Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 9 Des 2021
  • visibility 1.023
  • comment 0 komentar

 

(Poster Film Sa Pu Hutan)

lpminvest.com–Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelengarakan acara Nonton Bareng (Nobar) film yang bertajuk Sa Pu Hutan, episode ketiga dari seri film “Demi 1%.” Acara tersebut dibuka untuk umum, pada Kamis, (9/12/2021). Nobar ini di selenggarakan untuk kalahkan monster oligarki, serta melindungi bumi dari kerusakan lingkungan dan menghindari konflik kekerasan.

“Diharapkan dengan adanya acara ini kita semua khususnya mahasiswa agar lebih terlatih dan lebih peka terhadap isu-isu yang akhir-akhir ini sedang marak, termasuk isu lingkungan yang ada di Papua tersebut. Harapannya agar punya nalar kritis agar bisa membantu itu,” papar Agustina selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Setelah pemutaran film Sa Pu Hutan selesai, selanjutnya diadakan diskusi bersama. DEMA FEBI mendatangkan pemateri yaitu Adib Saifin Nu’man. Kita berada negeri yang memiliki keanekaragaman yang melimpah, sumber-sumber energi terbarukan yang tak ada habisnya serta kearifan masyarakat yang menjaga alam. Alih-alih memanfaatkan kekayaan alam untuk memberi kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, elite oligarki berambisi untuk mengeruk segala sumber daya yang ada untuk kelompok mereka sendiri dan menghancurkan lingkungan.

(Pemaparan Materi oleh Narasumber)

Dalam sesi diskusi tersebut, sempat terjadi perbedaan pendapat antara pemateri dengan peserta yang menanggapi pernyataan dari pemateri. Adib Saifin Nu’man selaku pemateri mengungkapkan bahwa suatu infrastruktur di Papua tidak diperlukan oleh masyarakatnya. Dikarenakan masyarakat Papua sudah merasa cukup dengan kehidupan mereka yang sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di Papua.

“Masyarakat Papua itu tidak memerlukan infrastruktur, karena masyarakat Papua sudah memiliki hutan buat segala-galanya, hutan disebut sebagai mama mereka,” terang Adib.

Tetapi pendapat dari sang pemateri disanggah oleh Maldini, ia kurang setuju dengan pendapatnya pemateri tersebut yang mengatakan bahwa masyarakat Papua tidak memerlukan infrastruktur dalam kehidupannya.

“Masyarakat papua itu memperlukan infrastruktur yang memadai untuk kelangsungan hidup, karena angka kematian masyarakat Papua itu tinggi akibat kurangnya fasilitas untuk melahirkan. Sehingga angka harapan hidup di Papua rendah,” terang Maldini. [i]

Penulis: Celine Irfanty dan Malika Rahma Arifina (Kru Magang LPM Invest 2021)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaruh IMF di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 780
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF Penulis          : Revrisond Baswir Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA) Cetakan         : I Tahun            : 2003 Kota terbit     : Bandung Tebal             : […]

  • Tak Kunjung Ada Kejelasan, KBMW Gelar Aksi Tolak JKN

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 814
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) menggelar aksi terkait penolakan pembuatan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Aksi unjuk rasa ini merupakan tindak lanjut Nota Keberatan No. 001/A/DEMA-U/I/2018 yang dilayangkan Mandataris DEMA  tertanggal 5 Januari 2018. Unjuk rasa berlangsung di depan Gedung Rektorat Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (12/01/2018). Ahmad Sylvan, selaku koordinator lapangan (Korlap) […]

  • Festival Ekonomi Islam; Publikasi Eksistensi FEBI

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 874
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar Festival Ekonomi Islam (FEIs) 2018 bertajuk “Peran Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Sustainable Development Goals (SDGs)”. Rangkaian acara pada FEIs yang baru diadakan pertama kali itu diantaranya Seminar Nasional, National Islamic Economic Olimpiade, Call for Paper, Dan Workshop PSAK Syariah. Senin, (15/5/2018). Ratno […]

  • Ingat Pesan Ayah, Waliawati Raih IPK Tertinggi Tingkat Universitas

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 820
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Waliawati mahasiswa jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 berhasil sandang wisudawan terbaik UIN Walisongo. Wisuda ke-76 periode November 2019 ini berlangsung di Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Rabu,(20/11/2019). “Gak nyangka sama sekali bakal menjadi wisudawan terbaik. Bahkan saya mengetahui kabar tersebut setelah gladi resik […]

  • Membaca Bagian Dari Kebutuhan Hidup

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku      : Bisa Baca Secepat Kilat Penulis             : Rizem Aizid Penerbit           : BukuBiru Cetakan           : Pertama, 2011 Tebal               : 172 hal Resensor          : Tatang Turhamun TULISAN merupakan sarana yang digunakan seorang penulis untuk menyampaikan segala informasi kepada pembaca. Segala bentuk media yang terdapat sebuah tulisan baik yang berupa buku, koran, artikel, maupun […]

  • UIN Walisongo Deklarasikan Sebagai Kampus Anti Islam Radikal

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 720
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Maraknya paham radikal dewasa ini menjadi ancaman bagi persatuan NKRI. Hal ini menggugah segenap civitas akademik UIN Walisongo Semarang untuk memproklamasikan deklarasi antiradikal di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Senin, (17/4/2017). Pelaksanaan deklarasi Antiradikal dilakukan pada saat acara Ngaji Kebangsaan dan Tarbiyah Bersholawat yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan […]

expand_less
Exit mobile version