Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

Enam Tips Atasi Penyakit Insecure

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
  • visibility 864
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Yudi Subagja
(Sumber Gambar: forbes.com)

Mengingatkan salah satu iklan kartu provider 3 Indie+ pada tahun 2013 silam, dalam iklan tersebut diperagakan oleh beberapa anak kecil menceritakan permasalahan yang dialami oleh orang dewasa dan dibagian akhir iklan tersebut ada seorang anak yang mengatakan bahwa “ Jadi orang gede menyenangkan, tapi susah dijalanin ,“ lantas hal tersebutlah yang menjadi realita anak muda jaman sekarang. Saat berada di usia 18 tahun hal beratnya adalah sekadar memikirkan masa depan. Tetapi usia 20 – 25 tahun beratnya adalah dalam tindakan (action). Tidak bisa hanya sekadar memikirkan masa depan, namun benar-benar harus banyak tindakan daripada berpikir.

Alasan mengapa anak jaman sekarang mengalami hal tersebut biasanya disebabkan karena dua faktor, yaitu: faktor internal yang mucul dari dalam diri, dan faktor eksternal dari lingkungan sekitar. Istilah yang dikenal saat ini adalah insecure terhadap diri sendiri. Kata insecure merupakan kata dalam bahasa Inggris yang artinya tidak aman, selain itu juga diartikan sebagai keadaan dimana ketika seseorang merasa cemas dan takut berlebihan dengan suatu hal karena faktor lingkungan atau orang lain.

Dilansir dari Good Therapy, tidak ada penyebab pasti seseorang merasa insecure terhadap diri maupun kehidupannya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang selalu merasa insecure pada dirinya, seperti trauma, memiliki masalah pada penampilannya atau body dysmorphic disorder, serta kepercayaan diri yang rendah.

Kata insecure sering diucapkan oleh orang-orang yang biasanya sedang merasa cemas atau tidak percaya diri terhadap sesuatu. Selain itu, kata ini juga akan muncul saat seseorang sedang merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri pada situasi tertentu. Hal ini bisa terjadi pada individu, saat sedang merasa tidak percaya dengan dirinya sendiri.

Lantas, apakah seseorang bisa keluar dari perasaan insecure yang dialaminya saat usia dewasa? Jawabannya tentu saja bisa, namun hal tersebut perlu proses panjang dan tidak instan. Nah, berikut penjelasan beberapa poin agar kita semua bisa menjadi orang yang lebih percaya diri lagi dan hidup seutuhnya.

Pertama, membuat tujuan dalam hidup. Hidup itu harus punya tujuan, bisa diibaratkan hidup adalah sebuah perjalanan sedangkan tujuan adalah kompasnya. Supaya hidup kita tidak salah arah bahkan tersesat, maka kita harus membuat sebuah tujuan. Hal ini akan berguna untuk masa depan kita sendiri, bukan untuk orang lain.

Kedua, mencari passion. Selain tujuan, kita juga harus mencari passion dalam diri. Jangan biarkan kalimat-kalimat seperti “saya tidak memiliki kelebihan dan susah mencari passion” menjadi batu penghalang untuk terus mencari. Mencari, mencari, dan kenali adalah kunci untuk menemukan kelebihan serta passion diri sendiri.

Ketiga, percaya diri. Percaya diri adalah sikap yang harus dimiliki seseorang agar hidup bisa tumbuh dan berkembang. Lebih dari itu, kepercayaan diri bisa meningkatkan kestabilitasan tubuh dan gaya berbicara, sehingga penampilan lebih tenang dan hidup bisa berjalan. Mulailah menumbuh dan mengembangkan kepercayaan diri dengan keyakinan penuh dalam hati dan menerapkannya pelan-pelan.

Lalu, perluas relasi pertemanan. Poin keempat ini ada kaitannya dengan poin sebelumnya. Apabila sudah cukup percaya diri, maka perluaslah relasi pertemanan. Hal ini dilakukan agar kita berada dalam lingkungan positif, sehingga akan lebih mudah untuk cepat berkembang dan tidak merasa insecure lagi.

Selanjutnya, membaca buku. Selain harus meningkatkan kepribadian kita, ingat selalu untuk meningkatkan pengetahuan. Alternatifnya adalah dengan membaca buku. Karena buku merupakan jendela dunia serta bisa menambah wawasan untuk masa depan kita.

