Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

Generasi Z dan Perangkap FOMO: Menavigasi Tekanan Sosial di Era Digital

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 31 Des 2023
  • visibility 893
  • comment 0 komentar

Oleh: Celine Irfanty (Pimpinan Redaksi)

lpminvest.com – Fear of Missing Out (FOMO) seringkali terdengar di telinga dan dikaitkan dengan generasi Z (gen Z). Generasi yang lahir antara tahun 1997-2012 dimana teknologi berkembang pesat pada tahun-tahun tersebut. Tak heran jika gen Z menjadi generasi yang rentan terpapar digitalisasi, sehingga hampir seluruh aspek kehidupan gen Z erat dengan teknologi.

Generasi Z saat ini berkisar pada usia 26-11 tahun. Pada usia tersebut, penggunaan sosial media tergolong tinggi. Faktanya, gen Z menggunakan sosial media mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur. Dampaknya, gen Z juga rentan untuk terkena FOMO. Meskipun seluruh kalangan juga bisa terdampak FOMO, tetapi potensi gen Z terkena FOMO lebih besar dibandingkan generasi lainnya.

FOMO bukan merupakan fenomena yang baru, melainkan fenomena yang telah ditemukan oleh Dr. Dan Herman pada tahun 1996 dan tertuang dalam publikasi The Journal of Brand Management. Menurutnya, FOMO merupakan perilaku yang mirip dengan ketakutan akan kehilangan peluang dan kesenangan yang dapat dimiliki.

Fenomena FOMO semakin marak dengan kehadiran media sosial. Media sosial menjadi sarana bagi penggunanya untuk memamerkan kehidupan seseorang yang nampak bahagia. Hal ini dapat menimbulkan perasaan negatif bagi pengguna sosial media lainnya, bahkan rasa iri dapat muncul hanya karena postingan orang lain di media sosial. Sosial media dan konten digital yang disajikan malah meciptakan tekanan sosial.

Gen Z yang secara insentif terlibat dengan media sosial, menciptakan ruang antara perbandingan sosial sehingga kecenderungan merasa tertinggal dapat berkembang. Perkembangan teknologi yang turut membersamai tumbuhnya gen Z juga memengaruhi perubahan dalam cara gen Z berinteraksi dan berkomunikasi.

FOMO yang muncul akibat perbandingan sosial yang diperkuat oleh media sosial. Konten media yang orang lain pamerkan melalui media sosial memberikan tampilan kehidupan yang seolah menjadi standar idealis, bahkan seringkali tidak realistis untuk dicapai. Hal ini memicu kekhawatiran dan perasaan kurang berhasil bagi gen Z sebagai salah satu pengguna media sosial dengan tingkat tinggi saat ini.

Sumber: pinterest

Adanya kemajuan teknologi tak selalu mendatangkan hal positif. Bahkan FOMO menjadi salah satu karakteristik yang dimiliki gen Z. FOMO menimbulkan kecanduan terhadap sosial media. Selain itu, gen Z akan lebih sering merasa tertinggal atau kurang berhasil saat melihat pencapaian dan kehidupan glamor orang lain. Individu dengan tingkat FOMO yang tinggi memiliki ketakutan yang besar akan ketertinggalan berita yang up to date sehingga individu harus selalu memantau segala hal yang ada di sosial media.

Gejala dari FOMO sendiri adalah cemas, tidak terpisahkan dengan ponsel, lebih senang berinteraksi secara online, ingin terlihat eksis di dunia maya, dan selalu ingin mengikuti postingan orang lain. Dampak terburuk dari FOMO adalah stress dan gangguan mental. Dapat disimpulkan, bahwa FOMO dapat mengganggu kesejahteraan gen Z.

Keeratan gen Z dengan teknologi menimbulkan dampak FOMO dari penggunaan sosial media dengan tingkat tinggi. Dampak negatif FOMO bisa dihindari dengan mengurangi tingkat FOMO atau bahkan menghilangkan sifat FOMO pada individu. Langkah kecil yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan sosial media dan menggantinya dengan kesibukan yang real. Mulai menyeimbangkan antara kehidupan real dengan kehidupan di dunia maya, sehingga tidak ada timpang tindih antara keduanya.

