Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

MANFAATKAN BAMBU BERSERAKAN DI PINGGIR LAUT UNTUK TANAM MANGROVE

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
  • visibility 716
  • comment 0 komentar

lpminvest.com- Di tengah pandemi COVID-19, mau tidak mau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetap harus dilaksanakan oleh berbagai institusi pendidikan. Salah satunya, UIN Walisongo. Sesuai dengan peraturan, kegiatan KKN menitikberatkan pada pengabdian masyarakat yang dilakukan secara individu dan berlokasi di daerah tempat tinggal masing-masing mahasiswa.

Dari program tersebut, Jamilatul Udmah, mahasiswi program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang melakukan KKN Reguler dari Rumah (RdR) di Dusun Gandong RT 05 RW 03 Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Perempuan kelahiran 16 Desember ini memanfaatkan bambu yang berserakan di pinggir laut untuk menanam 100 bibit bakau sebagai bentuk pencegahan terjadinya abrasi pantai yang seiring bertambahnya tahun semakin parah dan memprihatinkan.
“Kegiatan penanaman bakau ini bertujuan untuk mengurangi dampak abrasi yang sering terjadi di pesisir Sayung, Demak. Khususnya di Dusun Gandong, Desa Surodadi,” ujar Udmah.
Selain menanam bakau, Udmah juga membersihkan sampah yang berserakan di pesisir pantai, walaupun tidak banyak yang dibersihkan setidaknya membantu mengurangi sampah yang ada di pesisir tersebut.
Karena mulia dan akan berdampak baik bagi lingkungan, kegiatan yang Udmah lakukan mendapat komentar positif dari Ketua RT setempat.
“Saya sangat mengapresiasikan dan berterima kasih atas kegiatan yang Anda lakukan. Semoga dapat membantu mengurangi dampak abrasi di pantai kita,” tutur Munawar.
Penanaman bakau dilakukan pada Jumat sore (16/10/2020) di Dusun Gandong. Udmah mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman bakau ini dibantu oleh keluarganya, yang mana mereka membantu dalam kegiatan penanaman juga membantu dalam menyediakan peralatan dan benih bakau.
“Penanaman ini merupakan salah satu bentuk langkah nyata kepedulian kita sebagai mahasiswa untuk mencegah abrasi yang semakin lama semakin memprihatinkan. Harapan kedepannya kegiatan semacam ini lebih mendapat dukungan baik dari pemerintah desa maupun dari masyarakat sekitar khususnya para pemuda. Jika tidak dimulai dari kita, siapa lagi yang akan memerhatikan lingkungan sekitar,” pungkas Udmah. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bakti Mahasiswa Bidikmisi UIN Walisongo, Tanam 300 Pohon

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 566
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Bakti Mahasiswa Bidikmisi untuk Hijau Kampusku UIN Walisongo ialah tajuk agenda pananaman 300 pohon buah. Kegiatan diikuti oleh 263 mahasiswa bidikmisi angkatan 2019 yang terdiri dari delapan fakultas. Area penanaman pohon yakni di sekitar gedung Rektorat baru kampus 3 UIN Walisongo Semarang (ISDB). Jumat (6/12/2019). “Kegiatan ini sangat monumental untuk masa depan, karena pohon […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 574
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

  • Mengenal Prasah, Tradisi Seserahan di Desa Sidigede Jepara

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    Indonesia merupakan negara yang kaya, tak hanya terbatas pada sumber daya alam namun juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, ras, suku bangsa, kepercayaan, agama, dan bahasa. Keanekaragaman ini merupakan wujud dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu. Semboyan yang berasal dari bahasa Jawa Kuno tersebut menjelaskan bahwa keanekaragaman yang ada di […]

  • Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 524
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General merupakan proses awal yang harus ditempuh mahasiswa baru UIN Walisongo, acara yang dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru perihal perkuliahan, namun momen yang seharusnya memberi kesan menyenangkan bagi mahasiswa baru ini dirasa kurang mengenakan, sebab mahasiwa merasa jenuh dengan kondisi ruangan yang kurang kondusif dan membludaknya peserta. Seperti yang dikeluhkan beberapa mahasiswa […]

  • Simsalabim, KKN Ke-75 Menyulap Pesertanya Jadi Jurnalis Dadakan

    • calendar_month Sel, 13 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 581
    • 0Komentar

    “KKN adalah pengalaman sekali seumur hidup, banyak keseruan di dalamnya, dari mulai cinta-cintaan sampai ‘baku hantam’ setiap hari. Bakal kelihatan mana yang rajin, jorok, pemalas, manja,” begitulah buah tangan yang sering dibawakan oleh kakak tingkat usai menjalani ibadah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sangat beruntung, bisa menjadi bagian dari 2.156 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang dilepas […]

  • Perempuan di Titik Nol

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 854
    • 0Komentar

    Judul            : Perempuan di titik nolPenulis         : Nawal el-SaadawiPenerjemah : Amir Sutaarga (Bahasa Indonesia)Tahun terbit : 2002 (edisi ke-6)Penerbit       : Yayasan Obor Indonesia, JakartaHalaman      : 156 halamanJudul asli      : Emra’a enda noktas el sifr Buku ini menceritakan perjalanan hidup Firdaus sejak […]

expand_less
Exit mobile version