Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

Industri Telekomunikasi Dambakan Uluran Tangan Pemerintah

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Oleh : Endah Pratiwi Subagyo

Riset operator telekomunikasi mengungkap bahwa penggunaan internet meningkat selama pandemi virus corona (COVID-19) diseluruh dunia. Kondisi ini seiring dengan adanya kebijakan physical distancing atau bahkan lockdown total yang diterapkan beberapa negara. Jutaan orang dipaksa untuk bekerja, belajar dan beraktivitas dari rumah atau kita biasa mengenalnya dengan istilah Work From Home (WFH). Sehingga kebutuhan akan internet juga terus meningkat.

Berdasarkan laporan terbaru We Are Social, pada tahun 2020 disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada kenaikan 17% atau 25 juta pengguna internet di negeri ini. Berdasarkan total populasi Indonesia yang berjumlah 272,1 juta jiwa, maka itu artinya 64% setengah penduduk RI telah merasakan akses ke dunia maya.

Negara Indonesia masuk ke tiga besar peringkat dunia dalam pertumbuhan internet, yaitu hampir 80% penggunaan internet di ponsel digunakan untuk sosial media. Adapun media sosial yang paling banyak dikunjungi adalah YouTube, WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, Tik Tok, Line, FB Messenger, dan LinkedIn. Bahkan di tengah pandemi seperti ini, belanja melalui marketplace meningkat karena menjadi andalan dalam kebutuhan di tengah keterbatasan.

Penambahan teknologi dan perangkat lunak yang baru juga mampu mendukung aktivitas jarak jauh, seperti penggunaan Google Classroom, Hangouts, Skype, Zoom, Schoology dan lain-lain. Inovasi unified communication (UC) cocok bagi perusahan untuk WFH atau startup yang mengembangkan platform belajar online bagi kalangan pendidikan. Pemerintah juga telah bekerja sama dengan sejumlah platform kesehatan digital dalam rangka penanganan Covid-19 di Indonesia diantaranya: Gojek. Grab, Halodoc, SehatQ, GrabHealth, DokterSehat, Alodokter, Klikdokter, dan lain-lain.

Kita bisa mengakses semua aplikasi di atas tentu karena jasa perusahaan operator seluler dan telekomunikasi yang masih bertahan. Mereka di luaran sana juga melakukan persaingan yang ketat untuk menggait konsumen di tengah pandemi ini. Perusahaan yang masih bisa kita rasakan kehadirannya yaitu PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), PT XL-Axiata, PT Smartfren Telecom Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia, maupun PT Indosat. Ketika semua beralih online sudah tentu perusahaan akan mengalami kenaikan biaya belanja modal infrastruktur jaringan dan operasional maintenance, sedangkan mereka memperoleh pendapatan dari berjualan data semata.

Sadar betul bahwa kita perlu jaringan internet, dan operator telekomunikasi memegang peran dalam mewujudkan WFH pada masa tanggap darurat pandemi ini. Sebagian besar atau bahkan seluruh perusahaan memerlukan insentif dari pemerintah. Menurut Merza Fachys Direktur Utama Smartfren Telecom mengungkapkan bahwa insentif yang diberikan cukup dengan penundaan waktu pembayaran pajak dan beberapa iuran wajib seperti Biaya Hak Penyelenggaraan (BHP) Jasa Telekomunikasi, dan PNBO USO. Keduanya termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang masing-masing dikenakan biaya 0,5 persen dan 1,25 persen dari pendapatan kotor perusahaan.

Tidak heran ketika PT Indosat melakukan reorganisasi struktur perusahaan. Bahkan tengah merampungkan proses pemutusan hubungan kerja pada 625 karyawannya. Indosat memilih membayar kompensasi kepada ratusan karyawan yang ter-PHK, jumlahnya hingga Rp 663 miliar. Apabila dihitung secara rata-rata, 625 karyawan yang di-PHK ini akan menerima setidaknya Rp 1,06 miliar biaya kompensasi yang dibayarkan perusahan. Oleh karena itu, Turina Farouk SVP-Head of Corporate Communications at Indosat Ooredoo berharap regulatory charge sektor telekomunikasi ini ditunda karena menimbang biayanya yang lumayan yaitu 25 persen dari total belanja operasional perusahaan.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpanjangan PMB UIN Walisongo Semarang Memicu Ketidakpastian Pelaksanaan Paper Mob

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 353
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Paper Mob Universitas Islam Negri (UIN) Walisongo Semarang sukses dilaksanakan pada hari pertama, Jum’at (9/8/2024). Paper Mob ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Selama persiapan tentu tidak berjalan mulus, terdapat kesulitan yang dihadapi oleh tim kreatif saat mempersiapkan Paper mob adalah adanya kemunduran dari pihak Universitas sehingga tidak […]

  • Cinta dan Bisnis Itu Universal, Jangan Berhenti di Hari Ini

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 393
    • 0Komentar

    “Selamat hari valentine” semoga kasih sayang senantiasa menyertaimu selalu tanpa terhalang pemberian harapan palsu. Kalau kalian lahir era 90-an pasti pernah lihat musim-musim cokelat, boneka dan setangkai bunga yang diberi cuma-cuma untuk pujaan hati di bangku sekolah menengah pertama, anggap cinta monyetlah. Sabar ya kalau kamu hanya sanggup melihat tanpa merasakan sensasi makan cokelat dari […]

  • LPM INVEST PRESENT, LAUNCHING MAJALAH OIKOS EDISI 14

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest resmi luncurkan Majalah Oikos Edisi 14 hari ini. Majalah edisi kali ini mengangkat mengenai Investasi Syariah. Investasi merupakan sarana penting untuk membangun kekayaan dan mencapai kesejahteraan finansial. KIta hidup di negara Indonesia yang sebagian besar masyarakatnya mayoritas memeluk agama islam yag turut berkontribusi juga dalam pasar modal syariah. Namun, bagi […]

  • Kompak Belajar dan Diskusi Modal Menangkan Kompetisi

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Semarang- Delegasi Forum Studi Ekonomi dan Hukum Islam (ForSHEI) UIN Walisongo Semarang memenangkan SHEVENT Sharia Economic Competition (SEC) 2017. Kompetisi itu bertajuk “Optimalisasi Peran Ekonomi Syariah dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs). Sabtu, (09/12/2017). SHEVENT SEC merupakan event tahunan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) sekomisariat Semarang. Adapun perlombaan yang diadakan adalah lomba cerdas cermat, esai […]

  • Tanpa Kasih Orang Tua Sejak Kecil, Rivaldi Lulus Cepat dengan Predikat Terbaik FEBI

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 284
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Wisuda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang ke-13 sejumlah 95 wisudawan, yang terdiri dari 77 orang Sarjana Strata Satu (S1), 16 Ahli Madya dan dua orang Magister Strata Dua (S2). Prosesi pelepasan wisudawan UIN Walisongo yang yang ke-77 ini berlangsung di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Wisudawan Terbaik FEBI dengan Indeks Prestasi […]

  • Dekan FEBI; Alumni Harus Memiliki Modal Sosial

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 256
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Alumni (KALAM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang melaksanakan sarasehan alumni yang bertajuk Konsolidasi dan Sinergi Alumni yang Maju dan Terdepan. Acara berlangsung di ballroom Candi Indah Hotel Semarang, dengan dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan III, Kasubag dan beberapa pejabat civitas akademika FEBI. Minggu, (3/03/2019). Ketua Umum terpilih, Ahmad Luthfi menuturkan […]

expand_less
Exit mobile version