Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Pengaruh IMF di Indonesia

Pengaruh IMF di Indonesia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
  • visibility 780
  • comment 0 komentar

IDENTITAS BUKU

Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF

Penulis          : Revrisond Baswir

Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA)

Cetakan         : I

Tahun            : 2003

Kota terbit     : Bandung

Tebal             : 288 Halaman

ISBN             : 979-3237-53-8

Resensor          : Iswatun Ulia, Mahasiswi UIN Walisongo, Semarang

Pengangkatan Megawati Soekarno Putri sebagai Pesiden RI yang ke-5, telah menumbuhkan harapan baru bagi proses pemulihan ekonomi Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya penguatan rupiah yang cukup drastis, mengalirnya dukungan internasional terhadap duet Mega-Hamzah, dan meredanya ketegangan antara eksekutif dan legislatif dalam pentas politik Nasional.

Buku ini menjelaskan tentang adanya dana moneter internasional IMF (International Monetery Fund) yang keadaannya sangat merugikan negara Indonesia. Buku ini menjelaskan adanya Lembaga Keuangan yang terdiri dari negara-negara berdaulat, yang keberadaannya hanya untuk memanfaatkan negara yang menjadi pasiennya, termasuk negara Indonesia. Dalam masa pemerintahannya, Megawati lebih memilih bersahabat dengan IMF dan pasar daripada dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang jelas-jelas merupakan aturan dan  dasar negara Indonesia.

Dalam buku ini, lebih menjelaskan bahwa negara Indonesia sangat mentuhankan IMF, karena negara Indonesia sangat tergantung kepada lembaga keuangan tersebut. Padahal jelaslah bahwa IMF bukanlah Tuhan pemaaf juga bukan Tuhan penyayang karena selalu memanfaatkan pembayaran hutang, peningkatan suku bunga, penyelenggaraan perdagangan bebas, pelaksanaan privatisasi juga penghapusan subsidi karena hal tersebut menjadi malapetaka bagi negara Indonesia sendiri.

Suku Bunga sertifikat Indonesia (SBI) yang terlalu tinggi tidak hanya menyebabkan dipikulnya beban bunga obligasi yang sangat berat oleh pemerintah, tetapi juga menyebabkan terjadinya kelangkaan kredit sektor riil. Berkaitan dengan persoalan utang luar negeri, Menteri Keuangan Boediono dengan terus terang mengaku bahwa sebenarnya ia sangat mendukung keinginan untuk meminta pemotongan utang kepada IMF, tetapi dia mengetahui bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dan bisa jadi dirinya akan ditendang oleh IMF. (hal.16).

Penulis menjelaskan bahwa IMF terlalu jauh mencampuri urusan politik di negara Indonesia, ditandai dengan penundaan terus-menerus pencairan dana, selain itu  IMF dalam melaksanakan bisnis pemutaran uang layaknya rentenir, bukan malah mensejahterakan rakyat justru malah mengakibatkan kesengsaraan rakyat. Karena semakin menggunungnya volume utang ke luar negeri dan semakin merosotnya nilai kurs rupiah. Ancaman IMF tentu akan sulit bagi sistem ekonomi kerakyatan untuk mendapat perhatian. Sebaliknya, dibawah ancaman IMF perbaikan nasib rakyat Indonesia tentu akan tercampak ke pinggiran.

Ditengah-tengah situasi kurs rupiah yang semakin terpuruk, pelaksanaan saran-saran IMF tentu akan sangat merugikan Indonesia. Lebih-lebih bag rakyat banyak, penghapusan subsidi BBM di tengah-tengah situasi krisis ekonomi yang sedang bersiap-siap mentongsong datangnya krisis kedua, sama saja dengan menyiramkan BBM ke tengah-tengah bara api kemelaratan rakyat. (hlm.31).

Adanya IMF dianggap telah melakukan kejahatan di Indonesia. Hal tersebut didasarkan semakin banyaknya rakyat Indonesia yang menderita. IMF dinilai gagal memulihkan perekonomian Indonesia. Campur tangan IMF dalam penerapan ide ekonomi nonliberal jauh lebih berbahaya, disebabkan penerapan perdagangan bebas menyebabkan semakin tergusurnya petani dan produsen kecil Indonesia.

