Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

Belajar dariKebijakan Ekonomi Kontroversial Umar bin Khattab

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2017
  • visibility 1.153
  • comment 0 komentar
http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

http://waksab.blogspot.co.id/2011/01/meneladani-pemerintahan-khalifah-umar.html

Tanpa konflik hidup kurang menarik. Begitulah kira-kira kalimat yang pas untuk menggambarkan Indonesia dewasa ini yah Investers. Bukan berarti sejak dulu tidak ada konflik, hanya saja akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sedang cengeng dan sensi menghadapi situasi. Sehingga masalah kecil terkesan dibesar-besarkan dan menjadi viral di media sosial.

Salah satu masalah terkini yang paling menyulut kontroversi adalah berita hoax. Investers tahu kan, maraknya informasi bermuatan politik, adu domba, doktrin, dan fanatisme di media sosial membuat netizen gerah. Sehingga banyak netizen terprovokasi berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Tak heran jika media sosial menjadi sarana empuk bagi banyak orang yang ingin mengadu domba dan memecah belah persatuan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Bukan tidak mungkin banyak isu-isu hoax beredar demi melancarkan kampanye politik. Bahkan atmosfer kontroversi selalu hadir menjelang Pilpres. Dan kian kental sejak Joko Widodo menyandang status presiden. Terbukti mulai dari kehidupan pribadinya, rekam jejaknya, hingga kebijakan-kebijakannya selalu diperdebatkan.

Jika menilik ke sejarah Islam, ternyata kontroversi dalam membuat kebijakan juga pernah dialami oleh khulafaurrasyidin yang kedua loh. Ya, Umar bin Khattab. Apa saja sih kebijakan kontroversial yang dibuat khalifah Umar? Mengapa kebijakannya menjadi kontroversi?

Umar bin Khattab dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun lembut hatinya. Pencapaiannya selama menjadi khalifah yang paling fenomenal adalah di bidang ekonomi. Walaupun ada beberapa yang menimbulkan kontroversi, Ia berhasil mewujudkan kesejahteraan rakyat yang merata melalui kebijakan-kebijakannya. Untuk lebih jelasnya, berikut kami rangkum empat kebijakan kontroversial Umar bin Khattab yang bersumber dari beberapa buku dan jurnal :

  1. Menyisihkan sebagian harta di Baitul Mal

Mengapa menyisihkan sebagian harta menjadi kontroversi? Nah, Investers heran kan? Hal ini dikarenakan Nabi dan khalifah sebelumnya belum pernah menerapkan kebijakan tersebut. Sebelumnya, semua harta di Baitul Mal langsung dihabiskan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Jadi kebijakan ini bisa disebut sebagai bid’ah hasanah.

Usut punya usut, Umar menyisihkan sebagian harta sebagai cadangan tujuannya adalah untuk berjaga-jaga barangkali ada kebutuhan negara yang mendesak, seperti perang dan bencana alam. Dan ternyata, kebijakan menyisihkan harta sebagai cadangan yang dibuat Umar masih diterapkan hingga sekarang loh, yaitu rasio cadangan wajib (Reserve Requirement Ratio) yang menjadi salah satu instrumen kebijakan moneter di Indonesia. Wah futuristik yah khalifah kita yang satu ini.

  1. Membatalkan pemberian zakat untuk mualaf

Bagaimana tidak menjadi kontroversi, sudah jelas bahwa mualaf adalah golongan yang termasuk dalam delapan asnaf (orang-orang yang berhak menerima zakat). Namun Umar membatalkan pemberian zakat untuk Muallaf . Alasannya, Muallaf yang sekiranya mampu dan sudah kokoh pondasi keimanannya tidak perlu menerima zakat, lebih baik zakatnya diberikan kepada yang lebih membutuhkan yaitu fakir miskin. Hmm.. kebijakan yang logis yah investers.

  1. Memungut dan membayar zakat dua kali lipat

Loh loh loh kok bisa dua kali lipat? Cepat kaya dong negara ini.

Begini investers, dalam buku Keuangan Publik Islam yang ditulis oleh Nurul Huda, dkk dijelaskan bahwa Umar memberlakukan kebijakan ini bukan tanpa alasan. Melainkan berlaku bagi Muzakki dan Mustahik yang di tahun sebelumnya belum membayar dan menerima zakat. Jadi Muzakki wajib membayar zakat dua kali lipat dan Mustahik berhak menerima zakat dua kali lipat di tahun berikutnya.

