Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Lebaran di Era Digital: Ketika Silaturahmi Tak Lagi Terhalang Jarak

Lebaran di Era Digital: Ketika Silaturahmi Tak Lagi Terhalang Jarak

  • account_circle admin1
  • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia menyambut Lebaran dengan penuh suka cita. Momen kemenangan setelah sebulan berpuasa ini selalu identik dengan tradisi saling memaafkan dan berkumpul bersama keluarga. Namun di zaman sekarang, cara kita bersilaturahmi mengalami perubahan menarik berkat hadirnya teknologi digital.

Dulu, merayakan Lebaran berarti harus pulang kampung, bersalaman langsung, dan mengunjungi rumah sanak saudara satu per satu. Kini, dengan bantuan smartphone dan internet, kita bisa menyambung silaturahmi meski terpisah ribuan kilometer. Video call menjadi pengganti tatap muka, pesan broadcast menggantikan kartu Lebaran fisik, dan media sosial menjadi ajang saling mengirim doa.

Perubahan ini membawa banyak kemudahan. Para perantau yang tak bisa pulang kampung tetap bisa bertemu keluarga via zoom atau via chatting. Kakek-nenek bisa melihat cucu-cucunya tumbuh besar melalui video call. Bahkan tradisi bagi-bagi THR pun kini bisa dilakukan secara digital melalui transfer uang elektronik.

Tapi tentu ada yang berbeda. Hangatnya pelukan, nikmatnya makan bersama sepiring ketupat, atau ramainya obrolan di teras rumah tak sepenuhnya bisa tergantikan oleh teknologi. Kadang sinyal yang putus-putus atau layar yang membeku justru bikin kesal. Belum lagi salah kirim pesan yang malah bikin salah paham.

Yang menarik, teknologi justru membuat silaturahmi jadi lebih kreatif. Ada yang bikin grup keluarga khusus Lebaran, mengadakan kuis berhadiah via WhatsApp, atau bahkan nonton bareng konser Lebaran secara virtual. Tradisi baru ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Lebaran tetap hidup, hanya bentuknya saja yang berubah.

Di balik semua kemudahan ini, esensi Lebaran tetaplah sama: saling memaafkan dan mempererat hubungan. Teknologi hadir bukan untuk menggantikan silaturahmi tradisional, melainkan melengkapinya. Bagi yang bisa bertemu langsung, tentu itu lebih baik. Tapi bagi yang terpisah jarak, setidaknya kita masih punya cara untuk tetap terhubung.

Sebagai penutup, perkembangan digital ini mengajarkan kita bahwa hakikat silaturahmi bukan sekadar bertemu fisik, tapi menjaga kehangatan hubungan. Di era dimana jarak bukan lagi penghalang, semangat Lebaran justru bisa lebih luas dirasakan. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin! Mari kita jadikan teknologi sebagai jembatan, bukan pengganti, dari kehangatan silaturahmi yang sesungguhnya.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Paripurna III ORMAWA FEBI 2024 Alami Keterlambatan, Tuai Kritikan dari Wakil Dekan

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 163
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sidang paripurna III Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) digelar pada Jum’at, (08/03/2024) bertempat di Gedung Auditorium 1 Lantai 2 kampus 1 UIN Walisongo. Sidang tersebut mengusung tema ‘Optimalisasi Program Kerja Ormawa FEBI dalam Menciptakan Sinergitas Antar Lembaga’. Acara ini diikuti oleh seluruh perwakilan Ormawa, yakni Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan […]

  • Marak Intoleransi, Guru Besar dan Akademisi Buat Petisi Untuk Presiden

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 150
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Silaturrahim Guru Besar dan Akademisi se-Jawa Tengah bertajuk “Rahim Bangsa, Meski Berbeda, Kita Saudara” ini berlangsung di Auditorium 1 Lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Para Guru Besar dan Akademisi ini mendiskusikan keadaan Indonesia akhir-akhir ini ramai, pasalnya, prasangka, kebencian, fitnah, intoleransi kian mengancam demikrasi dan kebhinekaan kita. Dari silaturrahim ini tercetus ide […]

  • Gedung Belum Memadahi, UIN Walisongo Buka Tiga Fakultas baru.

    • calendar_month Ming, 8 Nov 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 158
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Sebagai tindak lanjut Bertransformasinya IAIN Walisongo menjadi UIN Walisongo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin meresmikan tiga Fakultas baru. Rabu, (4/11/2015). Acara yang dilaksankan di Auditorium II kampus III UIN Walisongo ini dihadiri oleh Menteri Agama RI, serta perwakilan dari Polisi Daerah (POLDA) Jawa Tengah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kantor wilayah (KANWIL) agama Propinsi Jawa […]

  • Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Omset Tukang Parkir Melejit

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 152
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rabu, (07/10/2020) Demo besar-besaran telah terjadi di depan Gedung DPRD Jawa Tengah yang berada di Kota Semarang. Ribuan mahasiswa dan para buruh se-Semarang berkumpul jadi dalam rangka menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Dengan kondisi yang sangat ramai otomatis tukang parkir khusus nya,mendapatkan omset yang cukup lumayan “alhamdulilah sangat tidak saya sangka akan ada demo,karena […]

  • FEBI & PBAS Bersolawat Hadirkan Habib Syafi’i bin Idrus

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 177
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Perbankan Syariah (PBAS) Bersholawat dalam rangka Dies Natalis FEBI ke-10 dan Dies Natalis PBAS ke-8 sukses digelar pada kamis, (02/11/2023) yang dilaksanakan di auditorium 2 kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB. Menghadirkan Habib Syafi’i bin idrus, K. Marzuqi […]

  • Mahasiswa Fisika Cetuskan Sistem Monitoring Tambak Udang Berbasis Internet

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 172
    • 0Komentar

      lpminvest.com- Olimpiade Sains Mahasiswa (OSM) merupakan ajang kompetisi untuk Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) tingkat Regional UIN, dan IAIN Se-Indonesia. Salah satu cabang lomba yang diperlombakan adalah Inovasi Teknologi Tepat Guna (ITTG), dimana setiap peserta diwajibkan membuat suatu temuan baru berbasis teknologi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan sumber daya alam. Salah satu inovasi menarik […]

expand_less
Exit mobile version