Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » Pilpres dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

Pilpres dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2014
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diselenggarakan oleh pemerintah beberapa waktu lalu, mempunyai pengaruh besar terhadap kelangsungan hidup masyarakat kedepan. Pilpres yang merupakan salah satu sistem demokrasi yang erat dengan perilaku politik ini, mengharuskan warga negara harus siap menerima konsekuensi atas pilihannya pada saat pemilihan, terutama pada sektor perekonomian kedepan.

Mencuatnya isu-isu politik menjelang pergantian pemimpin, kinerja birokrasi negara juga mengalami sedikit gangguan. Mulai dari regulasi pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat melalui kebijakannya, hingga ancaman munculnya perselisihan antarkelompok partai politik terhadap keamanan negara, tentu saja hal ini berdampak pada sirkulasi perekonomian masyarakat.

Perbincangan mengenai realitas ekonomi pada saat menjelang ataupun sesudah pilpres bagi kebanyakan orang memang kurang menarik untuk diperbincangkan, kelompok masyarakat pada umumnya lebih tertarik untuk menyimak tayangan yang mempertontonkan strategi-strategi politik yang menghiasi hampir di setiap media massa. Namun, dalam realitas perekonomian masyarakat mengalami pelonjakan harga yang sangat segnifikan, harga sembako sempat mengalami lonjakan di pasaran, karena gejolak politik pada pilpres kali ini. Selain itu, investor tidak akan masuk di Indonesia ketika situasi politik terus bergejolak semacam itu, karena resiko kerugian semakin tinggi.

Dari realitas ekonomi yang sedemikian pelik itu, tidak kemudian membuat sebagian rakyat yang berkecimpung di dunia usaha patah arang, para wirausahawan muda inilah yang mampu bertahan di tengah-tengah melonjaknya harga yang diakibatkan oleh fenomena politik 2014 ini. Hal ini disebabkan oleh kesiapan wirausahawan muda dalam menghadapi fenomena semacam ini, karena wirausaha-wirausaha ini sudah cukup bekal untuk menghadapi dengan kesiapan ekonomi yang memadahi melalui hasil kerjakerasnya selama ini.

Pasca pilpres diselenggarakan 9 juli lalu, masyarakat mempunyai optimisme terhadap ekonomi yang lebih baik. Pasalnya setelah terpilihnya presiden, yaitu pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla. Janji-janji yang di sampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye seolah seperti angin segar bagi persoalan-persoalan ekonomi yang belum terselesaikan di negeri ini. Akan tetapi perlu di garis bawahi, hal tersebut sepenuhnya masih dalam konteks janji dan perencenaan, sehingga, wirausaha-wirausaha harus tetap bertahan tanpa harus menopangkan kepada pemerintah sepenuhnya. (Invest_Fuhatur Rohman).

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Yahya, Menulis Adalah Bagian dari Zikir Ala Insan Akademik

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 209
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Pada khataman yang kelima, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo semarang mengadakan malam puncak Khatmil Qur’an FEBI bertajuk “Menjemput Magfiroh”. Acara dihadiri oleh Dekan FEBI dan para pejabat Fakultas, dosen, serta mahasiswa yang dilakukan secara daring via google meet. (21/05/2020). Dalam sambutannya Saefullah selaku Dekan FEBI menyampaikan tujuan terselanggaranya acara ini sebagai […]

  • Gantikan Atlet Cedera, Anisa Berhasil Sabet Juara

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 259
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Atlet Lari Sprint Putra dan Putri Fakultas  Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali mengantongi dua medali perunggu dalam perhelatan Orientasi Olahraga, Seni, Ilmiah dan Keterampilan (Orsenik) 2018. Dua atlet yang berhasil menaklukkan jarak 200 meter tersebut ialah Muhamad Hilmi Setiawan dan Anisa Setiana. Sabtu, (22/9/18). Penanggung Jawab (PJ) atlet Lari Sprint, Abdi Ma’rifin Sugeha […]

  • Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 195
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi” –Harvard University.  Slogan tersebut nampaknya sudah tidak asing lagi didengar, khususnya bagi mahasiswa. Sebagaimana saat ini yang akan dicanangkan UIN Walisongo. Ketidakefektifan dalam sosialiasi mengenai keperpustakaan menjadi latar belakang dicetuskannya rencana kelas keperpustakaan, yang akan bertempat di American Corner. Rancangan program tersebut dilakukan melalui pembentukan kelas yang beranggotakan 30 […]

  • 2019, Lembaga Eksekutif FEBI Pertama Kalinya Lakukan LPJ-an

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 204
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Minggu, (22/12/2019) untuk pertama kalinya Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo melaksanakan Sidang Paripurna Laporan Pertanggungan di akhir kepemimpinannya.  Berlangsung di ruang H4 dan H5, agenda ini dihadiri oleh  70 peserta dari lembaga intra, mahasiswa, dan  Wakil Dekan (WD) III FEBI. . “Sebelumnya belum pernah ada sidang paripurna di […]

  • Mahasiswa KKN Kelompok 17 UIN Walisongo Salurkan 300 Face Shields ke TPQ

    • calendar_month Ming, 18 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 148
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Bagi mahasiswa KKN yang ada program kerja berbagi face shield ataupun masker, bisa menghubungi pihak Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo untuk proses pengambilan,” ungkap Ratna Muthia selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok KKN Reguler dari Rumah Angkatan 75. “Anggota kelompok 17 tersebar di enam kabupaten yaitu Kabupaten Semarang, Pati, Blora, Kudus, […]

  • Narasumber KPK RI Berhalangan Hadir Menuai Kekecewaan Maba

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 148
    • 0Komentar

    lpminvest.com-  Pemberian materi Pedidikan anti korupsi pada hari ketiga proses Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tuai kekecewaan sebagian mahasiswa. (Rabu, 23/8/17). Rencana pemberian materi pendidikan anti korupsi dari KPK RI hanya disampaikan oleh satu narasumber. Padahal seharusnya disampaikan oleh dua narasumber yang mana tiap narasumber akan mengisi empat fakultas. Berdasarkan keterangan, pengisian materi oleh KPK […]

expand_less
Exit mobile version