Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

Yang Perlu Dilakukan Media untuk Meredam Panik,  Adanya Pandemi Covid-19

  • account_circle admin1
  • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
  • visibility 625
  • comment 0 komentar

sumber : google
Oleh : Dwi Ari Apriliani

Sudah seyogyanya media berfungsi untuk membantu mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera manusia. Media sendiri merupakan bentuk jamak dari medium yang berasal dari bahasa latin medius yang berarti tengah. Dalam bahasa Indonesia, tepatnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bahwa media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televise, film, poster dan spanduk yang terletak di antara dua pihak atau golongan, dan sebagainya. Dalam konteks kali ini, media sebagai perantara informasi virus covid-19.

Sejauh ini media menginformasikan segala macam pengertian, proses, penyebab, dampak, pengendalian, pencegahan, tanda-tanda, bahkan mortalitas diberbagai penjuru dunia. Hal tersebut adalah wujud peran media terkhusus pers. Namun perlu digaris bawahi, tidak semua yang dibaca, dilihat, dan didengar masyarakat dapat mencerdaskan. Ada beberapa hal yang justru menjadi baku hantam untuk kejiwaan pembaca salah satunya yaitu informasi mortalitas.

Kenapa pewartaan di Indonesia lebih condong ke paradigma negatif? Misal saja informasi-informasi mortalitas selalu dimunculkan. Padahal justru ini dapat memicu gangguan kejiwaan yang membuat masyarakat selalu was-was dan tertekan. Sedikit menilik dari laman bbc.com, media di Cina justru memegang paradigma positif guna memberi semangat kepada sesama dan menanamkan pemikiran bahwa virus ini dapat dikendalikan, hanya informasi kesehatan yang disampaikan bukan moralitas. Tidak hanya itu, pemaparan kronologi hilangnya dua jurnalis Cina yaitu Fang Bin dan Chen Qiushi usai mengunggah video keadaan realitas di Wuhan juga sedikit dibahas.

Media di Indonesia relatif bebas? Hak asasi pers untuk menyampaikan kebenaran dan kritik sudah menjadi hal yang patut disebut kemerdekaan. Namun hal ini tidak berlaku di Cina, detik.com menyampaikan informasi dari Reporters Without Borders (bahasa Inggris)/ Reporteros Sin Fronteras (bahasa Spanyol) atau kita biasa menyebutnya Organisasi Reporter Tanpa Batas Negara, dimana tertulis bahwa dibanding negara lain Jurnalis Cina pada tahun 2019 memiliki angka tertingi yang ditahan di jeruji besi yaitu 120 pekerja media, dan lebih dari 40 persen dari mereka adalah citizen journalist. Namun tidak menyoal kebebasan jurnalis, di sini hilangnya kebebasan jurnalis di Cina dalam pandemi justru memiliki dampak positif yaitu untuk tetap menjaga kesehatan mental masyarakatnya. Bisa dibayangkan dalam kondisi yang berbahaya ditambah bermunculan tulisan, gambar atau video mortalitas dampak virus ini yang bisa diakses di media mana saja tentu berpengaruh dalam setiap aktivitas kita. Singkatnya, kita sedikit bisa meniru bagaimana media di Cina bisa memengaruhi kesehatan mental masyarakatnya yaitu dengan menyuguhkan hal-hal yang positif untuk dirangsang saraf.

Melihat data di atas, apakah media di Indonesia hanya mencari eksistensi dan meningkatkan viewers dibanding ketepatan informasi sesuai kebutuhan masyarakat? Berangkat dari pertanyaan tersebut, yang ditekankan pemerintah hanyalah penanggulangan berita hoax. Per senin lalu, (23/3/2020) dilangsir dari kompas.com ada 44 kasus yang ditangani Mebes Polri terkait berita hoax virus korona. Padahal jurnalis wajib memiliki disiplin ilmu verifikasi yang harus menjadi pegangan dalam setiap karya.

Dalam kondisi pandemi, peran media khususnya jurnalis sudah seharusnya memberi informasi yang tepat dalam memahami situasi. Pandemi adalah istilah yang menggambarkan sebuah wabah pathogen baru yang menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain di beberapa negara atau benua, serta bersifat menular dan memiliki garis infeksi berkelanjutan.