Terakhir, berpikir positif. Poin yang terakhir merupakan poin yang paling penting. Yaitu mengenai pola pikir agar selalu berpikir positif. Biasanya, apa yang kita pikirkan akan memengaruhi tindakan. Oleh karena dengan berpikir positif akan menimbulkan mental yang positif, maka akan memengaruhi sikap dan tindakan yang juga positif. Selain itu, hidup akan indah bagi mereka yang berpikir positif.

Itulah beberapa poin yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Perlu diketahui bahwa selain beberapa poin di atas, banyak cara untuk menumbuh-kembangkan rasa percaya diri. Ketahuilah diri sendiri, niscaya akan ada jalan untuk mengendalikan diri. Percaya diri sangatlah penting dimiliki, agar rasa insecure tidak menggerogoti kecintaan terhadap diri.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FSH Berhasil Rebut Juara Umum Orsenik 2019

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 811
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Penutupan Orsenik 2019 berlangsung ramai. Pasalnya, hadir Ratu Kendang Mutik Nida dan penyanyi jebolan KDI Fani Vanilla untuk memeriahkan acara closing ceremony tersebut. Jumat, (20/9/2019). Tidak hanya menonton konser, ratusan mahasiswa yang memadati lapangan utama Kampus III UIN Walisongo Semarang juga menanti acara initi yang mendebarkan, yakni pengumuman juara Orsenik 2019. Tidak hanya mahasiswa, […]

  • KKL Ekonomi Islam, Menilik Sisi Wisata Edukasi dan Lingkungan Pod Chocolate Bali

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 805
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mata pencaharian utama masyarakat Pulau Bali yaitu bidang pariwisata. Bukan hanya sekedar wisata alam, melainkan wisata kuliner, religi, edukasi, sampai wisata lingkungan. Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari kedua ini melanjutkan kuliah lapangan, salah satunya ke wisata lingkungan yaitu Pod Chocolate […]

  • Maba dan Kebingungannya dalam Pemilwa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 705
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa)  tahun 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo Semarang terpantau lancar.  Tempat Pemungutan Suara (TPS) berada di Parkiran Gedung H Kampus III. Rabu, (28/12/2016). Tempat Pemungutan Suara nampak ramai oleh para mahasiswa yang akan melakukan pencoblosan. Acara pemungutan suara dimulai pukul 08.30 di setiap Fakultas. Pemilihan Mahasiswa tahun ini […]

  • Stadium General, Mahasiswa Baru Duduk di Lantai

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 733
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General merupakan proses awal yang harus ditempuh mahasiswa baru UIN Walisongo, acara yang dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada mahasiswa baru perihal perkuliahan, namun momen yang seharusnya memberi kesan menyenangkan bagi mahasiswa baru ini dirasa kurang mengenakan, sebab mahasiwa merasa jenuh dengan kondisi ruangan yang kurang kondusif dan membludaknya peserta. Seperti yang dikeluhkan beberapa mahasiswa […]

  • Program Perpustakaan Keliling, Upaya Merawat Literasi di Tengah Pandemi

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 786
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) Angkatan 75 kELOMPOK 30 UIN Walisongo Semarang, berusaha menjaga literasi di masa pandemi dengan mengadakan perpustakaan keliling di Desa Purworejo. Kecamatan Bonang, Demak. Rabu, (14/10/2020). Kegiatan dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung bagi anak-anak. Ini berlangsung di di halaman Masjid Baiturrahman RT […]

  • Gelisah, Aliansi Petani Tembakau Indonesia Adakan Ngaji Bareng

    • calendar_month Jum, 29 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 710
    • 0Komentar

    S e m a r a n g – Memperingati Hari Tembakau Sedunia, Aliansi Petani Tembakau Indonesia mengadakan ngaji bareng bertema “Merti Tembakau” di pelataran Balaikota Semarang. (6/12/2017). Acara yang menghadirkan Emha Ainun Najib dan Kyai Kanjeng tersebut dilatarbelakangi karena adanya kegelisahan para petani tembakau terhadap stigma buruk masyarakat pada rokok. “Petani tembakau saat ini […]

expand_less
Exit mobile version