Selain itu, penting juga membangun strategi yang tepat bagi gen Z untuk mengenali dan mengatasi FOMO dalam kehidupan sehari-hari. Menciptakan rasa puas dan kebiasaan dalam diri secara sehat dalam menggunakan media sosial dan teknologi. Pemanfaatan sosial media secara lebih positif dengan menyortir konten media yang dikonsumsi dari sosial media, sehingga individu pengguna sosial media dapat menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan memuaskan. Maka dari itu, penting untuk menerapkan sikap yang lebih bijak dan sadar dalam menggunakan media sosial dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Penting untuk mengembangkan kesadaran diri dan keseimbangan dalam menjalani kehidupan digital di era saat ini.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    Jaring Atlet Ekonomi, HMJ EI Gelar Kompetisi

    • calendar_month Jum, 16 Nov 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 573
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dalam rangka memeriahkan Febi Fair serta menjaring atlet perlombaan Ekonomi Islam, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) menggelar Islamic Economy Competition dengan tema “Peran Ekonomi Syari’ah dalam Mempersiapkan Sustainable Development Goals”. Jumat, (16/11/2018). Acara yang dibuka oleh Wakil Dekan III FEBI, Khoirul Anwar tersebut bertujuan untuk menarik partisipasi mahasiswa […]

  • Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    Wadek III Baru FEBI Tekankan Kerjasama antar Ormawa FEBI

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Perkenalan dan koordinasi antara Wakil Dekan (WD) III baru, Saekhu dengan kader lembaga kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berlangsung di Gedung H3. Petemuan perdana ini juga dihadiri oleh Khoirul Anwar selaku  demisioner WD III serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan FEBI Muhaemin. Rabu, (5/9/2019). Bagi Saekhu, kontribusi Unit […]

  • bearo casino"> Top 5 tafelspellen bij <a href=bearo casino">

    bearo casino">Top 5 tafelspellen bij bearo casino

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Key facts: Min. storting 10 EUR | Inzetvereisten 37x | Gem. RTP 96.3% | Uitbetalingen 23-47 uur | 1,840 spellen Fout 1: Spellen kiezen zonder RTP te controleren Veel spelers vergeten om de Return to Player (RTP) percentages van tafelspellen te bekijken. Dit is cruciaal. Spellen met een hogere RTP, zoals blackjack, hebben doorgaans een […]

  • Panitia Beri Kejutan Maba FEBI di Akhir PBAK

    Panitia Beri Kejutan Maba FEBI di Akhir PBAK

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 593
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Ribuan mahasiswa baru (maba) mulai meninggalkan lapangan kampus III UIN Walisongo usai penutupan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Berbeda dengan 570 maba FEBI yang berbondong-bondong memenuhi alun-alun FEBI untuk Color Run.  Kamis, (22/8/2019). Menurut Bintang, salah satu seksi acara Panitia PBAK FEBI mengungkapkan bahwa adanya Color Run untuk menghilangkan kepenatan maba usai berhari-hari […]

  • Si Kembar dengan IPK Sama, Kantongi Predikat Mahasiswi Terbaik

    Si Kembar dengan IPK Sama, Kantongi Predikat Mahasiswi Terbaik

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 693
    • 0Komentar

    lpm.invest.com- Wisudawati kembar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam(FEBI) UIN Walisongo mendapatkan gelar sarjana terbaik di Program Studi  S1 Perbankan Syariah. Gelar ini diraih oleh Novatul Isrowiyah dan Nofiyatul Khoiriyah, saudara kembar yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sama yaitu 3,89 dengan predikat cumlaude. Senin, (18/11/2019). Tidak hanya itu, Novatul juga ternyata penerima bidik misi […]

  • FEBI Bekali Anggota Ormawa dengan Pelatihan Kepemimpinan 2023

    FEBI Bekali Anggota Ormawa dengan Pelatihan Kepemimpinan 2023

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 708
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna mempersiapkan pemimpin lembaga, mulai dari eksekutif, legislatif hingga minat bakat yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar “Pelatihan Kepemimpinan” yang dilaksanakan pada hari Senin-Selasa tanggal 30 (30-31/1/2023). Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana acara ini dilaksanakan di kampus, tetapi pada tahun ini bertempat di Balai Diklat […]

expand_less