Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Suparman Dorong Mahasiswa Baru Kuasai Dua Bahasa Utama Dunia

Suparman Dorong Mahasiswa Baru Kuasai Dua Bahasa Utama Dunia

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 28 Agu 2018
  • visibility 756
  • comment 0 komentar

Jajaran dosen terlihat tengah mengikuti pembukaan PBAK Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 2018. Senin, (27/8/2018)

lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menggelar kegiatan pembukaan Pengenalan Budaya, Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat UIN Walisongo Semarang tahun 2018 di Audit 1 Lantai 1 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Senin, (27/8/2018). Mengusung tema “Spirit Kesatuan Ilmu Pengetahuan Membentuk Karakter Bangsa yang Beradab” diharapkan mampu membangkitkan semangat belajar 514 mahasiswa baru FEBI yang turut serta dalam acara tersebut.

Kegiatan PBAK FEBI dibuka langsung oleh Dekan FEBI, Imam Yahya. Kegiatan ini pun dihadiri oleh segenap dosen dan pejabat FEBI, mulai dari Wakil Dekan (WD) FEBI I, II, dan III; Ketua Prodi FEBI tiap-tiap jurusan; Kepala Prodi Akademik dan Kemahasiswaan; hingga Kepala Administrasi dan Umum.

Hari pertama PBAK diisi dengan penyampaian materi tentang Ke-UIN-an dan Ke-Walisongo-an yang disampaikan oleh Prof. Suparman Syukur selaku Wakil Rektor II UIN Walisongo Semarang. Dia memperkenalkan visi misi UIN Walisongo dan menyampaikan betapa pentingnya menguasai dua bahasa utama dunia kepada mashasiswa baru.

“Mahasiswa Walisongo harus menjadi lebih baik dari yang lain, caranya dengan kemampuan menguasai bahasa inggris dan bahasa arab, serta menguasai bukan hanya ilmu-ilmu umum, namun juga ilmu keagamaan,” jelasnya.

Usai materi pertama, dilanjutkan materi kedua tentang ‘Mengenali Dunia Kampus’ yang disampaikan oleh Dekan FEBI UIN Walisongo Semarang. Dalam materinya, Imam menjelaskan tentang kemandirian, tradisi, dan budaya mahasiswa FEBI UIN Walisongo Semarang.

“Ada kalanya mahasiswa nyantol dengan materi yang diberikan dosen, ada kalanya juga mahasiswa tersebut malah bingung dengan materi yang diberikan. Maka dari itu diperlukan adanya kemandirian bagi mahasiswa tersebut agar bisa menerima materi dengan baik, juga diperlukan organisasi-organisasi kampus untuk melatih kemandirian mahasiswa tersebut,” ujarnya.

Adi Kurniawan, salah satu mahasiswa baru peserta PBAK FEBI mengaku senang dengan adanya suguhan materi-materi dalam kegiatan PBAK.

“Saya senang dengan adanya penyampaian materi di PBAK ini. Materi tersebut sangat bermanfaat bagi saya dan bisa menambah wawasan tentang sejarah FEBI, seperti makna dari bendera warna oren di FEBI dan kehidupan kampus seperti perwalian,” tuturnya kepada Kru lpminvest.com. (Ana, Ayun, Rizal-[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegakkan Aturan Jam Malam, Kampus Sita SK UKM

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 774
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Menilik Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Walisongo Nomor 108 Tahun 2016 tentang Tata Tertib Mahasiswa UIN Walisongo, pasal  4 diatur mengenai Hak Penggunaan Fasilitas Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Dimana  pembahasan dalam tulisan ini hanya mengacu pada dua poin yaitu poin pertama dan keenam  dari pasal tersebut. Setiap lembaga kemahasiswaan intra kampus UIN Walisongo berhak […]

  • Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

  • Ganda O Sagala; Revisi UU KPK Jangan Dinilai Satu Sisi

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 920
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Walisongo Public Discussion telah digelar di Audit 1 Lantai 2 Kampus I UIN Walisongo Semarang. Diskusi yang bertajuk “Apa Kabar Revisi UU KPK” ini menghadirkan narasumber dari praktisi hukum advokat Jawa Tengah dan akademisi hukum yaitu Eman Suleman dan Ganda Olivianus Sagala. Kamis, (17/10/2019). Ketua DEMA UIN Walisongo, Priyo Ihsan Aji menuturkan tujuan diskusi […]

  • Pecahkan Rekor Konferensi Virtual Internasional Lintas Negara Terbanyak, UIN Walisongo Raih Penghargaan MURI

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 843
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggara Konferensi Secara Virtual Lintas Negara Terbanyak” dalam acara Virtual International Conference 2020 Education in The Era of Post Covid-19 Pandemi dengan invited speaker dari 21 negara. “Selama tiga […]

  • Ayu Surita Harumkan Nama FDK, Pilih Tema Ukhuwah dan Latihan Sekali Saja!

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan Keterampilan (ORSENIK) Pidato Bahasa Arab digelar via Zoom Meeting, Rabu (10/11/2021). Ayu Surita Jannah berhasil mengharumkan nama baik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dengan total nilai 197. Ayu Surita mengambil tema ukhuwah dengan judul “Pentingnya Menjaga Ukhuwah Islamiyah dalam Guna Mewujudkan Perdamaian Dunia.” Ardaniya Qurataa’yun selaku Penanggung Jawab (PJ) […]

  • Lemang Siarang; Kelezatan dan Simbol Kerukunan Masyarakat Sumatra

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Kita sudah sering mendengar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Benar, bukan hanya kaya akan alamnya yang indah, kebudayaan, suku, dan bahasa yang beragam. Tapi makanan khas daerahnya pun terkenal kelezatannya bahkan diakui dunia. Sebagaimana yang dilansir dari m.detik.com bahwa tiga masakan Indonesia masuk dalam 50 daftar makanan terenak di dunia versi CNN periode 2017, […]

expand_less
Exit mobile version