Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Apakah Investasi dan Trading Sama?

Apakah Investasi dan Trading Sama?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
  • visibility 660
  • comment 0 komentar

(Ilustrasi Investasi VS Trading)

Oleh: M. Shodiq Al Hakim (Wadyabala Invest 2018)

Di era sekarang, masyarakat millenial pastinya sudah sering mendengar istilah trading dan investasi. Namun, tahu kah kamu apa itu trading dan investasi? Terkadang kita memang sedikit keliru dalam memaknai trading maupun investasi. Bahkan tak sedikit orang yang menganggap bahwa hal itu sama dan tidak ada bedanya. Faktanya adalah trading dan investasi merupakan dua hal yang berbeda. Dalam pasar modal, keduanya memiliki keuntungan yang berbeda. Sederhananya adalah investasi bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang dengan membeli saham suatu perusahaan dan menahannya untuk jangka waktu yang lama. Sedangkan trading bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dengan sering membeli dan menjual saham dalam jangka waktu yang singkat. Bagi pemula mungkin agak susah dalam memahami investasi dan trading. Tetapi pada intinya perbedaannya hanya di waktu dan keuntungan.

Memahami Investasi dan Trading

Investasi adalah aktivitas menempatkan modal baik berupa uang atau aset berharga lainnya ke dalam suatu benda, lembaga, atau suatu pihak dengan harapan pemodal atau investor kelak akan mendapatkan keuntungan setelah kurun waktu tertentu. Karena harapan mendapatkan keuntungan di kemudian hari inilah investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Istilah investasi sendiri berasal dari kata Bahasa Italia, investire yang berarti memakai atau menggunakan. Umumnya, dana atau aset yang ditanamkan oleh seorang investor akan dikembangkan oleh badan atau pihak yang mengelola. Keuntungan dari hasil pengembangan tersebut nantinya akan dibagikan kepada investor sebagai imbal balik sesuai dengan ketentuan antara kedua pihak.

Berbeda dengan trading, lalu apa itu trading? Sesuai dengan namanya, dalam Bahasa Inggris trade memiliki arti bertukar, atau melakukan pertukaran baik barang mau pun jasa dari satu pihak ke pihak lainnya. Kegiatan trading pada masa lalu dikenal sebagai barter, hingga ditemukannya alat tukar yang terstandarisasi (berupa mata uang). Kini, aktivitas trading berkembang juga menjadi pasar uang. Fungsi trading menjadi istilah yang sering digunakan dalam dunia pasar modal dan forex, seperti kegiatan perdagangan konvensional fungsinya sama-sama untuk mencari keuntungan. Agar dapat memperoleh keuntungan, pelaku trading yang disebut trader, harus bekerja sendiri untuk mendapatkan target profit.

Dimanakah Letak Perbedaannya ?

Ketika kita membaca pengertian investasi dan trading secara teoritis mungkin terlihat sama. Namun, dalam pelaksanaannya investasi cenderung pasif dan trading cenderung aktif. Investasi dikatakan pasif karena seseorang menanamkan modalnya pada sebuah perusahaan dalam jangka waktu yang panjang dan akan menuai keuntungan bilamana perusahaan yang ditanami berkembang pesat setelah melewati jangka waktu yang panjang. Sedangkan trading dikatakan aktif karena seseorang akan lebih aktif dalam memperjualbelikan saham dan biasanya seorang trader akan sering melihat pergerakan nilai saham setiap harinya bahkan dalam hitungan jam, menit, mau pun detik.

Jika melihat kembali mengenai perbedaannya, maka seorang investor akan terlihat lebih santai dalam menuai keuntungan dikarenakan dana atau aset yang mereka tanam akan dikelola oleh manajer investasi. Berbeda dengan seorang trader, mereka cenderung lebih aktif dalam melihat pergerakan pasar modal dan memperjualbelikan saham. Mereka harus bekerja sendiri untuk mendapatkan target profit yang mereka inginkan. Namun, kebanyakan para trader menganggap bahwa sering aktif dalam melihat kondisi pasar modal dan jual-beli saham merupakan hiburan bagi mereka. Oleh sebab itu, para trader merasa nyaman dengan hal tersebut.

