Dokter mendiagnosis paru-parunya bocor, mereka mengabarkan bahwa kankernya telah stadium akhir dengan kondisi tersebut memaksanya untuk menjalani berbagai proses pengobatan.  Di tengah keterbatasan yang ia alami, Zach memilih untuk tetap menjalani hidup dengan penuh semangat, menjalin hubungan dengan keluarga dan sahabat, serta menuangkan perasaannya melalui musik.

            Seiring berjalannya cerita, musik semakin berperan besar dalam perjalanan hidup Zach. Ia mulai menciptakan lagu-lagu yang terinspiransi dari pengalaman hidupnya, perasaan cintanya, serta harapannya terhadap kehidupan. Melalui musik, Zach tidak hanya berusaha memahami dirinya sendiri, tetapi juga ingin meninggalkan sesuatu yang berarti bagi orang-orang disekitarnya.

            Sebagai sebuah karya sinematik, Clouds memiliki sejumlah kekuatan yang patut diapresiasi. Alur ceritanya disusun dengan pendekatan emosional yang rapi dan mudah diikuti, sehingga penonton dapat dengan cepat terhubung dan memahami kedalaman karakter tokoh-tokohnya. Kekuatan utama film ini juga terletak pada kualitas akting para pemainnya yang terasa natural dan menyentuh, khususnya dalam menggambarkan dinamika hubungan antara Zach, keluarganya, dan para sahabatnya. Selain itu, musik menjadi elemen sentral yang berhasil memperkuat atmosfer film di setiap adegannya.

            Meskipun demikian, film ini tidak luput dari beberapa kekurangan. Pada beberapa bagian, alur cerita terasa berjalan lambat yang mungkin dapat memengaruhi atensi sebagian penonton. Selain itu, beberapa adegan emosional dieksekusi dengan durasi yang terkesan terlalu panjang, yang berpotensi mengurangi dampak dramatisnya bagi sebagian audiens.

                        Secara keseluruhan, Clouds adalah film yang inspiratif dan menyentuh. Film ini berhasil menyampaikan pesan moral yang kuat tentang harapan, arti persahabatan, kehangatan keluarga, dan keberanian untuk menghadapi kenyataan hidup yang pahit. Karya ini sangat direkomendasikan bagi penonton yang menyukai genre drama dengan alur cerita kehidupan yang emosional dan mendalam.

[Pengurus Invest Periode 24/25]

  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nahidh Sabet Juara 1 Catur Kategori Cepat Putra

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 374
    • 0Komentar

    lpminvest.com- KORELASI hari kedua pada Sabtu (8/10/2022) cabang olahraga Catur dilaksanakan di gedung Islamic Development Bank (IsDB) Sosial dan Humaniora (Soshum) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ruang 104. Nahidh Ahfas Mu’afa keluar sebagai juara pertama dalam cabang olahraga (cabor) tersebut kategori Cepat Putra mengalahkan perwakilan atlet dari berbagai fakultas lainnya. Mahasiswa baru (maba) asal Rembang ini […]

  • Pembekalan PPL Prodi Ekonomi Islam Via Google Meet

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 381
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Di tengah pandemi covid-19, pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan pada 22 juni-21 Agustus 2020. Sedangkan pembekalan  PPL Prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang berlangsung via daring. Dengan keterbatasan ruang, hanya 100 peserta yang bisa turut andil dalam pembekalan di Google Meet. Rabu, (17/6/2020). “Semoga kesabaran mahasiswa, menyelesaikan tugas […]

  • Najwa Shihab Gagal Hadir, Panitia Bimbang Salurkan Donasi 4000 Buku

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 370
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian kegiatan dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di hari terakhir adalah gerakan donasi 4000 buku yang diikuti seluruh Mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang. Rabu, (29/8/2018). Donasi 4000 buku ini diterima dengan baik oleh mahasiswa baru. Mereka merasa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk orang-orang yang membutuhkan, khususnya di daerah yang masih […]

  • Berkat Air Rendaman Kurma, Shafira Raih Predikat Skripsi Terbaik Tingkat Universitas

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 513
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Shafira Abdillah, wisudawati asal Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil raih predikat skripsi terbaik tingkat universitas. Ia meraih predikat tersebut ketika diumumkan pada Sidang Senat Terbuka yang diselenggarakan di Auditorium 2 Kampus 3. Tugas akhirnya berjudul “Analisis Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Pada Air Nabeez Kurma Ajwa (Phoenix […]

  • Hari Terakhir PBAK, Expo UKM-U Mendapat Kesan Positif dari Maba

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 409
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Hari terakhir Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang dilaksanakan pada hari Jumat, (5/8/2022). Dimeriahkan dengan pengenalan expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas yang bertempat di Gedung Auditorium II Kampus III UIN Walisongo. Universitas mengenalkan UKM yang ada di kampus kepada mahasiswa baru dengan menampilkan keunikan ataupun ciri khas dari setiap UKM […]

  • Ini Tiga Musuh Utama Indonesia Menurut Mantan Anggota DPR RI

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 325
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mantan anggota DPR RI periode 2009 -2014, Tugabus Dedi Suwendi Gumelar mengibaratkan negara Indonesia sebagai sebuah pohon. Kini, pohon tersebut tengah menghadapi tiga musuh yang merongrong kedaulatan Indonesia, yaitu jiwa yang koruptif, terorisme, serta narkoba dan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Menurut Miing, sapaan akrabnya, korupsi bukan hanya terkait mengambil uang negara. […]

expand_less
Exit mobile version