Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 30 Des 2022
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Oleh: Ahmad Kasyif Syarof (Wakil PU)

Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan acara akbar itu meliputi strategi dan solusi terbaik untuk menjawab tantangan pembangunan dan industri. Rangkaian acara IDF tahun ini memuat 4 skema.

Pertama INSPIRE, merupakan rangkaian yang menghimpun sumber inspirasi perumusan kebijakan diantaranya berasal dari praktik terbaik dan kisah sukses yang dapat menjadi motto serta pembelajaran. Kedua, IMAGINE sebagai rangkaian yang menampung aspirasi masa depan Indonesia yaitu ide-ide segar dari berbagai lapisan masyarakat terkait arah solusi yang perlu diambil dalam mengatasi tantangan pembangunan dan masih merupakan buah pemikiran yang butuh dimatangkan lebih lanjut untuk memperjelas wujudnya. Ketiga, INNOVATE merupakan sesi yang mewadahi diskusi produktif mengenai ide-ide pembangunan yang sudah berbentuk inovasi, dimana relatif terdapat kesiapan lebih terkait program maupun produk inovasi dengan potensi lebih untuk selanjutnya, mengarah kepada kreasi an kolaborasi untuk proses Implementasi, sedangkan yang terakhir yaitu INITIATE. Keempat, INITIATE merupakan tahap akhir berupa rencana aksi dan rencana tindak lanjut IDF yang berperan menutup keseluruhan rangkaian acara tersebut. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Bapak Taufiq Hanafi.

Puncsk Acara Indonesia Development Forum 2022. Sumber: Youtube

Pembangunan Indonesia dilihat dari berbagai fundamentalnya terdapat 4 sumber pertumbuhan dalam Negeri dimasa depan. Pertama, Industri Pengolahan dimana Industri ini harus menjadi Industri Kompleks yang didalamnya juga menguasai pasar, produksi, serta teknologinya. Adanya hal diatas, maka Industri Pengolahan akan menjadi Industri Maju dan berbeda dengan Industri yang marak di Indonesia yakni Industri Garmen.

Kedua, Ekspor dibidang jasa, jika dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dunia ekspor impor hanya tentang barang. Bahkan tidak ada sama sekali yang menyangkut ekspor impor jasa. Agar Triwulan III Indonesia bisa lebih kuat, maka harus memperbaiki neraca perdagangan jasa, jadi tidak hanya barang tapi juga jasa. Contoh Negara yang sukses dibidang ekspor jasa adalah Korea Selatan. Negara ini menumbuhkan ekspor jasa melalui Drama Korea (Drakor) dan K-Pop. Salah satu ekspor jasa yang berpotensi di Indonesia yakni sektor pariwisata, seperti yang kita ketahui bahwa sektor pariwisata di negara ini sangat berkembang. Hal tersebut tercermin dari adanya KTT G20 beberapa waktu lalu yang dihadiri perwakilan setiap negara keanggotaan forum multilateral itu. G20 memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Indonesia, khususnya wilayah Bali.

Ketiga, Ekonomi Digital dimana Indonesia sudah jelas mempunyai potensi ekonomi digital. Bisnis digital hidup karena adanya Interrnet Connection (Jaringan Internet). Salah satu faktor yang bisa membuat ekonomi digital berkembang adalah Entrepreneurship yang muncul dari perusahaan-perusahaan Start-Up. Indonesia butuh lebih banyak pengusaha untuk meningkatkan Start-Up agar bisa bersaing dengan Negara lain mengingat sekarang Indonesia masuk ke dalam 10 Negara dengan Industri Start-Up terbesar.

Terakhir, Green Economy (Ekonomi Hijau). Indonesia adalah salah satu pemilik cadangan nikel terbesar. Bappenas harus menekan pemerintah terutama kepada Kementerian Energi dan PLN untuk membuat jaringan transmisi yang tidak lagi lokal. Karena dengan adanya baterai, maka konektivitas listriknya harus dibangun dengan grade yang lengkap.

