Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
  • visibility 2.858
  • comment 0 komentar
Oleh: Dwi Ari Apriliani

Oleh: Dwi Ari Apriliani

“Hutan gunung sawah lautan, simpanan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa,” potongan lirik ini seakan mampu menggambarkan kondisi negara saat ini. Kepiluan nasib pertanian kian menyayat kalbu. Bagaimana tidak, saat ini jumlah petani banyak yang masuk ke usia tua dan minim sekali dari kalangan milenial. Tentu ini akan berpengaruh terhadap produktivitas pangan. Jauh lebih miris, lahan pertanian justru kerap dialihfungsikan untuk keperluan industry. Akibatnya, lahan untuk bertani menjadi sempit dan tercemar oleh limbah pabrik. Ini adalah salah satu masalah krusial yang terus dialami petani.

Ibn Khaldun mengidentifikasikan pertanian sebagai sumber kehidupan yang sangat strategis. Istilah “kehidupan” diartikan sebagai keinginan untuk bertahan disertai usaha untuk memperolehnya. Ketika kehidupan ini diperoleh, yaitu dari hewan ternak melalui produk dengan nilai tambah yang digunakan orang, misalnya susu dari hewan ternak, sutera dari ulat sutera, dan madu dari lebah, ataupun tanaman yang menghasilkan buah-buahan, maka itulah yang disebut dengan pertanian. Selain itu, Ibn Khaldun juga mengidentifikasi berbagai kerajinan dan perdagangan sebagai cara alami untuk memperoleh kehidupan. Dengan kata lain, pertanian, industri, dan perdagangan adalah sumber perekonomian yang mempengaruhi kualitas kehidupan sebuah masyarakat dan bangsa.

Ibn Khaldun menyampaikan perlunya diversifikasi pada produk pertanian. Dengan kata lain, penambahan value added produk pertanian melalui proses diversifikasi produk, akan meningkatkan kesejahteraan para petani itu sendiri. Mengkhawatirkan, jika kondisi petani lemah  maka para petani akan menjadi korban dari ketidakadilan kebijakan penguasa.

Contoh saja kasus yang terjadi pada petani Kendeng akibat dibangunnya PT Semen Indonesia di Kecamatan Gunem, Pegunungan Kendeng, Rembang. Bukti nyata bahwa petani sulit memperoleh keadilan lingkungan dari pemerintah tergambar jelas adanya kasus ini, yaitu ketika PT Semen ini membangun pabrik semen di area pemasok kebutuhan air bagi kawasan pertanian. Pembangunan ini membuat lingkungan rusak dan mematikan sektor pertanian di daerah sekitar. Bahkan kasus ini sampai sekarang tidak memperoleh kabar baik dari pemerintah dan nasib matapencaharian petani sekitar tercemar limbah sehingga tidak mampu untuk meproduksi segala jenis tanaman.

Kepiluhan petani tidak akan terulang ketika produk pertanian tersebut telah menjadi sumber permintaan sehingga mendorong peningkatan dari sisi penawaran, maka masyarakat akan berupaya mempelajari keterampilan apa yang diperlukan. Sebaliknya, apabila produk tersebut tidak menjadi permintaan, maka penjualannya pun akan menurun dan tidak ada upaya untuk mempelajarinya. Inilah yang dimaksudkan oleh khalifah Ali bin Abi Thalib, bahwa “harga seorang manusia bergantung pada keterampilan yang dimilikinya”. Dalam hal ini, Ibn Khaldun pun memasukkan konsep nilai tenaga kerja yang diukur dari kemampuan tenaga kerja tersebut dalam menghasilkan suatu produk. Beliau juga menekankan perlunya melibatkan permintaan negara terhadap produk pertanian dan kerajinan (manufaktur) sebagai faktor lain yang menciptakan permintaan.

Menjadi besar bukan karena mematikan kaum lemah, melainkan bahu membahu menciptakan pembaharuan pertanian agar perekonomian negara mampu berkembang. Negara menurut Ibn Khaldun, adalah pasar terbesar yang banyak menyerap beragam produk barang dan jasa tanpa banyak mengkalkulasi. Akan tetapi kenaikan harga dari berbagai produk pertanian tidak hanya dipengaruhi oleh kelangkaan biji padi-padian dan perlengkapan makanan, melainkan juga dipengaruhi oleh kenaikan biaya produksi. Ibn Khaldun juga mengidentifikasi peran negara dan pengaruhnya terhadap tingkat harga melalui pajak yang diberlakukan. Ketika pemerintah memberlakukan pajak yang rendah pada pendapatan yang tinggi, kondisi ekonomi akan berkembang. Masyarakat akan secara aktif terlibat dalam bisnis dan kegiatan produktif lainnya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana EIDONATION HMJ EI; Bentuk Kepedulian terhadap UMKM

    Dana EIDONATION HMJ EI; Bentuk Kepedulian terhadap UMKM

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 822
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tujuan EI Goes To Village ialah menyalurkan dana EIDONATION kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ EI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo ini diselenggarakan di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Sabtu, (16/11/2019). “Kami menyalurkan dana EIDONATION kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk menunjang produktivitas pelaku UMKM […]

  • Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 936
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT). Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja […]

  • Sempat Mengalami Kendala, Namun Paper Mob Tetap Berjalan dengan Baik

    Sempat Mengalami Kendala, Namun Paper Mob Tetap Berjalan dengan Baik

    • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Sebagai bagian dari rangkaian acara pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Sabtu (5/8/2023) paper mob fakultas turut menghidupkan keseruan PBAK. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru namun dipisahkan tiap fakultasnya. Sesuai dengan tema PBAK tahun ini mengenai peduli lingkungan, panitia paper mob fakultas menggunakan kertas warna yang pada hari sebelumnya sudah digunakan […]

  • Seminar Bisnis Digital Semarang Raih Rekor Muri

    Seminar Bisnis Digital Semarang Raih Rekor Muri

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 734
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Menghadirkan pembicara Didik Mulato, ribuan pebisnis di Semarang menghadiri undangan Seminar Bisnis Digital yang diadakan di UTC Convention Center Semarang. Acara yang diselenggarakan oleh Komunitas Bisnis Digital ini sudah berlangsung di 27 Provinsi. Salah satunya di kota Atlas inilah acara tersebut berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan jumlah peserta seminar terbanyak […]

  • Tanpa Kasih Orang Tua Sejak Kecil, Rivaldi Lulus Cepat dengan Predikat Terbaik FEBI

    Tanpa Kasih Orang Tua Sejak Kecil, Rivaldi Lulus Cepat dengan Predikat Terbaik FEBI

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 771
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Wisuda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang ke-13 sejumlah 95 wisudawan, yang terdiri dari 77 orang Sarjana Strata Satu (S1), 16 Ahli Madya dan dua orang Magister Strata Dua (S2). Prosesi pelepasan wisudawan UIN Walisongo yang yang ke-77 ini berlangsung di Audit II kampus III UIN Walisongo Semarang. Wisudawan Terbaik FEBI dengan Indeks Prestasi […]

  • Pagelaran Musik Ramaikan Closing Ceremony FEBI Fair 2018

    Pagelaran Musik Ramaikan Closing Ceremony FEBI Fair 2018

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 805
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pagelaran musik sebagai Closing Ceremony Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Fair 2018 diadakan di Audit II Kampus III UIN Walisongo Semarang. Rabu, (28/11/2018). Closing Ceremony yang juga sebagai malam puncak dari acara Febi Fair 2018 itu menampilkan gema shalawat dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) JQH El-Febi’s dan Lembaga Seni dan Bahasa (LSB) Koin […]

expand_less