Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

Kalahkan Monster Oligarki, DEMA FEBI Selenggarakan Nobar “Sa Pu Hutan”

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 9 Des 2021
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

 

(Poster Film Sa Pu Hutan)

(Poster Film Sa Pu Hutan)

lpminvest.com–Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (DEMA FEBI) UIN Walisongo Semarang menyelengarakan acara Nonton Bareng (Nobar) film yang bertajuk Sa Pu Hutan, episode ketiga dari seri film “Demi 1%.” Acara tersebut dibuka untuk umum, pada Kamis, (9/12/2021). Nobar ini di selenggarakan untuk kalahkan monster oligarki, serta melindungi bumi dari kerusakan lingkungan dan menghindari konflik kekerasan.

“Diharapkan dengan adanya acara ini kita semua khususnya mahasiswa agar lebih terlatih dan lebih peka terhadap isu-isu yang akhir-akhir ini sedang marak, termasuk isu lingkungan yang ada di Papua tersebut. Harapannya agar punya nalar kritis agar bisa membantu itu,” papar Agustina selaku Ketua Panitia acara tersebut.

Setelah pemutaran film Sa Pu Hutan selesai, selanjutnya diadakan diskusi bersama. DEMA FEBI mendatangkan pemateri yaitu Adib Saifin Nu’man. Kita berada negeri yang memiliki keanekaragaman yang melimpah, sumber-sumber energi terbarukan yang tak ada habisnya serta kearifan masyarakat yang menjaga alam. Alih-alih memanfaatkan kekayaan alam untuk memberi kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, elite oligarki berambisi untuk mengeruk segala sumber daya yang ada untuk kelompok mereka sendiri dan menghancurkan lingkungan.

(Pemaparan Materi oleh Narasumber)

(Pemaparan Materi oleh Narasumber)

Dalam sesi diskusi tersebut, sempat terjadi perbedaan pendapat antara pemateri dengan peserta yang menanggapi pernyataan dari pemateri. Adib Saifin Nu’man selaku pemateri mengungkapkan bahwa suatu infrastruktur di Papua tidak diperlukan oleh masyarakatnya. Dikarenakan masyarakat Papua sudah merasa cukup dengan kehidupan mereka yang sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di Papua.

“Masyarakat Papua itu tidak memerlukan infrastruktur, karena masyarakat Papua sudah memiliki hutan buat segala-galanya, hutan disebut sebagai mama mereka,” terang Adib.

Tetapi pendapat dari sang pemateri disanggah oleh Maldini, ia kurang setuju dengan pendapatnya pemateri tersebut yang mengatakan bahwa masyarakat Papua tidak memerlukan infrastruktur dalam kehidupannya.

“Masyarakat papua itu memperlukan infrastruktur yang memadai untuk kelangsungan hidup, karena angka kematian masyarakat Papua itu tinggi akibat kurangnya fasilitas untuk melahirkan. Sehingga angka harapan hidup di Papua rendah,” terang Maldini. [i]

Penulis: Celine Irfanty dan Malika Rahma Arifina (Kru Magang LPM Invest 2021)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPM Invest Menumbuhkan Suasana Akademik Kru Lewat SPE

    LPM Invest Menumbuhkan Suasana Akademik Kru Lewat SPE

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 221
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Guna menjaga budaya literasi kru di saat libur perkuliahan, LPM Invest menggelar kegiatan Sekolah Pemikiran Ekonomi (SPE) yang bertajuk Membangun Insan Pers yang Kritis dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi. Selain menjaga budaya literasi, SPE juga bertujuan sebagai upaya untuk memberikan penguatan landasan berpikir bagi kru di bidang ekonomi. “Kegiatan ini wajib diikuti oleh wadyabala […]

  • Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 297
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi” –Harvard University.  Slogan tersebut nampaknya sudah tidak asing lagi didengar, khususnya bagi mahasiswa. Sebagaimana saat ini yang akan dicanangkan UIN Walisongo. Ketidakefektifan dalam sosialiasi mengenai keperpustakaan menjadi latar belakang dicetuskannya rencana kelas keperpustakaan, yang akan bertempat di American Corner. Rancangan program tersebut dilakukan melalui pembentukan kelas yang beranggotakan 30 […]

  • Usai Workshop Materi, LPM Invest Gelar Workshop Lapangan Bagi Kru Magang

    Usai Workshop Materi, LPM Invest Gelar Workshop Lapangan Bagi Kru Magang

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 225
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Walisongo Semarang melaksanakan workshop lapangan di Candi Gedong Songo Semarang. Jumat, (13/10/17). Tujuan diselenggarakannya workshop lapangan adalah memupuk solidaritas antarkru magang. Selain itu, workshop lapangan juga bertujuan untuk menerapkan ilmu yang telah didapatkan kru magang saat workshop materi, pada 10-11 Oktober 2017 lalu di […]

  • Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    Cahaya di Tengah Mendung, Part 2

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 270
    • 0Komentar

    “Om, kapan-kapan main lagi yuk.” “Kalau Om sedih ke halaman aja, tiap sore kita main di sana.” “Kita pulang dulu ya, Om.” Aku melambai ringan membalas tiga anak yang sekarang berpamitan itu. Raut bahagia tercetak jelas di wajah mereka, bahkan menular sesaat padaku. Ternyata mereka tinggal di lantai yang berbeda, untuk itu aku membiarkan ketiga […]

  • Mengaumlah

    Mengaumlah

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Oleh: Mahda Nuurainiyah   Yang tertindas, tak punya rupa, Mewujud berupa angka belaka Dalam data tanpa suara,   Maka mengaumlah pada hari itu, Hari tunggal berhimpunnya suara, Serentak rintihan pekik disoroti, Puas-puaskan!   Tiada usang dalam hal berbenah, Tiada akhir untuk revolusi, Tuntutlah tuntut sampai runtut,   Buang sejenak topeng setan bernama sopan, Pastikan semua […]

  • Mahasiswa dalam Ekosistem Demokrasi

    Mahasiswa dalam Ekosistem Demokrasi

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Terlepas dari kuatnya konfigurasi politik elit yang membelit setiap aksi mahasiswa, sejarah telah mengakui bahwa aksi mereka sukses menggulung rezim otoritarian yang dinilai telah melakukan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dengan tuntutan reformasi. Menjadi bukti sejarah bahwa mahasiswa banyak berperan dalam mendewasakan kehidupan bernegara untuk menjadi bangsa yang waras (demokratis-red). Kerusuhan besar yang dipelopori oleh […]

expand_less