Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 683
  • comment 0 komentar

Oleh: Elisha Martha

Di tahun 2020 ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan bencana nasional berupa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan masif di Indonesia tercatat hingga saat ini per tanggal 18 November 2020 terkonfirmasi sebanyak 479 ribu kasus. Kasus positif COVID-19 mencapai 478.720 kasus, yang dinyatakan sembuh 402.347 kasus, dan meninggal sebanyak 15.503 kasus. (covid19.go.id)

Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya untuk menangani penyebaran COVID-19 ini, diantaranya melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara bertahap di daerah yang teridentifikasi mempercepat penyebaran COVID-19. Kemudian, menerapkan jaga jarak (Physycal Distancing) atau dikenal juga dengan upaya karantina wilayah (lockdown), dan menetapkan kebijakan Work From Home (WFH). Dari adanya kebijakan-kebijakan tersebut, masalah yang ditimbulkan dari virus COVID-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga ekonomi di Indonesia. Tidak hanya industri-industri besar, namun juga telah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) gelisah.

Pandemi ini menyebabkan turunnya kinerja dari sisi permintaan yaitu konsumsi serta daya beli dari masyarakat itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan penjualan UMKM menurun. Selain mengalami penurunan penjualan, para pelaku UMKM juga kesulitan dalam mendapatkan bahan baku karena adanya kegiatan impor yang dibatasi sehingga mengganggu proses produksi dan perdagangan. Adanya penerapan PSBB juga menyebabkan proses distribusi yang mereka lakukan menjadi terhambat, sehingga membuat pengiriman atau penerimaan barang kepada konsumen terlambat.

Untuk menghadapi hal tersebut, para pelaku UMKM harus melakukan upaya untuk bertahan menghadapi pandemi COVID-19 dengan meningkatkan keahlian demi perkembangan bisnis kedepannnya. Salah satunya dengan meningkatkan atau mengasah keahlian para pelaku UMKM dalam melakukan digital marketing atau mengembangkan platform E-Commerce sendiri. Karena ketika PSBB terus berjalan, kebutuhan untuk hidup selama PSBB juga harus terpenuhi. Sehingga, banyak masyarakat yang akhirnya menggunakn e-commerce untuk berbelanja berbagai kebutuhan. Dengan demikian, penjualan bisnis para pelaku UMKM dapat meningkat.

Setelah melihat kondisi yang demikian, pemerintah memberikan Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada pelaku UMKM sebesar 2.4 juta rupiah. Adapun kriteria bagi penerima program tersebut adalah pelaku usaha mikro, bukan ASN, bukan Anggota TNI/Polri, bukan pegawai BUMN/BUMD, sudah punya tabungan dibawah 2 juta rupiah atau belum memiliki tabungan, serta belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari pihak perbankan. Dalam tahap 1 penyaluran dana sudah diberikan kepada 9.1 juta UMKM dengan nilai Rp. 22 triliun.  Harapannya, para pelaku UMKM dapat mempertahankan bisnisnya di masa pandemi ini.

Ketika penjualan mengalami penurunan dan mungkin mengalami kerugian, dengan adanya bantuan tersebut dapat mengganti, sehingga bisnis mereka dapat terus berjalan dan berkembang. Hal ini harus dilakukan karena UMKM memiliki kontribusi yang cukup besar untuk perekonomian Indonesia. Adanya bantuan tersebut tidak bisa memenuhi semua UMKM karena harus memiliki kriteria tertentu dan harus lolos seleksi untuk mendapatkan bantuan.

Sejauh ini, ada UMKM yang sudah lolos seleksi penerimaan bantuan BPUM, yaitu UMKM Berkah Mandiri yang dikelola oleh Evi Yumaroh dalam bidang pangan di Tambakharjo, Semarang Barat. Usaha yang dilakukan beliau yaitu menjual makanan matang setiap pagi dan sore hari di depan rumahnya. Selama pandemi berlangsung, penjualan terus menurun hingga akhirnya menyebabkan bisnis Evi sempat berhenti selama beberapa bulan. Setelah mendapatkan informasi bahwa ada bantuan BPUM untuk para pelaku UMKM, beliaupun mengajukan bantuan dan lolos. Adanya bantuan tersebut saat ini beliau dapat menjalankan bisnisnya kembali.

Bantuan apapun yang diberikan pemerintah saat pandemi seperti ini, hendaknya dimanfaatkan semaksimal mungkin. BPUM yang bernominal cukup untuk membantu UMKM itu harus digunakan dengan sebenar-benarnya. Jika UMKM bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini dengan bantuan dari pemerintah, maka masalah ekonomi sedikit terselesaikan. Pada akhirnya, bidang kesehatanlah yang selanjutnya harus diperhatikan betul-betul.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN Posko 55 UIN Walisongo,  Tumbuhkan Karakter Keislaman dengan FAS

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 615
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lomba Festifal Anak Sholeh (FAS) yang usai digelar oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang posko 55 menerima tanggapan positif dari masyarakat. Terbuti dengan antusias peserta yaitu kurang lebih 150 anak yang mengikuti lomba, baik dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Sekolah Dasar (SD). Selasa, (19/11/2019). “Di Desa […]

  • PBAK 2024 Dimulai, Usung Tema Pendidikan

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 676
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dilaksanakan pada Jumat, (09/08/2023) yang bertempat di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Acara PBAK dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 9-11 Agustus 2024. Berbeda dari tahun sebelumnya, PBAK tahun ini mengusung tema “Pendidikan untuk Kemanusiaan dan Peradaban”. Menurut Prima Sitepu, […]

  • Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 701
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Webinar Kesetaraan Gender dengan tema “Peran Penting Wanita Karier dalam Pekerjaan dan Keluarga” digelar pada Kamis, (4/11/2021). Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN RdR Angkatan 77 Kelompok 21 UIN Walisongo Semarang lewat platform virtual Zoom Meeting. Tema ini diangkat untuk menegaskan bahwa perempuan diputari oleh dilema atas keadaan karena ke-serba bisaan-nya atau multitasking. Webinar […]

  • KKL Ekonomi Islam di BAZNAS Jatim, Sustainable Economy

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 557
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari pertama berlangsung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. 140 mahasiswa mengikuti agenda dengan pakaian rapi hitam putih beralmamater. Senin, (2/3/2020). Imron Mawardi Ketua MES Jawa Timur sekaligus dosen Universitas Airlangga menjadi narasumber dengan tajuk Potensi […]

  • Beasiswa Tahfiz Kembali Dibuka, Segera Lengkapi Persyaratan Ini

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 677
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Melalui surat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Walisongo Semarang Nomor. B-1709/Un. 10.0/R3/PP.00.9/06/2019 tanggal 11 Juni 2019, UIN Walisongo membuka kembali pendaftaran Beasiswa Tahfiz. Masa pendaftaran beasiswa ini dimulai sejak Senin lalu sampai Selasa mendatang (17-25/6/2019). Beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa penghafal al-Quran ini menyediakan kuota 34 orang mahasiswa dengan uang pembinaan […]

  • Mengaku Ingin Murtad, Salah Satu Netizen Hebohkan PBAK Daring

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 933
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Tidak ada kesempatan bertatap muka, antusias mahasiswa baru (maba) tetap terjaga sampai hari ketiga Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Hal ini bisa disaksikan di kanal youtube DEMA UIN Walisongo maupun DEMA Fakultas masing-masing. Rabu, (9/9/2020). Tidak ada tata tertib perihal keaslian akun yang harus digunakan dalam mengikuti PBAK. “Terkait keharusan tidak ada, karena […]

expand_less
Exit mobile version