  1. Memberi tunjangan fakir miskin

Ini nih kebijakan Umar yang paling kontroversial investers. Pada masa pemerintahan Umar, setiap orang fakir mendapat seekor unta penuh dengan muatan kebutuhan pokok, dan setiap orang miskin mendapat seekor anak unta beserta dua induknya. Hal ini menjadi kontroversi karena masyarakat beranggapan bahwa kebijakan ini dapat mengakibatkan malas bekerja dan bingung jika nantinya tunjangan harus dicabut.

Namun sebenarnya Umar memberikan unta kepada masyarakat miskin bertujuan untuk diternakkan. Sehingga untanya berkembang biak dan menghasilkan yang nantinya dapat mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

Nah, itulah empat kebijakan ekonomi kontroversial Umar bin Khattab. Dari sejarah di atas dapat diambil pelajaran bahwa tidak sepatutnya kita mengejudge tindakan seseorang sebelum kita ketahui apa maksud dan tujuan orang tersebut melakukannya. Terbukti dengan kebijakan yang walaupun mengakibatkan kontroversi, Umar mampu menciptakan negara yang makmur dan sejahtera rakyatnya. Bahkan menurut sejarah, hampir tidak ditemukan orang yang mau menerima zakat pada masa itu. Bisa dibayangkan betapa meratanya perekonomian di masa Umar.

Jadi untuk mencegah kontroversi dan provokasi, sudah sepatutnya kita cerdas dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya dan jangan gegabah ya investers ! (Hasna_[i])

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MABA dan Kebingungannya Untuk Memilih

    • calendar_month Ming, 28 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Foto bersama Kru LPM Invest Rasa-rasanya sudah lama saya vakum dari dunia tulis menulis dengan gaya tulisan ngepop, malam ini adalah malam minggu, yang sebagian orang (yang berpasangan) keluar memadu kasih (aku rak popo). Dari kegelisahan malam minggu ini aku nyoba buka-buka medsos. Eh, ternyata rame mahasiswa maupun mahasiswi (belum bisa dipastikan jomblo apa nggak) membicarakan soal […]

  • Cabor Silat Sumbang Tujuh Medali untuk Febi

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil meraih tujuh medali dari cabang olahraga (cabor) silat pada Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah, dan keterampilan (Orsenik) 2019. Cabor silat mempertandingkan tiga kategori, yaitu kategori laga, seni tunggal dan seni berganda. Lomba tersebut diselenggarakan di Auditorim I Kampus I UIN Walisongo Semarang. Kamis, (19/9/2019). Tujuh mendali yang […]

  • Meski Gagal Mendapatkan Emas, Paskibra FEBI Sabet 4 Kategori Kemenangan

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 654
    • 0Komentar

    lpminvest.com –  Salah satu cabang perlombaan yang dilaksanakan di hari kedua Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2019 adalah Lomba Formasi Pengibaran Bendera (LFPB). Meski hanya mampu menyabet medali perunggu, pada cabang perlombaan tersebut Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) berhasil memborong empat kategori kemenangan. Selain kategori Lomba Formasi Pengibaran […]

  • Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 740
    • 0Komentar

     Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan […]

  • Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 676
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Syarifudin Fahmi, selaku Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U) 2018 meluncurkan Nota Keberatan atas Jaminan Kesehatan Nasional yang ditujukan  kepada pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (5/01/2018). Peluncuran nota ini merupakan tindak lanjut pasca proses audiensi terkait penjelasan teknis JKN-KIS bagi mahasiswa UIN Walisongo bersama tim BPJS kota Semarang yang dilaksanakan di Ruang Sidang […]

  • KKN Posko 55 UIN Walisongo,  Tumbuhkan Karakter Keislaman dengan FAS

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 704
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Lomba Festifal Anak Sholeh (FAS) yang usai digelar oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang posko 55 menerima tanggapan positif dari masyarakat. Terbuti dengan antusias peserta yaitu kurang lebih 150 anak yang mengikuti lomba, baik dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Sekolah Dasar (SD). Selasa, (19/11/2019). “Di Desa […]

expand_less
Exit mobile version