Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 9 Des 2021
  • visibility 856
  • comment 0 komentar

 

(Poster Film Sa Pu Hutan)

lpminvest.com–Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelengarakan acara Nonton Bareng (Nobar) film yang bertajuk Sa Pu Hutan, episode ketiga dari seri film “Demi 1%.” Acara tersebut dibuka untuk umum, pada Kamis, (9/12/2021). Nobar ini di selenggarakan untuk kalahkan monster oligarki, serta melindungi bumi dari kerusakan lingkungan dan menghindari konflik kekerasan.

“Diharapkan dengan adanya acara ini kita semua khususnya mahasiswa agar lebih terlatih dan lebih peka terhadap isu-isu yang akhir-akhir ini sedang marak, termasuk isu lingkungan yang ada di Papua tersebut. Harapannya agar punya nalar kritis agar bisa membantu itu,” papar Agustina selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Setelah pemutaran film Sa Pu Hutan selesai, selanjutnya diadakan diskusi bersama. DEMA FEBI mendatangkan pemateri yaitu Adib Saifin Nu’man. Kita berada negeri yang memiliki keanekaragaman yang melimpah, sumber-sumber energi terbarukan yang tak ada habisnya serta kearifan masyarakat yang menjaga alam. Alih-alih memanfaatkan kekayaan alam untuk memberi kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, elite oligarki berambisi untuk mengeruk segala sumber daya yang ada untuk kelompok mereka sendiri dan menghancurkan lingkungan.

(Pemaparan Materi oleh Narasumber)

Dalam sesi diskusi tersebut, sempat terjadi perbedaan pendapat antara pemateri dengan peserta yang menanggapi pernyataan dari pemateri. Adib Saifin Nu’man selaku pemateri mengungkapkan bahwa suatu infrastruktur di Papua tidak diperlukan oleh masyarakatnya. Dikarenakan masyarakat Papua sudah merasa cukup dengan kehidupan mereka yang sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di Papua.

“Masyarakat Papua itu tidak memerlukan infrastruktur, karena masyarakat Papua sudah memiliki hutan buat segala-galanya, hutan disebut sebagai mama mereka,” terang Adib.

Tetapi pendapat dari sang pemateri disanggah oleh Maldini, ia kurang setuju dengan pendapatnya pemateri tersebut yang mengatakan bahwa masyarakat Papua tidak memerlukan infrastruktur dalam kehidupannya.

“Masyarakat papua itu memperlukan infrastruktur yang memadai untuk kelangsungan hidup, karena angka kematian masyarakat Papua itu tinggi akibat kurangnya fasilitas untuk melahirkan. Sehingga angka harapan hidup di Papua rendah,” terang Maldini. [i]

Penulis: Celine Irfanty dan Malika Rahma Arifina (Kru Magang LPM Invest 2021)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 616
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan […]

  • Untung Berlipat Berkat Car Free Day

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 752
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Banyak warga Semarang yang beraktifitas di Jalan Lingkar Simpang Lima Semarang menyambut acara yang hanya sekali dalam satu Minggu, Car Free Day. Mulai dari warga yang berolah raga hingga warga yang berjualan. Minggu, (7/3/2015). Tutik, memanfaatkan momen tersebut untuk mencari uang. Ia menjual dagangannya mulai dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 09.00 WIB. Setiap […]

  • Pemerintah Sesuaikan Kebijakan PPN: Kenaikan Tarif 12% Hanya untuk Barang Mewah

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 1.147
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Fatimah Pajak adalah salah satu komponen penting dalam proses pembangunan nasional dan berfungsi sebagai sumber daya keuangan utama bagi negara, sehingga dapat mendukung upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mencapai kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk penerimaan negara dari pajak adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PPN merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang signifikan, yang […]

  • Terorisme; Ideologi dan Ekonomi  

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Selepas terjadinya ledakan bom di kawasan sarinah Jakarta menimbulkan berbagai macam hipotesa terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya terorisme, antara faktor tersebut adalah sejarah, politik, ideologi, maupun ekonomi. Walaupun sebenarnya belum ada yang bisa memastikan penyebab terjadinya aksi terorisme. Secara pasti. Namun demikian, di antara faktor-faktor tersebut, ada dua faktor yang menurut penulis menjadi faktor […]

  • Termotivasi Temannya, Setyo Sekar Sari Jadi Wisudawan Terbaik Universitas

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 655
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Setyo Sekar Sari mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Walisongo Semarang berhasil menjadi wisudawan terbaik tingkat universitas pada Selasa (08/11/2022). Predikat cumlaude yang disandang berasal dari Indeks Prestasi Kumulatifnya yang sebesar 3,91. Setyo dinobatkan sebagai wisudawan terbaik ketika berlangsungnya acara wisuda periode November 2022 di Gedung Auditorium […]

  • Kekuatan Batu Akik

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Lpminvest.com, NGALIYAN-Saat dijumpai dipelataran jalan, di sebelah gang samping kiri SMP 16 di kota Ngaliyan, para penjual  batu akik masih sibuk melayani pertanyaan. Ardi yang kerap disapa gendut itu masih asik mengosok-gosokan sebuah batu pada papan datar mirip batu yang digenggamnya. Rabu 1 Juli 2015 lalu. Deddy juga tidak kalah dengan rekannya. Persis duduk di […]

expand_less
Exit mobile version