Prof. Bambang Brodjonegoro menyampaikan satu (1) hal mengenai potensi manufaktur Indonesia, “Kalau kita ingin mengaktualisasi manufaktur di Indonesia gunakanlah momen yang tepat. Jadi, ketika ndonesia punya program 10.000 megawatt lah atau sekian ribu megawatt harusnya pada saat itu juga Indonesia membangun kapabilitas Manufacturing untuk Builder, untuk Turbin”. Prof. Ricardo Hausmann juga menyampaikan terkait keseriusan Indonesia terhadap Green Economy, ”Kalau Indonesia mau serius masuk Green Economy, jangan hanya menjadi Consumer yang baik, jangan hanya menjadi Importer yang baik, tapi jadilah produser yang kompeten, produser yang nantinya bisa bikin berbagai macam jenis pembangkit atau teknologi yang berkaitan tentang Green Economy”.

Adanya gambaran empat (4) sumber pertumbuhan Indonesia dimasa depan, bukan hanya pemerintah yang berperan untuk kemajuan ekonomi di Indonesia. Namun lebih dari itu, masyarakat juga bisa turut andil dalam memajukan sektor ekonomi pembangunan di Indonesia nan berkelanjutan.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda Makin Asyik dengan Pesembahan Gamelan dan Sinden

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 254
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan wisuda periode Agustus kepada Sarjana (S1) yang ke-93, Magister (S2) yang ke-60, dan Doctor (S3) yang ke–36 pada Rabu, (21/08/2024) di gedung Auditorium II kampus 3. Para wisudawan saat memasuki auditorium II diiringi dengan hadrah. Acara ini diselenggarakan dengan meriah disertai dengan penampilan gamelan serta sinden […]

  • Bolehkah Sekali Saja Kumenangis

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 405
    • 0Komentar

      Identitas Film Judul                     : Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis Kategori Film        : Drama Keluarga Sutradara              : Reka Wijaya Produser               : Umay Shahab Penulis                  : Junisya Aurelita, Rezy Junio, Santy Diliana dan Alim Sudio Produksi          […]

  • Tikus Bergelar

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Oleh : Amimah Ulul Demi kefanaan berupa harta meruah Demi tak cukup sesuap nasi, mengaharap hidangan di meja yang meriah Perut membuncit, gelegek pun mendesah Ah… nikmatlah sudah.. Berhias kacamata kinclong bergaya sok songong Wara wiri di gedongan ala orang budiman Penuh gaya di podium, bercakap lantang tentang kerakyatan Si tikus terus bergerilya Di balik […]

  • Bazar; Wujud Karya di Harlah FDK

    • calendar_month Sel, 10 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 176
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Guna menunjukkan karya mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FDK menggelar bazar dalam acara semarak hari lahir (harlah) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) ke 48, bertajuk “Bersatu Membangun Indonesia dengan Karya”. Senin, (9/4/2018). Sesuai dengan tema tersebut, panitia pelaksana acara, Ainis menuturkan bahwa serangkaian acara dalam semarak harlah FDK bertujuan untuk memperlihatkan bahwa mahasiswa […]

  • Beauty Privilege

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Ada satu pepatah terkenal yang agak terdengar omong kosong untuk diterapkan di dunia nyata yang serba menggunakan mata. “Dont’t Judge Book by the Cover” atau versi bahasa Indonesianya “Jangan Menilai Buku dari Sampulnya”. Penilaian terhadap objek untuk pertama kalinya tentu menilai secara visual. Mustahil seseorang mampu menilai buku dari isinya sedangkan belum membacanya. Begitu pun […]

  • Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi untuk Ibu Hamil

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 185
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo menggelar sosialisasi sadar stunting untuk ibu hamil pada Senin (19/10/2020). Bertempat di Desa Wanutunggal, Kecamatan Godong, Grobogan, kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat. Menurut Tim KKN RdR UIN Walisongo kelompok bagi balita dan anak di bawah tiga tahun batita,” ujar Davi […]

expand_less
Exit mobile version