Aktivitas yang dilakukan oleh investor dan trader sudah pasti bermuara pada keuntungan. Akan tetapi kita bisa mengatakan bahwa keuntungan yang akan didapat oleh investor dan trader akan berbeda bilamana dilihat hasil akhirnya dalam kurun waktu yang sama. Mungkin dapat dikatakan bahwa keuntungan seorang trader lebih besar daripada seorang investor. Namun, risiko yang dimiliki seorang trader juga lebih besar dibandingkan dengan seorang investor. Karena seorang trader cenderung aktif dalam memantau pergerakan saham yang manakala bisa naik dan turun, sedangkan investor cenderung pasif dalam bergerak karena aset yang ditanamkan sudah ada yang mengelola. Hal ini memengaruhi psikologi masing-masing orang entah itu menjadi investor maupun trader. Seorang trader akan lebih diuji psikisnya dalam menanggapi perihal keuangan dan seringkali muncul sifat rakus di dalam diri para trader. Jika seorang trader tidak bisa mengontrol hal tersebut, maka kerugian juga bisa mendekatinya.

Itulah beberapa perbedaan investasi dan trading. Pada intinya investasi dan trading berorientasi pada keuntungan. Hanya waktu dan cara kerjanya saja yang berbeda. Namun demikian, setiap orang bisa memilih mau menjadi investor atau trader tergantung dari individu masing-masing.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakaf Produktif sebagai Upaya Kemandirian Umat

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 501
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-47, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) gelar Studium General di Audit II kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rabu, (1/03/2017). Acara yang mengusung tema “Filantropi Islam dan Kesejahteraan Umat” ini dihadiri oleh civitas akademik dan seluruh mahasiswa FEBI. Pasalnya, pemilihan tema tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan mahasiswa […]

  • Deeptalk Entrepreneur HMJ EI UIN Walisongo, Perluas Kreativitas dan Inovasi Anak Muda dalam Berbisnis

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu, (30/6/2021) Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ EI) UIN Walisongo Semarang mengadakan acara Deeptalk Entrepreneur. Tema yang diusung adalah “Find Your Creativity! Grow Your Business. Temukan Kreatifitasmu! Kembangkan Bisnismu.” Acara ini dimaksudkan untuk memperluas cakrawala bisnis di kalangan anak muda khususnya mahasiswa. Internet of things membawa dunia dalam genggaman kita. Segala informasi dari […]

  • Tarik Minat Mahasiswa untuk Berinvestasi Lewat Investion

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 510
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Guna menarik minat mahasiswa UIN Walisongo Semarang untuk berinvestasi, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menyelenggarakan Seminar Nasional (semnas) Pasar Modal Syariah “Investion”. Rabu, (13/11/2018). Selain itu, lewat semnas yang bertema “Kujawab Problem Finansialmu dengan Gaya Investasi Milenialku”, KSPM FEBI ingin mengajarkan kepada mahasiswa tentang bagaimana teknis-teknis dalam […]

  • FEBI Bekali Anggota Ormawa dengan Pelatihan Kepemimpinan 2023

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 531
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna mempersiapkan pemimpin lembaga, mulai dari eksekutif, legislatif hingga minat bakat yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar “Pelatihan Kepemimpinan” yang dilaksanakan pada hari Senin-Selasa tanggal 30 (30-31/1/2023). Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana acara ini dilaksanakan di kampus, tetapi pada tahun ini bertempat di Balai Diklat […]

  • Kelompok 129 KKN RdR Sosialisasi ‘Pentingnya Investasi’ kepada Anggota PKK

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 559
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Pandemi Covid-19 yang sedang melanda berdampak terhadap kestabilan ekonomi dunia. Adanya pandemi yang berkepanjangan berakibat perekonomian dunia lesu. Selain sektor Makro yang terdampak cukup parah, sektor Mikro juga mengalami goncangan yang dahsyat. Adanya inflasi ditambah dengan daya beli masyarakat yang menurun menjadi salah satu dampak akibat tidak adanya pemasukan rumah tangga dan kehilangan […]

  • Anak Muda Lebih Siap Menghadapi AI Dibanding Sistemnya

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Oleh : Jahfal Bachist Saya tidak langsung sampai pada kesimpulan ini. Bahkan pada awalnya saya termasuk orang yang cukup skeptis terhadap kecerdasan buatan. Saya khawatir AI akan membuat manusia malas berpikir, menggerus proses belajar, dan perlahan mengambil alih peran yang seharusnya dijalani manusia. Kekhawatiran itu terdengar masuk akal, dan mungkin juga wajar. Namun semakin saya […]

expand_less
Exit mobile version