Lalu apa sebenarnya peran media dalam kondisi pandemik seperti ini? Salah satunya yaitu sebagai panduan. Dalam chanel youtube Remotivi diungkapkan bahwa dalam Journal of Theoretical Biology (2016) yang berjudul Media Coverage and Hospital Notifications: Correlations Analysis and Optimal Media Impact Duration to Manage a Pandemic menghasilkan sebuah penelitian dimana ada korelasi antara peliputan media dengan penurunan penularan. Menurut peneliti, media dalam hal ini memiliki potensi dalam memengaruhi masyarakat dalam bertindak. Setiap informasi dan panduan di media baik itu cara hidup sehat, himbauan menghindari tempat berisiko menularkan. Tentu, dalam hal ini media lebih memiliki peranan untuk memberikan rasa aman ke masyarakat daripada harus menyampaikan informasi atau isu sensasional yang jusru mengganggu kejiwaan seseorang.

Selain itu, peran media juga mampu menekan pemerintah untuk segera mengambil tindakan yang berkaitan dengan pandemik. Salah satu yang sudah dilakukan pemerintah di ranah pendidikan yaitu sistem pembelajaran daring. Ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk menekan dan meminimalisasi dampak lanjutan adanya virus covid-19, lain cerita ketika sistem ini membuat pelajar ataupun mahasiswa yang mengeluhkan jaringan internet ataupun tugas yang menumpuk.

Ketika berbicara panjang lebar terkait media, mari kita sama-sama mengambil peran untuk mencerdaskan diri sendiri dan masyarakat. Bisa dimulai dari menghidupkan notifikasi media sosial yang sumbernya jelas, kita bisa merujuk pada laman idntimes.com yang menegaskan bahwa ada 43 ribu media online dan hanya 168 yang professional. Salam Pers.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Вавада онлайн официальный

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 245
    • 0Komentar

    img { width: 750px; } iframe.movie { width: 750px; height: 450px; } Вавада онлайн официальный сайт и его возможности Получите доступ к широкому спектру развлечений, не выходя из дома. Платформа предлагает разнообразие игровых автоматов, карточных игр и живых казино, что позволяет каждому выбрать что-то по своему вкусу. Каждый посетитель сможет найти развлечение, соответствующее его предпочтениям. […]

  • Kordinator Aksi Ancam akan Bawa Massa 5 Kali Lipat

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 724
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Kordinator aksi dari Aliansi Semarang Raya Cornelius Gea ancam pemerintah daerah akan membawa massa aksi lima kali lipat jika tidak penuhi hasil kesepakatan unjuk rasa hari ini di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Selasa (24/09/2019). “Kalau sampai nanti dilantiknya presiden bulan depan aspirasi-aspirasi rakyat tidak dipenuhi, maka kami berkomitmen akan membawa masa […]

  • Ketua ICW; Politisi Muda adalah Pengusir Hantu

    • calendar_month Ming, 29 Apr 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 793
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Donald Fariz, Ketua Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan apresiasi bagi para politisi muda. Pasalnya mereka telah berani masuk ke dalam rumah berhantu yang diisi hantu para politisi korup. Baginya, politisi muda yang berintegritas dan memiliki kualitas yang akan mengusir para hantu di rumah partai politik (parpol). Sabtu, (28/4/2018). “Para politisi muda yang sholeh, berintegritas, […]

  • KKL Ekonomi Islam di BAZNAS Jatim, Sustainable Economy

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 621
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari pertama berlangsung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. 140 mahasiswa mengikuti agenda dengan pakaian rapi hitam putih beralmamater. Senin, (2/3/2020). Imron Mawardi Ketua MES Jawa Timur sekaligus dosen Universitas Airlangga menjadi narasumber dengan tajuk Potensi […]

  • PPM Cacat Administrasi, PMD Nilai BAWASWA Tidak Profesional

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 997
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah kali kedua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Mahasiswa Demokrat (PMD) melakukan tuntutan, tapi sampai berita ini ditulis belum ada penyelesaian masalah dari Badan Pengawas Mahasiswa (BAWASWA) UIN Walisongo Semarang. Sabtu, (24/04/2021). Bermula ketika adanya dugaan cacat administrasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Pembaruan Mahasiswa (PPM), yakni Luqyana Chaerunisa yang menjabat Sekertaris […]

  • Kalau Saja

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Oleh: Selvina Idha Alifiani Awan bersama angin mengiringi rintik airMembawa setiap hembusan dingin hingga menusuk kulitKala itu, aku duduk bersandarkan dindingMerasakan tiap tarikan napas, yang keluar dari diriku Aku merenung dalam keheninganMembiarkan ingatan itu kembali mengalirMeratapi setiap detik yang telah berlalu Pikiranku berkelana dalam labirin waktuBerpikir, “Kalau saja kala itu aku diam”Apakah tidak akan jadi […]

expand_less
Exit mobile version