Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

Status Mahasiswa Bukan Penghalang Jadi Pengusaha

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

lpminvest.com – Mengaku sempat tidak diperbolehkan berbisnis oleh ayahnya, owner Sate Taichan Mang Enak, Muhamad Al-Firdausiahla (19) kini mampu meraup omzet 300 hingga 400 ribu rupiah per hari. Pria asli Semarang ini berhasil membuktikan kepada ayahnya bahwa ia mampu berbisnis tanpa mengganggu kuliahnya. Karena baginya, status mahasiswa tidak menjadi penghalang untuk segera memulai bisnis.

“Kalau setiap hari, saya bisa memeroleh laba bersih sekitar 300 ribu sampai 400 ribu rupiah. Kalau bulan Januari dan Februari kemarin, omzet saya mencapai 10 hingga 11 juta rupiah,” ungkapnya saat diwawancarai kru lpminvest.com. Jumat, (16/03/2018).

Bertempat di depan Toko Idjo Ngaliyan Semarang, mahasiswa prodi Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang ini memulai bisnisnya sejak 12 September 2017 lalu. Dengan bisnisnya, Ardo sapaan akrabnya, mampu membuka lapangan pekerjaan bagi teman kuliahnya. Lima orang temannya ia berdayakan menjadi karyawan sekaligus partner kerja.

Ide berjualan Sate Taichan Mang Enak bermula dari kesukaan Ardo pada Sate Taichan yang cukup terkenal di daerah Semarang. Ia mengaku ketagihan, sehingga hampir setiap hari ia membeli Sate Taichan tersebut.

“Awalnya saya mempunyai langganan Sate Taichan di daerah Semarang, hampir setiap hari saya ke sana. Saya sebagai mahasiswa Ekonomi mulai berpikir agar tidak konsumtif terus. Jadi saya mulai mencari resep dan mulai mencoba membuat sendiri,” jelas mahasiswa semester empat tersebut.

Setelah beberapa kali percobaan, akhirnya ia menemukan resep yang pas. Dan mulai menjajakan Sate Taichan ke sekolah-sekolah.

“Awal mulanya, saya jual di sekolah-sekolah dan saya titipkan ke adik saya sekitar 10 sampai 20 porsi. Ternyata teman-temannya suka dan banyak yang request juga,” terangnya.

Bagi pria berkulit putih ini, memiliki kemauan yang kuat adalah hal terpenting dalam berbisnis. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar jangan pernah menganggap remeh suatu usaha, sekecil apapun usaha itu.

“Asalkan kita mau saja dan jalankan dulu. Kalau mikir terus kapan jalannya. Sekecil apapun usaha itu jangan diremehin, banyak orang yang meremehkan usaha seperti siomai di kira keuntungannya sedikit, padahal cukup banyak. Kalau bisa, justru kita bantu beli,” pungkasnya. (Gozali-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Ada yang Fana

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Berkawan dengan sang ada, Mungkinkah dia kekal? Tidak, nanti akan kukenalkan dengan fana Waktu akan bersiteru juga “Sang ada pasti pergi” Tiada kekal di medan sandiwara Semangat, Sigap dan siaga, lumpuhkan lelah itu Semua raga berilusi, “lekas membaik”   World Heath Day 2020

  • PTJD Sebagai Langkah Awal Membentuk Jiwa Jurnalis

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 159
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) merupakan gerbang awal bagi para Kru Magang (Kruma) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2024 untuk lebih dalam mengenal dunia kejurnalistikan. PJTD ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh LPM Invest dalam rangka menciptakan jurnalis yang kompeten dan meningkatkan critical thingking dengan penuh kreativitas. Dalam PJTD 2024 ini mengangkat […]

  • Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 136
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General untuk mengawali perkuliahan Semester Genap tahun Akademik 2014/2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang. Selasa, (3/03/2015). Prof. Muhibbin selaku Rektor memberikan sambutannya di Audit 1 lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Acara yang mengusung tema “Relevansi Ekonomi Islam dengan Sosial Business” […]

  • Expo UKM-UKK Warnai PBAK Hari Kedua di FEBI

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 159
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo Semarang diwarnai expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat fakultas. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring, expo UKM kali ini digelar secara tatap muka. Expo UKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sendiri berlokasi di lapangan FEBI pada Kamis, (4/8/2022). Expo UKM mendapatkan […]

  • Rupiah Kembali Melemah; Sederhanakan Aturan Ekspor-Impor  

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 188
    • 0Komentar

      Kedatangan pandemi Covid-19 yang berasal dari China ini berhasil meluas dan memporak-porandakan perekonomian dunia. Adanya pandemi ini menjadi pemicu krisis baru di berbagai negara termasuk Indonesia. Salah satu yang paling bisa kita lihat dari laman cnbcindonesia.com yaitu nilai tukar dolar terhadap rupiah kembali tergelincir di angka Rp 14.880 (updated: 09:09:38 WIB; 14/09/2020). Berlakunya Work […]

  • Terbebani UKT, Mahasiswa Baru Menyatakan Sikap Penolakan  

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 136
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Hari kedua Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) UIN Walisongo Semarang diakhiri dengan mahasiswa baru membuat formasi yang bertuliskan “UKT MAHAL” di samping gedung Auditorium I kampus I UIN Walisongo. Formasi ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi dari pihak mahasiswa baru yang berkeinginan untuk menolak UKT yang dinilai terlalu tinggi. Rabu, (24/08/16). Formasi ini dibentuk untuk memfasilitasi […]

expand_less
Exit mobile version