Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Aktivis Bawah Pohon

Aktivis Bawah Pohon

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar istilah ini? Aktivis bawah pohon. Begitu kami  menyebut mereka para mahasiswa dan mahasiswi yang membuka stand di bawah pohon, sebelumnya saya juga terinspirasi dari seorang dosen saya yang bercerita melihat para mahasiswa yang sedang berkumpul disepanjang jalan kampus III UIN Walisongo dibawah-bawah pohon.

Memilih tempat di bawah pohon bukanlah tanpa alasan. Strategi itu dilaksanakan selain guna solusi mencari tempat yang strategis, tetapi juga ditujukan untuk kenyamanan dalam pelaksanaan UKM dan guna mengajak mahasiswa yang lain agar mengetahui pentingnya organisasi dan berbagai kegiatan yang ada di kampus. Sehingga tercipta mahasiswa yang bersikap kritis dan peduli terhadap ilmu pengetahuan dan pasang surutnya negeri ini. Karena mahasiswa adalah sebagai agen of change bagi masa depan bangsa Indonesia.

Setiap tahun, setiap mahasiswa baru datang. Para senior selalu melakukan hal sama, membuka stand-stand di depan perpustakaan, depan kelas, depan audit. Tentu saja tujuannya satu, berburu mangsa mencari bakat para mahasiswa baru. Agar mahasiswa baru bisa melihat apa saja unit-unit kegiatan mahasiswa yang ada di kampus yang sekiranya cocok dengan bakat mereka.

Unit kegiatan mahasiswa ini tentu saja sangat bermanfaat, tetapi banyak pula yang terlalu asyik dengan titlenya sebagai aktivis mereka melupakan tugas utama mereka dalam bidang akademik. Bukankah lebih baik dua duanya bisa seimbangi?. Unit kegiatan mahasiswa ini diadakan agar para mahasiswa tidak hanya menjadi para mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) tetapi juga mempunyai kegiatan positive lainnya. Tetapi, sedikit banyak dari mereka menyalah gunakan kegiatan yang seharusnya positive ini, misalkan seperti ngoko-ngoko diwarung hingga larut malam dengan mengatas namakan kegiatan kampus.

UIN Walisongo memiliki unit kegiatan mahasiswa yang sangat beragam, dimulai dari lembaga-lembaga bahasa yang menawarkan para mahasiswa agar bisa memperdalam bahasa arab serta bahasa inggris mereka, lalu lembaga pers mahasiswa yang memberikan peluang kepada mereka untuk mengeluarkan bakat mereka dalam menulis, fotografer, desain grafis dll, lalu ada teater-teater, cabang-cabang olah raga, lalu lembaga yang berbau religius, dan beberapa organisasi-organisasi seperti PMII, HMI, dll.

Aktifis bawah pohon juga berperan menjembatani mahasiswa agar tak hanya mampu sukses kuliah akan tetapi juga sukses organisasi. Diharapkan mahasiswa mampu terjun ke masyarakat dan memajukan bangsa Indoesia. Sehingga aktifis bawah pohon mendapat respon positif sebagai salah satu pilar menjadi mahasiswa yang sukses kuliah dan organisasi. selain itu, diharapkan aktifis bawah pohon tetap menjaga akhlakul karimah sebagai identitas mahasiswa UIN Walisongo Semarang. (Uyun/Niswa) LPM_Invest

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meruwat Kerukunan Beragama Melalui Pameran Kitab Suci Lintas Agama

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 404
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Untuk meningkatkan kerukunan umat beragama di Kota Semarang, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang bersama Komisi Kitab Suci Kevikepan Semarang mengadakan Pameran Kitab Suci Lintas Agama dengan tema “Damai Kotaku Semarang Hebat”. Acara yang dihelat di Gedung Sukasari, kompleks Gereja Katedral Sub Tutela Matris, Jl.Dr.Sutomo Semarang […]

  • Akmal Habib Ngaku Ngegas Sejak Awal untuk Kantongi IPK 3,97

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 386
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Suasana pandemi Covid-19 bukan menjadi alasan UIN Walisongo Semarang untuk menggelar wisuda secara virtual. Dihadapkan dengan keterbatasan tatap muka membuat wisuda kali ini menggunakan model Face Tracking Animation yang ditayangkan di kanal youtube UIN Walisongo Semarang. Kamis (06/8/2020). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menyebutkan adanya kategori skripsi terbaik tingkat universitas. Kali ini prestasi tersebut […]

  • Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 293
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo menjadikan Flash MOB Color Fun sebagai salah satu rangkaian acara penutupan Pengenalan Budaya dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 kali ini. Acara tersebut diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan tarian pompom serentak diiringi musik jingle PBAK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengimplementasikan jargon PBAK 2018 yaitu “Cerdas dan Berkarya”. […]

  • FEBI Bekali Anggota Ormawa dengan Pelatihan Kepemimpinan 2023

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 297
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Guna mempersiapkan pemimpin lembaga, mulai dari eksekutif, legislatif hingga minat bakat yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang menggelar “Pelatihan Kepemimpinan” yang dilaksanakan pada hari Senin-Selasa tanggal 30 (30-31/1/2023). Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana acara ini dilaksanakan di kampus, tetapi pada tahun ini bertempat di Balai Diklat […]

  • Aneh

    • calendar_month Sel, 1 Mei 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Oleh: Sahrul Amar Saksena Jalanan ramai Dua orang sibuk ke ujung Seluruh ruang menyempit Menghimpit andai-andai yang membesar  Jari dan asap rokok sibuk menandingi kealpaan suaramu Jendela membelah mata Kanan dan kiri Membelah kenyataan dan harapan Bahwa di tempat yang kecil dan luas ini Aku mendatangimu dan kau tidak menyerahkan dirimu Aku menolak pulang Pulang […]

  • Konsep Ekonomi Pertanian Ibnu Khaldun

    • calendar_month Jum, 4 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    “Hutan gunung sawah lautan, simpanan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa,” potongan lirik ini seakan mampu menggambarkan kondisi negara saat ini. Kepiluan nasib pertanian kian menyayat kalbu. Bagaimana tidak, saat ini jumlah petani banyak yang masuk ke usia tua dan minim sekali dari kalangan milenial. Tentu ini akan berpengaruh terhadap produktivitas pangan. Jauh […]

expand_less
Exit mobile version