Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SASTRA » CERPEN » Langkah kecil Menuju Mimpi

Langkah kecil Menuju Mimpi

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Oleh : Miftakhu Rozaq

Di sebuah desa kecil, tinggal seorang pemuda bernama Arif. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan penuh semangat meski hidup dalam keterbatasan. Ayahnya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya hanya menjual gorengan di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Arif punya satu mimpi besar: menjadi seorang pengusaha sukses dan membantu keluarganya keluar dari kemiskinan.

Setiap hari, sepulang sekolah, Arif membantu ibunya menjajakan gorengan. Di saat teman-temannya bermain, ia justru sibuk menggoreng pisang dan tahu, lalu berjalan keliling kampung untuk menjual dagangannya. “Gorengan… gorengan hangat!” seru Arif sambil tersenyum kepada setiap orang yang ditemuinya. Rasa lelah dan panasnya matahari tidak ia pedulikan. Baginya, ini adalah langkah kecil yang harus ditempuh demi mimpi besarnya. Namun, kehidupan tak selalu berpihak pada Arif. Suatu hari, ibunya jatuh sakit. Penghasilan dari gorengan pun berhenti. Ayahnya hanya bisa bekerja setengah hari karena usianya yang semakin tua. Arif merasa gelisah. “Bagaimana caraku membantu mereka?” gumamnya sendirian di malam yang sunyi.

Keesokan harinya, Arif memutuskan untuk menjual jajanan di sekolahnya. Dengan sisa uang tabungan, ia membeli bahan-bahan sederhana: pisang, tepung, dan minyak. Ia bangun lebih pagi, membantu ayahnya menggoreng, lalu membawa jualannya ke sekolah. Meski awalnya teman-teman mengejeknya, Arif hanya tersenyum dan tetap menjajakan dagangannya.“Kalau mau sukses, harus mulai dari yang kecil, kan?” katanya sambil tertawa kecil kepada teman yang mengejeknya.

Hari demi hari berlalu. Lambat laun, teman-teman mulai membeli jajanan Arif karena tahu rasanya enak. Bahkan gurunya pun ikut mendukung dengan membeli gorengan buatannya. Dengan keuntungan kecil yang dikumpulkan setiap hari, Arif membantu biaya pengobatan ibunya dan menabung untuk masa depan.

Beberapa tahun kemudian, berkat semangat pantang menyerah, Arif berhasil mendapat beasiswa kuliah di bidang ekonomi. Kisah perjuangannya menyebar luas, bahkan ia mulai dikenal sebagai motivator muda di kampungnya. Saat wisuda, ia berdiri di podium dengan penuh haru. “Semua ini berawal dari mimpi kecil dan langkah-langkah sederhana. Jangan pernah berhenti berjuang!” ujarnya di hadapan banyak orang.Kini, Arif tumbuh menjadi seorang pengusaha sukses yang membangun usaha makanan ringan skala nasional. Di setiap kemasan produknya, ia selalu menyematkan tulisan: “Mimpi besar dimulai dari langkah kecil dan kerja keras.”

Desa kecil yang dulu menjadi saksi perjuangannya kini berubah. Ia membuka lapangan pekerjaan untuk para tetangga, membantu keluarga yang kesulitan, dan membangun sekolah gratis untuk anak-anak yang ingin menggapai mimpi seperti dirinya.
Bagi Arif, kesuksesan bukan hanya tentang dirinya, melainkan tentang mengubah hidup banyak orang. Dan semua itu berawal dari keberaniannya untuk melangkah meski dalam keterbatasan.

[Pengurus Invest Website Periode 24/25]
  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkasa & 56 Hari

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Identitas buku Judul Buku      : Angkasa & 56 Hari Penulis             : Destashya Wisna Diraya Putri Penerbit           : Akad Tahun Terbit    : 2021 Tebal               : 263 Halaman Genre              : Fiksi Remaja Peresensi         : Fitrotun Amaliyah Novel Angkasa & 56 Hari mengisahkan perjalanan cinta, persahabatan, dan pengorbanan yang melibatkan tiga tokoh utama: Angkasa, Nadine, dan Nadira. […]

  • Jadi Wisudawan Termuda, Ternyata Thomy Pernah Melakukan Ini

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 76
    • 0Komentar

    lpminvest.com– M. Thomy Hilmi Azizy menjadi wisudawan termuda UIN Walisongo Semarang pada Pelepasan Wisuda ke 74 tahun akademik 2018/2019. Pria kelahiran Lamongan, 27 Juli 1998 ini lulus di usia 20 tahun dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7. Mahasiswa program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini bercerita bahwa dirinya sewaktu masih duduk […]

  • Rupiah Kembali Melemah; Sederhanakan Aturan Ekspor-Impor  

    • calendar_month Sen, 14 Sep 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 74
    • 0Komentar

      Kedatangan pandemi Covid-19 yang berasal dari China ini berhasil meluas dan memporak-porandakan perekonomian dunia. Adanya pandemi ini menjadi pemicu krisis baru di berbagai negara termasuk Indonesia. Salah satu yang paling bisa kita lihat dari laman cnbcindonesia.com yaitu nilai tukar dolar terhadap rupiah kembali tergelincir di angka Rp 14.880 (updated: 09:09:38 WIB; 14/09/2020). Berlakunya Work […]

  • Menuntut Perbaikan, Mahasiswa Geruduk Rektorat

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2016
    • account_circle admin1
    • visibility 67
    • 0Komentar

    lpminvest.com-. Massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Walisongo (KBMW-red) melakukan aksi long march mulai dari Kampus III hingga gedung rektorat kampus I UIN Walisongo Semarang, Kamis siang, (14/4/16). Mahasiswa menuntut birokrasi kampus untuk segera berbenah diri, Mahasiswa menilai, selama ini pelayanan tidak memuaskan. Seharusnya, bertransformasinya IAIN ke UIN dibarengi pelayanan yang lebih baik. Solihah, […]

  • Tim Kreatif Ungkap Perihal Tujuan Dibalik Tarian Pompom

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 67
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo menjadikan Flash MOB Color Fun sebagai salah satu rangkaian acara penutupan Pengenalan Budaya dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 kali ini. Acara tersebut diawali dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan melakukan tarian pompom serentak diiringi musik jingle PBAK. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengimplementasikan jargon PBAK 2018 yaitu “Cerdas dan Berkarya”. […]

  • PKK dan Kader Desa Kecila Bersama Mahasiswa KKN Beri Bantuan ke Korban Bencana Alam

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 70
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 kelompok 122 dirangkul oleh Kader dan PKK Desa Kecila. Mereka bersama-sama memberikan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di wilayah RW 2 desa tersebut. Kegiatan berlangsung pada Rabu (04/11/2020). Bencana banjir dan tanah longsor melanda sebagian wilayah di Desa Kecila, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten […]

expand_less
Exit mobile version