Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Film: Jangan Buang Ibu (2026) Realita Pahit di Balik Kesuksesan Anak

Resensi Film: Jangan Buang Ibu (2026) Realita Pahit di Balik Kesuksesan Anak

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 939
  • comment 0 komentar

Identitas Film

  • Judul: Jangan Buang Ibu
  • Sutradara: Hadrah Daeng Ratu
  • Penulis Naskah: Adaptasi dari novel “Jangan Buang Ibu, Nak” karya Wahyu Derapriyangga
  • Tahun Rilis: 25 Juni 2026
  • Durasi: 112 Menit
  • Genre: Drama Keluarga
  • Pemeran Utama: Nirina Zubir, Refal Hady, Amanda Manopo

            Tema keluarga selalu memiliki tempat khusus di hati penonton Indonesia. Namun, Jangan Buang Ibu hadir bukan sekadar untuk memancing air mata melainkan menampar kita dengan realita sosial yang semakin sering terjadi di masyarakat modern. Di bawah arahan sutradara Hadrah Daeng Ratu yang dikenal ahli mengaduk emosi film ini berani mengangkat isu sensitif tentang “berbakti” dan seberapa jauh kesibukan duniawi bisa mengikis rasa empati seorang anak. Film ini sangat layak diulas karena menawarkan cermin refleksi yang relevan bagi generasi masa kini.

            Film ini mengikuti kisah seorang ibu tunggal yang telah mengorbankan masa mudanya demi membesarkan anak-anaknya hingga meraih kesuksesan. Namun, ketika sang ibu mulai menua dan membutuhkan perhatian kondisi dinamika keluarga berubah drastis. Anak-anaknya kini terjebak dalam pusaran ambisi dan kesibukan kota besar. Karena merasa tidak lagi memiliki waktu dan kapasitas untuk merawat sang ibu mereka mengambil keputusan berat dengan menitipkannya ke panti jompo. Dari sinilah konflik batin dimulai menguji ikatan darah dan makna keluarga yang sesungguhnya.

            Dari segi tema dan pesan, Jangan Buang Ibu sangat tajam menyoroti transisi nilai-nilai keluarga tradisional ke arah pragmatisme modern. Film ini tidak menceramahi, tetapi membiarkan penonton merenungkan sendiri batasan antara kewajiban anak dan realitas hidup.

            Alur cerita dibangun dengan tempo pelan namun pasti. Sutradara tidak terburu-buru menyajikan konflik meledak-ledak. Emosi dibangun perlahan lewat adegan-adegan keseharian yang terasa sangat dekat dengan kita.

            Untuk penokohan dan kualitas akting, Nirina Zubir memberikan penampilan yang luar biasa brilian. Ia tidak banyak menangis histeris melainkan menampilkan kesedihan lewat tatapan kosong dan tubuh yang menua. Refal Hady dan Amanda Manopo juga patut dipuji. Mereka berhasil membawakan karakter anak yang kompleks mereka bukanlah tokoh “jahat” atau antagonis murni, melainkan manusia biasa yang kebingungan membagi prioritas antara karier, keluarga baru, dan orang tua.

            Kelebihan utama film ini terletak pada naskah yang realistis dan akting Nirina Zubir yang sangat meyakinkan. Film ini berhasil membuat penonton bersimpati tanpa harus memaksa karakter lain menjadi sosok yang seutuhnya kejam.

            Namun, film ini tidak lepas dari kekurangan terdapat beberapa karakter pendukung di panti jompo yang terasa kurang digali latar belakangnya sehingga terasa hanya menempel sebagai pelengkap penderitaan tokoh utama. Selain itu pada pertengahan film alur terasa sedikit lambat (bertele-tele) yang mungkin akan membuat sebagian penonton merasa bosan sebelum mencapai klimaks.

Secara keseluruhan, Jangan Buang Ibu adalah sebuah karya sinema yang berhasil dan penting untuk disaksikan. Film ini sangat cocok ditonton oleh penonton dewasa muda, mereka yang telah berkeluarga, atau siapa saja yang masih memiliki orang tua. Ini bukan sekadar film hiburan melainkan ruang introspeksi diri. Dengan segala kelebihan dan sedikit kekurangannya film ini layak mendapatkan apresiasi tinggi.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menepis Budaya Konsumtif di Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Bagi umat Muslim, bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa. Keistimewaan pada bulan  yang dalam kalender Islam di urutan kesembilan, yaitu antara bulan Sya’ban dan Syawal ini di antaranya adanya kewajiban berpuasa sebulan penuh bagi umat Islam di seluruh dunia sebelum meraih kemenangan Idul Fitri. Di bulan ini pula Allah menurunkan mukjizat yang besar bagi Nabi […]

  • Atlet PRESMA FEBI Raih Juara Satu

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 718
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Atlet cabang lomba Presentasi Makalah (PRESMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil meraih juara satu dalam kompetisi Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2017. Bertempat di Laboratorium Dakwah (Labda) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (22/09/2017). Pemenang cabang lomba PRESMA terdiri dari; Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) dengan perolehan rata-rata nilai 24,7, […]

  • ASING

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 629
    • 0Komentar

    ASING Oleh : Aisyah Hakimatunnisa Tuan, apakah kau tau? Kita adalah asingMenyerupai sebuah langit yang tak kenal dengan hujanDiturunkan oleh awan abu sebelum hujan menyapa langit indah itu Seperti raga yang tak berjiwaYang bertahan, berdiriDiancam oleh banyak sayatan luka Aku tak tahu, TuanEntah dirimu atau aku yang memiliki ego tinggiAtaukah memang kita sama-sama tidak tau?Tentang […]

  • Suarakan HAM, Ini 23 Potret Paper MOB PBAK 2019

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 861
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaa (PBAK) 2019 UIN Walisongo telah merilis kreasi paper MOB di akun instagram PBAK @pbakuinws. Jumat, (23/8/2019) Paper MOB tersebut membentuk 23 formasi bertemakan kemanusiaan. Dari unggahan tersebut tampak paper MOB dengan  hash tag “Menolak Lupa”. Terlihat gambar-gambar tokoh kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang sampai sekarang belum […]

  • Webinar Mangrove Academy; Ajang Temu Perdana dan Pengenalan Mangrove bagi Peserta

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu (11/8/2021) Mangrove Academy Batch 1 melaksanakan temu perdana sekaligus webinar tatap layar untuk pertama kalinya lewat platform Zoom Meeting. Pertemuan virtual ini merupakan alternatif karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang hingga 16 Agustus nanti. Temu perdana ini bertemakan “Introduction to Mangrove Academy Batch #1” yang menghadirkan peraih  Kalpataru sekaligus pegiat lingkungan […]

  • Tax Center UIN Walisongo Usai Adakan Webinar Stimulus Pajak di Masa Pandemi

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 971
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mewabahnya pandemi Covid-19 berimbas pada berbagai sektor, salah satunya perpajakan. Menyikapi hal ini, Tax Center UIN Walisongo Semarang berhasil menggelar acara pelantikan pengurus Tax Center masa bakti 2020/2021 sekaligus webinar perpajakan dengan tema Stimulus Pajak di Masa Pandemi Covid-19. “Acara ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan edukasi bagi kalangan mahasiswa, praktisi […]

expand_less
Exit mobile version