Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Sedang Lesuh, UMKM Berkah Mandiri Kantongi Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 398
  • comment 0 komentar
Oleh: Elisha Martha

Oleh: Elisha Martha

Di tahun 2020 ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan bencana nasional berupa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19). Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan masif di Indonesia tercatat hingga saat ini per tanggal 18 November 2020 terkonfirmasi sebanyak 479 ribu kasus. Kasus positif COVID-19 mencapai 478.720 kasus, yang dinyatakan sembuh 402.347 kasus, dan meninggal sebanyak 15.503 kasus. (covid19.go.id)

Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya untuk menangani penyebaran COVID-19 ini, diantaranya melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara bertahap di daerah yang teridentifikasi mempercepat penyebaran COVID-19. Kemudian, menerapkan jaga jarak (Physycal Distancing) atau dikenal juga dengan upaya karantina wilayah (lockdown), dan menetapkan kebijakan Work From Home (WFH). Dari adanya kebijakan-kebijakan tersebut, masalah yang ditimbulkan dari virus COVID-19 bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga ekonomi di Indonesia. Tidak hanya industri-industri besar, namun juga telah membuat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) gelisah.

Pandemi ini menyebabkan turunnya kinerja dari sisi permintaan yaitu konsumsi serta daya beli dari masyarakat itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan penjualan UMKM menurun. Selain mengalami penurunan penjualan, para pelaku UMKM juga kesulitan dalam mendapatkan bahan baku karena adanya kegiatan impor yang dibatasi sehingga mengganggu proses produksi dan perdagangan. Adanya penerapan PSBB juga menyebabkan proses distribusi yang mereka lakukan menjadi terhambat, sehingga membuat pengiriman atau penerimaan barang kepada konsumen terlambat.

Untuk menghadapi hal tersebut, para pelaku UMKM harus melakukan upaya untuk bertahan menghadapi pandemi COVID-19 dengan meningkatkan keahlian demi perkembangan bisnis kedepannnya. Salah satunya dengan meningkatkan atau mengasah keahlian para pelaku UMKM dalam melakukan digital marketing atau mengembangkan platform E-Commerce sendiri. Karena ketika PSBB terus berjalan, kebutuhan untuk hidup selama PSBB juga harus terpenuhi. Sehingga, banyak masyarakat yang akhirnya menggunakn e-commerce untuk berbelanja berbagai kebutuhan. Dengan demikian, penjualan bisnis para pelaku UMKM dapat meningkat.

Setelah melihat kondisi yang demikian, pemerintah memberikan Bantuan presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada pelaku UMKM sebesar 2.4 juta rupiah. Adapun kriteria bagi penerima program tersebut adalah pelaku usaha mikro, bukan ASN, bukan Anggota TNI/Polri, bukan pegawai BUMN/BUMD, sudah punya tabungan dibawah 2 juta rupiah atau belum memiliki tabungan, serta belum pernah atau sedang menerima pinjaman dari pihak perbankan. Dalam tahap 1 penyaluran dana sudah diberikan kepada 9.1 juta UMKM dengan nilai Rp. 22 triliun.  Harapannya, para pelaku UMKM dapat mempertahankan bisnisnya di masa pandemi ini.

Ketika penjualan mengalami penurunan dan mungkin mengalami kerugian, dengan adanya bantuan tersebut dapat mengganti, sehingga bisnis mereka dapat terus berjalan dan berkembang. Hal ini harus dilakukan karena UMKM memiliki kontribusi yang cukup besar untuk perekonomian Indonesia. Adanya bantuan tersebut tidak bisa memenuhi semua UMKM karena harus memiliki kriteria tertentu dan harus lolos seleksi untuk mendapatkan bantuan.

