Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nur Zaenab Sampaikan Aspirasi Pemuda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia

Nur Zaenab Sampaikan Aspirasi Pemuda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 16 Agu 2018
  • visibility 517
  • comment 0 komentar

 

Nur Zaenab saat menerima penghargaan sebagai salah satu mahasiswa yang mewakili kaum muda dalam Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia. Selasa, (14/8/18)

lpminvest.comRajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) melalui proyek kerja sama USAID-Mitra Kunci Strengthening Coordination for Inclusive Workforce Development in Indonesia (SINERGI) menggelar Dialog Nasional tentang Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia pada Selasa, 14 Agustus 2018 di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta.

Direktur Rajawali Foundation sekaligus Project Director SINERGI, Agung Binantoro, Selasa (14/8), menjelaskan, acara dialog ini adalah bagian ketiga dari rangkaian dialog nasional tentang Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia yang merupakan salah satu dari kegiatan utama Proyek SINERGI. Untuk kesempatan kali ini, dialog nasional yang didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), tersebut akan membahas tema “Kelompok Aksi (POKSI) SINERGI dan Kunci Koordinasi Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia”.

Selaku narasumber diskusi antara lain: Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian PPN/Bappenas, Mahatmi P Saronto ST, MSIE; Project Leader SINERGI Bambang Wicaksono; Kabag Humas Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sekaligus Bidang Monitoring & Evaluasi POKSI, Teguh Hadi; perwakilan PT Nuanza Porcelain Boyolali, sekaligus Bidang Program POKSI, Roy Wibisono; serta perwakilan Kaum Muda sekaligus Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa (LKS-BMh) UIN Walisongo Semarang, Nur Zaenab.

Obyek yang paling sering disinggung dalam Dialog Nasional kali ini adalah pemuda. Tidak sedikit pemuda punya mimpi yang besar dalam dunia pekerjaan, namun tak sesuai dengan apa saja yang dilakukan. Sebagian besar dari mereka berusaha keras mewujudkan cita-citanya namun baru dimulai ketika menginjak usia produktif. Usahanya pun cenderung memperdalam hardskill, padahal yang dibutuhkan para sektor swasta adalah softskill dan hardskill mereka secara seimbang dan maksimal.

Dialog Nasional Ketiga ini membuat Perwakilan Kaum Muda mendapat tanggungawab besar untuk menyampaikan kritik dan mewujudkan pesan dari para petinggi yang hadir. Selain itu, mereka ingin Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa (LKS-BMh) bersama pengurus dan anggotanya mengajak para pemuda khususnya di Jawa Tengah agar berkemauan tinggi mengembangkan kemampuan hardskill dan softskill sesuai peminatan.

“Ketika kami menyelidiki dan mempertanyakan kendala pemuda-pemuda yang kami kenal dan disebarluaskan secara berantai, kendala mereka adalah kurangnya informasi dari pemerintah secara menyeluruh dan spesifik, bahkan belum bisa sampai ke telinga pemuda kurang mampu di desa. Selain itu, persyaratan umum karyawan mayoritas pengusaha adalah berpendidikan formal minimal S1, padahal pendidikan formal tidak menjamin keahliannya di bidang pekerjaan yang dicari. Maka kami harap pemerintah dan pengusaha lebih selektif serta melihat kompetensi spesifik individual,” tegas Zaenab setelah ditanya moderator mengenai kondisi pemuda saat ini.

Beberapa jam dialog nasional ini berlangsung, menghasilkan komitmen antara Pemerintah, Pengusaha dan Pemuda bahwa kita semua seharusnya saling bersinergi dan berkoordinasi mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Dimulai dari menyamakan perspektif bahwa bekerja bukan soal cari uang atau memperkaya diri, melainkan penegakan HAM untuk pemuda rentan kemiskinan maupun penyandang disabilitas. Para hadirin yang merupakan pemangku kekuasaan di Indonesia sepakat untuk merealisasikan proyek SINERGI. Lalu, mahasiswa UIN Walisongo Semarang menjadi sampel data LKS-BMh dalam pencegahan kaum muda menganggur atau buruh. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maba; Sosialisasi Pemilwa Kurang Maksimal

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 515
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pemilihan umum mahasiswa (PEMILWA-red) berlangsung dilapangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo Semarang. Selasa, (19/12/2017). Tempat pemungutan suara (TPS) tersebar di delapan fakultas; Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Ushuludin dan Humaniora (FUH), Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), […]

  • Puisi Untuk Ibu

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Oleh: Dyah Naf’ul Ummah Ibu, aku tak sepenuhnya mengerti tentangmu Tak sepenuhnya ingat akan kasihmu Bahkan aku tak pernah memahami Semua perjuangan untuk aku, anakmu Ibu, kutuliskan beberapa bait puisi ini untukmu Hanya rangkaian kata sederhana Dengan harapan penggugur rindu Di kala senja Dan penenang hati di kala lara Ibu, aku tahu Takdir telah memisahkan […]

  • Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Lewat Distingsi

    • calendar_month Ming, 2 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 437
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebanyak 159 mahasiswa jurusan Ekonomi Islam angkatan 2017 UIN Walisongo ikuti Distingsi periode pertama di Gets Hotel Semarang. Sabtu, (1/9/2018). Acara yang digelar oleh Program Studi Ekonomi Islam ini berlangsung selama dua hari. Senada dengan tajuk acara tersebut “Entrepreneur Berwawasan Global dan Berakhlakul Karimah”, acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus motivasi entrepreneur kepada […]

  • UMKM sebagai Solusi Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif merupakan solusi tantangan menghadapi pasar bebas ASEAN. Solusi tersebut menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang tak lepas dari jantungnya perekonomian Nusantara. Bahkan, ekonomi kreatif sudah saatnya menjadi tulang punggung dalam perekonomian nasional. Kemajuan bidang ini menyumbangkan energi kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui ekonomi kreatif terlahirlah lapangan kerja, produk- produk yang memiliki nilai jual […]

  • Kartiniku

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Katamu, Aku adalah hadiah terindah Tuhan Yang dititipkan melalui rahimmu Sebagai penerang malam Dikala engkau dalam kesunyian   Katamu, Kau mungkin bukan ibu yang sempurna Tetapi, kau ingin menjadi ibu terbaik Untukku dan keluargamu Dan ketahuilah ibu.. Kau ibu terbaik yang pernah aku minta   Tuhan, Terimakasih telah memberiku cinta tanpa syarat dari seorang ibu […]

  • Pecahkan Rekor Konferensi Virtual Internasional Lintas Negara Terbanyak, UIN Walisongo Raih Penghargaan MURI

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 552
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggara Konferensi Secara Virtual Lintas Negara Terbanyak” dalam acara Virtual International Conference 2020 Education in The Era of Post Covid-19 Pandemi dengan invited speaker dari 21 negara. “Selama tiga […]

expand_less
Exit mobile version