Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

Kuliah Sambil Bisnis, Siapa Takut?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2015
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Muhammad Ridlwan, mahasiswa semester 6 FEBI UIN Walisongo

lpminvest.com Ketatnya persaingan ekonomi global pada saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengusaha, terlebih mahasiswa. Apalagi pada tahun 2015 ini akan diberlakukan adanya pasar bebas ASEAN. Berkat ketekunan dan kreatifnya, Muhammad Ridlwan salah seorang mahasiswa UIN Walisongo Semarang saat ini sedang menekuni usaha propertinya.

Meskipun saat ini Ridwan sedang menjalankan usaha, dia tidak melupakan tanggungjawabnya sebagai mahasiswa. Pria asli Semarang ini mengaku, pengalaman bisnisnya diperoleh ketika membantu bisnis kedua orang tuanya hingga akhirnya dia menjalankan usahanya sendiri.

”Saat ini saya sudah menjalankan usaha sendiri selama satu tahun. Sebelumnya saya ikut orang tua berbisnis selama empat tahun. Jadi bisa dibilang saya melanjutkan bisnis kedua orang tua saya. Namun saya punya prinsip sendiri, enggak semuanya tergantung pada orang tua. Saya mencoba menjalankan bisnis ini sendiri. Ya itung-itung sebagai latihan,” tutur mahasiswa semester enam tersebut. Rabu, (4/3/2015).

Pria yang akrab dipanggil “Hab-hab” itu adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo. Sebelumnya ia juga pernah berbisnis rental mobil. Namun usaha tersebut tidak ia lanjutkan karena mengganggu aktifitas akademiknya.

”Sebelum usaha properti, dulu saya pernah punya usaha rental mobil. Saat itu nilai akademik saya turun karena banyak melayani pelanggan rental saya. Akhirnya usaha rental mobil terpaksa saya sudahi,” ungkapnya.

Menurut Ridlwan, bisnis properti jauh lebih menguntungkan. Keuntungan penjualan rumah yang diperoleh bisa mencapai dua kali lipat dari modal awal.

”Untuk membuat satu rumah butuh uang lima puluh lima juta. Mulai dari beli tanah, membangun rumah, dan pemasaran, jika semuanya dilakukan sendiri maka untungnya akan lebih besar.” terang pria berbadan gemuk itu.

”Saya sudah menjual empat buah rumah. Dua rumah rencananya mau saya jual lagi. Luas tanahnya 84 meter persegi, tipe 65. Untuk menjual satu rumah tipe 86 dengan modal lima puluh lima juta tadi, saya bisa jual seharga seratus delapan puluh juta. Itu sudah termasuk laba. Kalau ikut pengembang PT. sih sudah lebih dari lima puluh rumah yang terjual.” terang Ridlwan.

Sebagai mahasiswa FEBI, Ridwan mengharapkan agar teman-temannya tidak takut berwirausaha sejak menjadi mahasiswa.

”Saat ini kebanyakan orang takut gagal, belum apa-apa orang sudah menyerah dengan satu kegagalan saja. Karena takut gagal akhirnya usahanya berhenti. Coba kalau kita optimis, pasti ada jalan. Sukses itu milik kita semua, bukan hanya milik orang kaya saja,” Imbuh Ridlwan untuk menutup percakapan. (Tatang/Ulya_Invest).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Tahun Aksi Kamisan; Potret Buram Penegakkan HAM di Indonesia

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Oleh: Dziyaul L. Tamrin Alumni Lembaga Pers Mahasiswa Invest “Black represents the gloom of this country in terms of human rights. The umbrella carries the message that our right to stage this rally is protected by the Constitution,” Said Commission for Missing Persons and Victims of Violence member Yati Andriani. Banyak negara yang mempunyai rekam […]

  • Webinar Kesetaraan Gender; Dilema Perempuan dan Kemampuan Multitaskingnya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 359
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Webinar Kesetaraan Gender dengan tema “Peran Penting Wanita Karier dalam Pekerjaan dan Keluarga” digelar pada Kamis, (4/11/2021). Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN RdR Angkatan 77 Kelompok 21 UIN Walisongo Semarang lewat platform virtual Zoom Meeting. Tema ini diangkat untuk menegaskan bahwa perempuan diputari oleh dilema atas keadaan karena ke-serba bisaan-nya atau multitasking. Webinar […]

  • Dedi dan Tim Raih Predikat Majalah Bayangan Terbaik dalam Workshop Lapangan 2019

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 298
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Usai mengikuti workshop materi pada Kamis dan Jumat (10-11/10/2019) kemarin, calon kru magang Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Invest 2019 mengikuti workshop lapangan. Workshop lapangan merupakan penerapan langsung materi kejurnalistikan yang telah dipelajari sebelumnya. Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari pada Sabtu dan Minggu di Candi Gedong Songo Semarang. Saat workshop lapangan, calon kru magang 2019 […]

  • Kartiniku

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Katamu, Aku adalah hadiah terindah Tuhan Yang dititipkan melalui rahimmu Sebagai penerang malam Dikala engkau dalam kesunyian   Katamu, Kau mungkin bukan ibu yang sempurna Tetapi, kau ingin menjadi ibu terbaik Untukku dan keluargamu Dan ketahuilah ibu.. Kau ibu terbaik yang pernah aku minta   Tuhan, Terimakasih telah memberiku cinta tanpa syarat dari seorang ibu […]

  • Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 283
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa)  tahun 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang terpantau lancar.  Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Parkiran Gedung H Kampus III. Rabu, (28/12/2016). Tempat Pemungutan Suara nampak ramai oleh para mahasiswa yang akan melakukan pencoblosan. Acara pemungutan suara dimulai pukul 08.30 di setiap Fakultas. Pemilihan Mahasiswa tahun ini […]

  • Peluk Lara dalam Asa

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Peluk Lara dalam Asa Oleh : Ummi Zahrotun N Kaki yang hampir tak kuat berpijak Telinga yang hampir saja tuli Lisan yang hampir saja membisu Raga yang hampir saja goyah Hati yang hampir saja mati Angan-angan yang hampir saja musnah Perjalanan berkelana ini sungguh melelahkan, Tuhan Kelana ini hanya dipenuhi dengan ketidakmungkinan Kelana ini hanya […]

expand_less
Exit mobile version