Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Resensi Novel Cantik itu Luka

Resensi Novel Cantik itu Luka

  • account_circle Redaktur LPM Invest
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Identitas Buku

  • Judul Buku: Cantik itu Luka
  • Penulis: Eka Kurniawan
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
  • Tahun Terbit: 2002 (Cetakan Pertama), terus dicetak ulang hingga kini
  • Jumlah Halaman: 508 halaman
  • Genre: Fiksi Sejarah, Realisme Magis
  • Peresensi : Muhammad Fatih

               Kisah ini dibuka dengan sebuah peristiwa yang tidak masuk akal di mana ada seorang perempuan bernama Dewi Ayu bangkit dari kuburnya setelah 21 tahun meninggal dunia. Semasa hidupnya Dewi Ayu merupakan seorang perempuan yang memiliki garis keturunan Belanda yang dipaksa menjadi pelacur di masa penjajahan Jepang ia terkenal sangat cantik, cerdas, dan sinis.

               Dewi Ayu memiliki tiga anak perempuan yang mewarisi kecantikannya namun kecantikan itu justru membawa kutukan dan tragedi bagi hidup mereka. Saat hamil anak keempat Dewi Ayu memanjatkan doa agar anaknya lahir dengan rupa yang sangat buruk dengan harapan ia akan terhindar dari penderitaan. Anak itu benar-benar lahir dengan wajah yang menakutkan namun ironisnya malah diberi nama “Cantik”. Melalui kisah Dewi Ayu dan keturunannya kita diajak melihat bagaimana sejarah panjang sebuah kota fiktif bernama Halimunda melewati masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, era kemerdekaan, hingga tragedi berdarah 1965. Terdapat kritik keras terhadap kebrutalan penjajah, kekejaman militer, konflik antar golongan, serta bagaimana perempuan sering kali menjadi korban utama dalam roda sejarah yang dikendalikan oleh laki-laki.

               Cara penulis menggabungkan sejarah nyata Indonesia dengan mitos, hantu, dan legenda lokal yang sangat brilian. Pembaca seolah olah dibuat sedang mendengarkan dongeng epik. Lewat kisah yang menghibur dan kadang konyol novel ini menampar pembaca dengan kenyataan pahit tentang kekerasan dan ketidakadilan di masa lalu. Novel ini memuat banyak sekali adegan kekerasan ekstrem, kekerasan seksual, dan bahasa yang sangat kasar. Hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian pembaca. Alur yang melompat-lompat dengan jumlah tokoh yang banyak mungkin akan membuat pembaca awam merasa sedikit kebingungan di bab-bab awal sebelum terbiasa dengan gaya berceritanya.

               Cantik itu Luka bukanlah novel percintaan picisan melainkan sebuah epik sejarah yang dibalut dalam wujud dongeng kelam. Eka Kurniawan berhasil membuktikan bahwa menceritakan tragedi bangsa tidak harus selalu dengan gaya buku teks sejarah yang kaku. Buku ini sangat layak untuk dibaca tetapi hanya untuk para pembaca yang sudah menginjak usia dewasa. Saya sangat merekomendasikan novel ini bagi Anda yang menyukai sejarah, fiksi sastra, dan cerita dengan makna berlapis. Namun bagi pembaca yang tidak suka dengan kekerasan atau pelecehan sebaiknya berhati-hati saat memutuskan untuk membaca buku ini.

[Pengurus LPM Invest Periode 2025/2026]
  • Penulis: Redaktur LPM Invest

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aurum

    Aurum

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Aku kabarkan lagi, Aurum itu Papua Dikulum lain bangsa Setengah abad lamanya, Tanah gerilya tentara Belanda sampai Amerika Sampai para badut domestik dibuat telanjang Yang Mahal harganya. Televisi sudah mirip kipas angin Mengurangi Suhu panas di Papua Dengan meng-klik para germo artisan Membuat bunyi-bunyian dari notasi iklan. O, Koran-koran Yang menungging di halaman reklame Dimana […]

  • Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    Said Raih Predikat Penulis Artikel Terbaik FEBI di PBAK 2018

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 309
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Tidak hanya melibatkan mahasiswa baru (Maba) dalam mengkreasikan MoB dan Pompom saat Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), panitia PBAK juga memberi ruang bagi maba untuk unjuk gigi dalam hal menulis. Di puncak acara PBAK, panitia mengumumkan artikel terbaik dari masing-masing jurusan. Sebelumnya, panitia mewajibkan mahasiswa baru untuk membuat artikel sebagai salah satu tugas […]

  • Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun. Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora […]

  • Kembangkan Kemampuan Mahasiswa, HMJ AKS Gelar Dua Lomba Sekaligus

    Kembangkan Kemampuan Mahasiswa, HMJ AKS Gelar Dua Lomba Sekaligus

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 276
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa UIN Walisongo Semarang di bidang akademik dan non-akademik, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah menyelenggarakan Kompetisi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. (11/2019). Kompetisi yang diselenggarakan oleh HMJ Akuntansi Syariah UIN Walisongo Semarang ini terdapat dua cabang lomba yaitu lomba futsal dan lomba essay dengan tema […]

  • Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

    Kesiapan Ekonomi Kreatif Menyongsong MEA

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Negara kita butuh keajaiban dalam rangka menyiapkan MEA (Masyarkat Ekonomi ASEAN), yang mau tidak mau, siap tidak siap harus dilAksanakan 2015. Pemerintah dalam hal ini kementrian yang terkait selalu mengumbar ke-optimisan mereka dalam menyongsong MEA, Perangkat dari berbagai kementrian sudah di siapkan jauh-jauh hari untuk menjalankan MEA pada 2015. Kebijakan-kebijkan ekspor-Impor, isu redenominasi dan berbagai […]

  • Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

    Kajur D3 PBS FEBI UIN Walisongo Turut Prihatin atas ‘Depresi Rupiah’

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 315
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stabilitas ekonomi makro di tanah air belakangan sempat mengalami ‘depresi finansial’. Pasalnya nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai level 13.000 Rupiah. Hal demikian tentu akan berimbas pada aktifitas ekonomi makro di Indonesia. Harian Kompas, 30/03/2015, mewartakan bahwa nilai tukar Rupiah masih akan menghadapi sejumlah tantangan, baik dari sisi perekonomian global maupum domestik. Deputi Gubernur […]

expand_less