Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

Cover Buku Insecurity In My Middle Name. Sumber: Ig alvisyhrn

Judul               : Insecurity is My Middle Name
Penerbit           : Alvi Ardhi Publishing
Penulis            : Alvi Syahrin
Tahun terbit    : Mei 2021
Tebal               : 264 Halaman
ISBN               : 978-623-97002-0-1
Peresensi         :Azkiyatun Nasiha

Buku self-healing pertama yang diterbitkan seorang penulis Alvi Syahrin yang menggambarkan self-healing dapat mengajak para pembaca untuk bisa berteman dengan ketidak percayaan diri yang sampai saat ini dialami oleh orang-orang. Setiap orang pasti pernah mengalami insecure, sebuah perasaan cemas atau tidak aman yang terkadang membuat kita menjadi tidak percaya diri atau bahkan cemburu dengan pencapaian orang lain. Melalui buku ini membahas berbagai macam insecure baik secara fisik maupun lainnya. Buku Alvi Syahrin yang keempat ini membahas seputar rasa insecure yang terbagi ke dalam lima bab dengan beberapa sub bahasan di setiap babnya. Dalam buku  ini, akan membantumu berdamai dengan insecurity-mu. Jenis-jenis insecurity yang dikupas tuntas pada buku ini akan membuat para pembaca yakin bahwa dia tidak sendirian, banyak yang merasakan seperti yang dibahas pada buku ini.

Melalui buku ini kita merasa sedang berbicara dengan teman, sahabat, atau orang terdekat. Penulis seolah menjadi sahabat bagi pembaca dan seperti sedang bertukar pikiran, serta mengajarkan kita untuk love your self bahkan bukan tips menghilangkan insecurity tetapi berproses, belajar memperbaiki, serta menerima dan berdamai dengan diri kita sendiri.
Pada bagian pertama di buku ini,  penulis membahas hal yang sering menjadi boomerang bagi semua orang. Bahwa fisik bukanlah segalanya. Kita tidak perlu menjadi good looking untuk menjadi orang baik. Padahal mengejar mimpi, pendidikan, dan cita-cita, semua tak harus tentang fisik.

Adanya pemahaman “good looking” akan membuat pembaca menyadari bahwa kecantikan fisik tidak berarti segalanya. Kecantikan ini banyak berbagai versi, ada yang cantik dilihat dari tutur katanya, lembut dan sopan dalam berbicara, selalu berhati-hati dalam berucap, dan menenangkan ketika kita mendengarnya.

Ada juga yang cantik dalam perilakunya sehari-hari, kelihatannya saja diam tanpa tindakan namun diam-diam selalu berusaha berbuat baik kepada siapapun. Melalui buku ini bisa jadi teman, karena pada saat kita membaca buku ini kita seperti relate dengan remaja saat ini bahkan penulis memberi saran, masukan, serta membersamai kita-kita yang insecure, sekaligus menjadi obat. Dengan segala ketidakpercayaan pada diri kita saat ini setelah membaca buku ini kita merasa lebih percaya diri akan kelebihan yang kita miliki.

Salah satu kata yang saya suka pada buku ini yaitu “Biarkan society terus mengagungkan fisik. Kita nggak boleh sedangkal itu. Kita kejar ‘beauty’ yang berkualitas, yang masih bisa kita usahakan.” Pada halaman 56 Bahwa pada bab ini ketika kita insecure dengan penampilan fisik, masih ada hati yang berkualitas.

Yang lebih menarik, sampul dalam buku ini menurut saya bagus dan simple sehingga menarik pembaca, didalamnya yang di desain sangat bagus. Selain tulisan-tulisan yang sangat indah, buku ini terdapat beberapa ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan perasaan insecure. Buku ini bisa menjadi teman perjuanganmu dalam berdamai dengan perasaan insecure yang kamu rasakan. Penulis menceritakan hal yang pernah ia alami dibuku ini dan terdapat banyak hal yang menginspirasi. Penentuan kalimat yang mudah dipahami, menjadi salah satu daya tarik buku ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk orang-orang yang kerap kali merasakan insecure. Insecure menjadi hal yang wajar dirasakan setiap orang disemua kalangan usia, tetapi masih banyak dari mereka yang belum bisa berdamai dengan dirinya sendiri.

