Kolaborasi Konsep Ekologi Dengan Pembelajaran Bahasa Inggris Mengantarkan Nizar Menjadi Wisudawan Dengan Skripsi Terbaik
- account_circle Redaktur LPM Invest
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 45
- comment 0 komentar

Ngaliyan-Sabtu (07/11/2026) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan wisuda sarjana (S1) ke 102, Magister (S2) ke 69 dan Doktor (S3) ke 44, yang bertempat di Auditorium II kampus 3.
Muhammad Nizar Zuhdi Al-Hakimi, mahasiswa dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil menjadi wisudawan dengan skripsi terbaik, dengan mengangkat tema Eko ELT yang di kolaborasikan dengan pendidikan bahasa inggris.
Penelitian dengan judul pedagogical pathways to sustainability in ELT:A Systematic literature review and bibliometric mapping of eco elt research (2015-2025), berawal dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara, yang diberikan penugasan oleh Kemenag untuk mengangkat tema ekologi.
‘‘penelitian ini berawal dari kegiatan KKN Nusantara yang mengangkat isu ekologi, selain itu juga karena topik ini sedang Booming di UIN’’, ujar Nizar.
Selain Nizar juga terinspirasi dari penelitian dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan mengangkat isu yang sama yakni ekologi. Sehingga hal ini mendorong nizar untuk terus membaca dan melakukan riset mengenai topik ekologi khususnya yang membahas mengenai eko ELT.
Nizar menyampaikan proses untuk dapat publish di jurnal sinta 2 membutuhkan waktu dan juga usaha yang optimal, karena menurutnya proses publikasi tidaklah instan, sehingga perlu adanya strategi yang tepat.
‘‘terkait proses pasti tidak instan ya, karena saya sebelumnya juga berbekal pengetahuan dari SMA, yang tertarik dengan karya tulis ilmiah’’, tambahnya
Ia juga menambahkan riset yang dilakukannya hanya sebatas untuk peninggalan karya bagi program studinya, sehingga hal ini membuat Nizar lebih semangat untuk menampilkan karyanya.
Meskipun harus melewati berbagai proses yang sulit untuk dapat terbit di jurnal sinta 2 yang memakan waktu cukup lama yakni 9 bulan dan juga proses revisi yang melibatkan editor dari luar, namun ia tetap optimis dan juga semangat dan menerima segala konsekuensinya.
Terakhir ia menyampaikan untuk para mahasiswa yang ingin mengambil jalur publikasi untuk tetap optimis dari awal dan juga semangat, karena masa sulit itu manusiawi. Melalui pepatah Jawa ia menitipkan pesan “Sepi ing pamrih, rame ing gawe”. Yakni selama masa studi jangan banyak bertingkah, yang terpenting adalah menghargai setiap proses dengan penuh semangat dan keikhlasan.
[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
- Penulis: Redaktur LPM Invest

Saat ini belum ada komentar