Sejauh ini, ada UMKM yang sudah lolos seleksi penerimaan bantuan BPUM, yaitu UMKM Berkah Mandiri yang dikelola oleh Evi Yumaroh dalam bidang pangan di Tambakharjo, Semarang Barat. Usaha yang dilakukan beliau yaitu menjual makanan matang setiap pagi dan sore hari di depan rumahnya. Selama pandemi berlangsung, penjualan terus menurun hingga akhirnya menyebabkan bisnis Evi sempat berhenti selama beberapa bulan. Setelah mendapatkan informasi bahwa ada bantuan BPUM untuk para pelaku UMKM, beliaupun mengajukan bantuan dan lolos. Adanya bantuan tersebut saat ini beliau dapat menjalankan bisnisnya kembali.

Bantuan apapun yang diberikan pemerintah saat pandemi seperti ini, hendaknya dimanfaatkan semaksimal mungkin. BPUM yang bernominal cukup untuk membantu UMKM itu harus digunakan dengan sebenar-benarnya. Jika UMKM bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19 ini dengan bantuan dari pemerintah, maka masalah ekonomi sedikit terselesaikan. Pada akhirnya, bidang kesehatanlah yang selanjutnya harus diperhatikan betul-betul.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangan Berlanjut, Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas

    Perjuangan Berlanjut, Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 260
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Mengatasnamakan Seruan Aksi Solidaritas “Perjuangan Penolakan Omnibuslaw Masih Panjang dan 4 Kawan Kita Masih di Tahan,” ratusan mahasiswa menggelar aksi di Tugu Muda Semarang. Minggu, (11/10/2020). Aksi ini dikomando oleh Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), sebagai respon dari sikap represifitas yang dilakukan oleh aparat dalam aksi #MosiTidakPercaya dan #BatalkanOmnibuslaw pada tanggal Rabu, (7/10/2020) […]

  • Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    Dies Natalis ke-53; UIN Walisongo Siap Berdaya Membangun Karya

    • calendar_month Rab, 15 Feb 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 430
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Launching Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ke-53 pada Selasa (14/02/2023) di Gedung Kyai Saleh Darat Lantai 4 Kampus 3 berlangsung lancar. Dies Natalis tahun ini masih berkorelasi dengan tahun sebelumnya terkait tema. Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Berdaya Membangun Karya”. Menurut yang disampaikan Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, tema […]

  • Adakan EI Goes To Village, HMJ EI Ingin Mengedukasi Warga Desa

    Adakan EI Goes To Village, HMJ EI Ingin Mengedukasi Warga Desa

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 451
    • 0Komentar

    lpminvest.com- EI Goes To Village merupakan kegiatan sosialisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ EI) Fakultas Ekonomi Islam (FEBI) UIN Walisongo. Kegiatan ini tengah berlangsung di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Kegiatan yang bertajuk Langkah Kecil untuk Kebaikan Bersama ini dilaksanakan selama dua hari yaitu hari sabtu dan minggu. Sabtu (16/11/2019). Iqbal Rozaqi, selaku […]

  • Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 344
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kordinator aksi dari Aliansi Semarang Raya Cornelius Gea ancam pemerintah daerah akan membawa massa aksi lima kali lipat jika tidak penuhi hasil kesepakatan unjuk rasa hari ini di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Selasa (24/09/2019). “Kalau sampai nanti dilantiknya presiden bulan depan aspirasi-aspirasi rakyat tidak dipenuhi, maka kami berkomitmen akan membawa masa […]

  • Mubes SMF-Febi Ajang Paparkan Proker Unggulan

    Mubes SMF-Febi Ajang Paparkan Proker Unggulan

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 344
    • 0Komentar

          lpminvest.com– Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (SMF-FEBI) melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Intra dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Acara bertempat di Auditorium I lantai 2 UIN Walisongo Semarang. Mubes berlangsung pukul 08.30 – 14.30 WIB dihadiri oleh perwakilan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam […]

  • Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    Wisuda Gabungan Tahun 2022, UIN Walisongo Meluluskan 544 Wisudawan

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 370
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan proses wisuda bagi lulusan Doktor (S3), Magister (S2) dan Sarjana (S1) periode Mei 2022 pada hari Selasa (24/5/2022). Wisuda kali ini diselenggarakan secara full offline di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo. Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq dalam pidato sambutannya menginformasikan tentang kuliah tatap muka pasca Idul Fitri. “Semester […]

expand_less