Kelebihan dari buku ini yaitu banyak menjelaskan mengenai permasalahan ekonomi yang ada dalam masyarakat, khususnya kegiatan ekonomi oleh lembaga-lembaga penting negara, juga terdapatnya Indeks untuk mempermudah dalam pencarian kalimat. Disamping memiliki kelebihan juga terdapat kekurangan dimana penulis tidak menjelaskan secara terperinci apa itu IMF (International Monetery Fund). Penulis hanya  menjelaskan secara universal. Dengan demikian buku ini layak untuk dimiliki oleh seluruh khalayak umum, karena dapat dijadikan sebagai sumber bacaan untuk menambah khazanah pengetahuan. (Invest_Iswatun Ulia).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Bagian Dari Kebutuhan Hidup

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku      : Bisa Baca Secepat Kilat Penulis             : Rizem Aizid Penerbit           : BukuBiru Cetakan           : Pertama, 2011 Tebal               : 172 hal Resensor          : Tatang Turhamun TULISAN merupakan sarana yang digunakan seorang penulis untuk menyampaikan segala informasi kepada pembaca. Segala bentuk media yang terdapat sebuah tulisan baik yang berupa buku, koran, artikel, maupun […]

  • Webinar Moderasi Beragama, Keshalihan Sosial dan Ritual Sama Pentingnya

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 807
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Bertajuk Suarakan Moderasi Beragama untuk Pebaharuan Karakter Milenial adalah sebuah webinar moderasi agama yang digelar oleh kelompok 17 Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 UIN Walisongo Semarang. Minggu, (25/10/2020). Melalui Zoom Meeting Khoirul Anwar hadir sebagai narasumber, yang kebetulan juga penulis buku Berislam di Era Mienial. “Judul diskusi kita pagi ini […]

  • Ketua HMJ Hukum Pidana Islam; Akademik menjadi Faktor Mahasiswa Minim Berorganisasi

    • calendar_month Rab, 13 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 758
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Salah satu rangkaian acara Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) UIN Walisongo Semarang adalah pelaksanaan debat kandidat. Debat kandidat ini dilaksanakan serentak  di delapan fakultas. Rabu, (13/12/2017). Di tengah lalu lalang mahasiswa, debat kandidat calon ketua lembaga intra Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) berlangsung di pelataran Kantor […]

  • Bareo Casino’s Games voor Meerdere Spelers: Samen Gokken

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Key facts: Min deposit 10 EUR | Wagering 37x | Gem. For more information, visit bearo review. RTP 96.3% | Uitbetalingen 23-47u | 1,840 spellen Als weekendspeler met een beperkt budget wil ik graag de leukste manieren ontdekken om samen met vrienden te gokken. Bareo Casino biedt een scala aan multiplayer games die perfect zijn […]

  • Mahasiswa dalam Ekosistem Demokrasi

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Terlepas dari kuatnya konfigurasi politik elit yang membelit setiap aksi mahasiswa, sejarah telah mengakui bahwa aksi mereka sukses menggulung rezim otoritarian yang dinilai telah melakukan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dengan tuntutan reformasi. Menjadi bukti sejarah bahwa mahasiswa banyak berperan dalam mendewasakan kehidupan bernegara untuk menjadi bangsa yang waras (demokratis-red). Kerusuhan besar yang dipelopori oleh […]

  • Persiapan Lomba Debat, LPM Invest Gembleng Kru  

    • calendar_month Sel, 27 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 740
    • 0Komentar

      lpminvest.com, Semarang – Kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang menyiapkan diri untuk menghadapi Lomba Debat yang diadakan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selasa (27/3/2018). Dengan didampingi Pimpinan Umum dan Oikos (Kaderisasi) LPM Invest, ketiga kru LPM Invest tampak serius berdiskusi terkait tema debat yang nanti akan dilombakan. Maya […]

expand_less
Exit mobile version