Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Massa Aksi Tolak UU Ciptaker Dihujani Gas Air Mata

Massa Aksi Tolak UU Ciptaker Dihujani Gas Air Mata

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
  • visibility 200
  • comment 0 komentar

Massa yang Disemprot Mobil Water Cannon

lpminvest.com– Aliansi Masyarakat Sipil dan Aliansi Mahasiswa se-Semarang, Jawa Tengah kembali menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja dengan tema “UU Cipta Kerja Menyelamatkan Oligarki Menghabisi Demokrasi”. Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari yang sebelumnya, diadakan pada selasa (14/03/2023) dan kembali mendapatkan aksi represifitas dari aparat.

Aksi penolakan UU hari ini sempat diwarnai dengan adanya dorong-dorongan antara massa dengan aparat. Massa aksi juga dihujani dengan semprotan meriam air dari mobil water cannon aparat pada saat titik aksi yang berada di gerbang utama kantor DPRD Jawa Tengah.

Meskipun demikian, massa tidak tinggal diam dan mengalihkan titik aksinya menuju gerbang belakang Kantor DPRD lalu melakukan penyegelan gerbang menggunakan rantai dan gembok. Dilakukan simbolisasi penolakan dan perlawanan dengan pelemparan tikus-tikus dan celana dalam ke dalam area gedung DPRD Jawa Tengah.

“Tikus memang menjadi sebuah hewan ikonik yang menggambarkan bahwasannya itu adalah para koruptor-koruptor atau penjilat-penjilat pemerintah yang menghabisi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, tikus kami anggap sebagai kawan dari orang-orang yang berada di gedung tersebut.” ujar Fuad selaku koordinasi lapangan (Korlap) UIN Walisongo.

Aksi tersebut diakhiri dengan kericuhan antara aparat dengan massa, serta terjadi pembubaran secara paksa oleh para aparat dengan menembakkan gas air mata ke arah massa.

Koordinator lapangan, Junaidi, mengutuk keras tindakan represifitas aparat kepada massa aksi. Hal tersebut membahayakan peserta aksi penolakan UU Cipta Kerja di Kawasan Gedung DPRD Jawa Tengah.

“Kami juga mengutuk aparat Kepolisisan Jawa Tengah karena telah melakukan represifitas tanpa kemanusiaan terhadap kawan-kawan masa aksi kami. Hari ini sudah sampai malam, kawan-kawan kita ditahan di Polres dan beberapa juga mengalami kebocoran kepala. Oleh karena itu, aksi kami pada hari ini tidak hanya sampai disini, aksi kami akan sampai selesai dimana Undang-Undang Cipta Kerja yang cacat dan melawan konstitusi negara itu harus dicabut,” pungkasnya. Royhan&Awa_[i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Tuntut Ganjar Selesaikan Konflik di Urut Sewu

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Lpminvest’com- Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menuntut Gubernur Jawa Tengah untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Urut Sewu Kabupaten Kebumen. Kamis, (16/9). Konflik sengketa tanah (Agraria) Urut Sewu Kebumen Jawa Tengah, masih belum terselesaikan hingga saat ini. Tindakan kekerasan yang dilakukan aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) terhadap petani Urut […]

  • Kartiniku

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Katamu, Aku adalah hadiah terindah Tuhan Yang dititipkan melalui rahimmu Sebagai penerang malam Dikala engkau dalam kesunyian   Katamu, Kau mungkin bukan ibu yang sempurna Tetapi, kau ingin menjadi ibu terbaik Untukku dan keluargamu Dan ketahuilah ibu.. Kau ibu terbaik yang pernah aku minta   Tuhan, Terimakasih telah memberiku cinta tanpa syarat dari seorang ibu […]

  • Adanya Penyelewengan Agama Karena Adanya Manipulasi Nash

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 399
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak bermunculan paham-paham Radikal yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, berkat kerjasama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Universitas Wahid Hasyim, dan Kesbangpol Jawa Tengah mengadakan Seminar Nasional bertajuk “Memantapkan Peran Agama dalam Membangun Perdamaian Universal”. Sabtu, (15/04/2017). Acara yang dilaksanakan di Hotel Siliwangi Semarang ini dihadiri oleh pemuda dari […]

  • HMJ S1 Perbankan Syariah Ajarkan Siswa MI Menabung Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 293
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sosialisasi menabung di Madarasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Akhaqiyah Beringin, Semarang merupakan serangkaian acara Festival Perbankan Syariah. Acara yang bertajuk Hemat Pangkal Kaya, Yuk Menabung ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang. Rabu, (30/10/2019) Wakil Dekan 3 FEBI, Saekhu menyampaikan bentuk kebanggaanya menjadi […]

  • Tio, Saksi Perjalanan Jasa Photographer Wisuda UIN Walisongo Semarang

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 355
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Hari ini, rabu (29/01/2020) aura kebahagiaan terpancar di setiap wajah wisudawan UIN Walisongo Semarang. Selepas sidang senat terbuka dengan semangat mereka langsung berhamburan menjumpai keluarga tercinta. Namun ada satu yang tidak boleh dilewatkan, yaitu berswafoto. Ada yang janggal ketika momentum istimewa seperti ini tidak diabadikan dengan foto berlatar belakang rak buku dengan gaya pegang […]

  • Moderasi di Kalangan Akademisi Dinilai Lamban

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 329
    • 0Komentar

    “Kalangan akademisi dianggap terlalu lama berdiam diri untuk tidak ikut campur dalam urusan ini, sehingga saat ini kita dituntut untuk menyuarakan moderasi khususnya Islam yang moderat, Islam yang rahmatan lil ‘alamin.” (Prof. Muhibbin). lpminvest.com– Dalam rangka meneguhkan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo sebagai kampus yang moderat, segenap Guru Besar dan jajaran akademisi UIN Walisongo menyelenggarakan […]

expand_less
Exit mobile version