Buku ini mengajarkanmu melalui cara yang positif, untuk tetap tumbuh dan hidup menjadi diri sendiri. Membaca buku Insecurity is My Middle Name ini seperti sedang berbicara dan bertukar pikiran dengan teman dekat, terdapat kalimat yang memotivasi serta membuka pandangan hidup mengenai “insecurity”. Selain isinya yang dapat menenangkan pikiran, penentuan diksi yang dipakai dalam buku ini juga sederhana dan mudah untuk dipahami. Susunan kata yang dibuat penulis sangat cantik dan tidak membingungkan pembaca, membaca buku ini seperti berbicara dengan penulis langsung, terasa sangat dekat. Ketika membaca buku ini, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Setiap bab nya disajikan dengan singkat, sehingga mempermudah pembaca.

Oleh: Azkiyatun Nasiha (Sekretaris 2)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan dan Stadium Generale ORMAWA FEBI, Hadirkan 2 Narasumber Muda Hebat

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Senin (19/2/2024) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo melakukan Pelantikan dan Stadium General di Auditorium 2, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang dengan tema “Peran Pemuda Sebagai Pendorong Ekonomi Kreatif di Era Society 5.0” . Acara ini dihadiri oleh Dekan FEBI, Wakil Dekan FEBI, Staff dan beberapa dosen FEBI, serta Mahasiswa […]

  • 4.419 Maba UIN Walisongo 2019 Ikuti PBAK Hari Ini

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    lpminvest.com–  Hari ini, sebanyak 4.419 mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo tahun ajaran 2019 mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Dengan mengangkat tema Eksplorasi Spirit Kemanusiaan Menuju Indonesia Berperadaban, acara pembukaan penerimaan maba itu diadakan di Lapangan Sepak Bola UIN Walisongo. PBAK 2019 akan diselenggarakan selama empat hari ke depan, yaitu Senin sampai Kamis (19-22/08/2019). […]

  • Pra PBAK FEBI 2023 Usung Tema: Ekonomi Kreatif dan Pilar Perekonomian Masa Depan Indonesia

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Kegiatan Pra-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang diisi Seminar Lokakarya. Mengangkat tema “Ekonomi kreatif sebagai pilar perekonomian masa depan Indonesia”.  Seminar ini dihadiri sebanyak 713 Mahasiswa Baru (MABA) FEBI (03/08/23). Reza selaku ketua panitia PBAK FEBI menjelaskan maksud dan tujuan tema yang diambil yaitu sebagai pembuka […]

  • Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan, Mahasiswa KKN Lakukan Aksi Blusukan di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 196
    • 0Komentar

    lpminvest.com- COVID-19 masih ada di negara Indonesia, terkhusus Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal ini membuat Elisa Martha seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler dari Rumah (KKN RdR) ke-75 UIN Walisongo Semarang tergugah hatinya untuk memutus mata rantai COVID-19. Minggu, (18/10/2020). Dalam hal ini, sosialisasi penggunaan masker dan perawatan masker yang benar menjadi hal nomor wahid […]

  • HMJ Biologi: Kesehatan sangat penting, tanpa kesehatan kita sulit berfikir

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Lpminvest.com – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang, menggelar stand kesehatan di Taman  Jati kampus II UIN Walisongo Semarang. Kamis, (11/06/2015). Agenda tersebut dalam rangka ulang tahun HMJ pendidikan Biologi yang ke-7. Pihak HMJ mendatangkan Sri sebagai salah satu dokter dari poliklinik kampus 1 dan Arif […]

  • Sistem  GPN BI; Perlu Interkoneksi dan Interopebilitas Antarlembaga

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sosialisai Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Bank Indonesia usai dilaksanakan di Kantor Bank Indonesia cabang kota Semarang. Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai mahasiswa dari universitas sekota Semarang. Kamis (14/11/2019). Irwan Daud, Departemen Elektronifikasi Bank Indonesia Pusat (Jakarta) memaparkan bahwa GNP adalah sistem untuk mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). “Gerakan Pembayaran Nasional ini akan mendukung […]

expand_less
Exit mobile version