Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
  • visibility 288
  • comment 0 komentar

Cover Buku Insecurity In My Middle Name. Sumber: Ig alvisyhrn

Judul               : Insecurity is My Middle Name
Penerbit           : Alvi Ardhi Publishing
Penulis            : Alvi Syahrin
Tahun terbit    : Mei 2021
Tebal               : 264 Halaman
ISBN               : 978-623-97002-0-1
Peresensi         :Azkiyatun Nasiha

Buku self-healing pertama yang diterbitkan seorang penulis Alvi Syahrin yang menggambarkan self-healing dapat mengajak para pembaca untuk bisa berteman dengan ketidak percayaan diri yang sampai saat ini dialami oleh orang-orang. Setiap orang pasti pernah mengalami insecure, sebuah perasaan cemas atau tidak aman yang terkadang membuat kita menjadi tidak percaya diri atau bahkan cemburu dengan pencapaian orang lain. Melalui buku ini membahas berbagai macam insecure baik secara fisik maupun lainnya. Buku Alvi Syahrin yang keempat ini membahas seputar rasa insecure yang terbagi ke dalam lima bab dengan beberapa sub bahasan di setiap babnya. Dalam buku  ini, akan membantumu berdamai dengan insecurity-mu. Jenis-jenis insecurity yang dikupas tuntas pada buku ini akan membuat para pembaca yakin bahwa dia tidak sendirian, banyak yang merasakan seperti yang dibahas pada buku ini.

Melalui buku ini kita merasa sedang berbicara dengan teman, sahabat, atau orang terdekat. Penulis seolah menjadi sahabat bagi pembaca dan seperti sedang bertukar pikiran, serta mengajarkan kita untuk love your self bahkan bukan tips menghilangkan insecurity tetapi berproses, belajar memperbaiki, serta menerima dan berdamai dengan diri kita sendiri.
Pada bagian pertama di buku ini,  penulis membahas hal yang sering menjadi boomerang bagi semua orang. Bahwa fisik bukanlah segalanya. Kita tidak perlu menjadi good looking untuk menjadi orang baik. Padahal mengejar mimpi, pendidikan, dan cita-cita, semua tak harus tentang fisik.

Adanya pemahaman “good looking” akan membuat pembaca menyadari bahwa kecantikan fisik tidak berarti segalanya. Kecantikan ini banyak berbagai versi, ada yang cantik dilihat dari tutur katanya, lembut dan sopan dalam berbicara, selalu berhati-hati dalam berucap, dan menenangkan ketika kita mendengarnya.

Ada juga yang cantik dalam perilakunya sehari-hari, kelihatannya saja diam tanpa tindakan namun diam-diam selalu berusaha berbuat baik kepada siapapun. Melalui buku ini bisa jadi teman, karena pada saat kita membaca buku ini kita seperti relate dengan remaja saat ini bahkan penulis memberi saran, masukan, serta membersamai kita-kita yang insecure, sekaligus menjadi obat. Dengan segala ketidakpercayaan pada diri kita saat ini setelah membaca buku ini kita merasa lebih percaya diri akan kelebihan yang kita miliki.

Salah satu kata yang saya suka pada buku ini yaitu “Biarkan society terus mengagungkan fisik. Kita nggak boleh sedangkal itu. Kita kejar ‘beauty’ yang berkualitas, yang masih bisa kita usahakan.” Pada halaman 56 Bahwa pada bab ini ketika kita insecure dengan penampilan fisik, masih ada hati yang berkualitas.

Yang lebih menarik, sampul dalam buku ini menurut saya bagus dan simple sehingga menarik pembaca, didalamnya yang di desain sangat bagus. Selain tulisan-tulisan yang sangat indah, buku ini terdapat beberapa ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan perasaan insecure. Buku ini bisa menjadi teman perjuanganmu dalam berdamai dengan perasaan insecure yang kamu rasakan. Penulis menceritakan hal yang pernah ia alami dibuku ini dan terdapat banyak hal yang menginspirasi. Penentuan kalimat yang mudah dipahami, menjadi salah satu daya tarik buku ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk orang-orang yang kerap kali merasakan insecure. Insecure menjadi hal yang wajar dirasakan setiap orang disemua kalangan usia, tetapi masih banyak dari mereka yang belum bisa berdamai dengan dirinya sendiri.

Buku ini mengajarkanmu melalui cara yang positif, untuk tetap tumbuh dan hidup menjadi diri sendiri. Membaca buku Insecurity is My Middle Name ini seperti sedang berbicara dan bertukar pikiran dengan teman dekat, terdapat kalimat yang memotivasi serta membuka pandangan hidup mengenai “insecurity”. Selain isinya yang dapat menenangkan pikiran, penentuan diksi yang dipakai dalam buku ini juga sederhana dan mudah untuk dipahami. Susunan kata yang dibuat penulis sangat cantik dan tidak membingungkan pembaca, membaca buku ini seperti berbicara dengan penulis langsung, terasa sangat dekat. Ketika membaca buku ini, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Setiap bab nya disajikan dengan singkat, sehingga mempermudah pembaca.

Oleh: Azkiyatun Nasiha (Sekretaris 2)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prodi D3 Perbankan Syariah  Menandatangani MoU dengan LKS

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 177
    • 0Komentar

      lpminvest.com– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang kembali mengadakan acara dengan tema “Evaluasi Kegiatan PKL/magang dan Silaturrahmi dengan Mitra Kerja”. Acara ini diselenggarakan di Ball room hotel Pandanaran Semarang. Selasa, (4/4/2017). Acara ini dihadiri  segenap civitas akademika dilingkungan Prodi D3 Perbankan Syariah, serta mitra kerja lembaga keuangan syariah. Menurut Dekan FEBI, […]

  • Aksi Buruh Di Semarang Diakhiri Oleh Bentrok Dengan Polisi

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 272
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Aksi perayaan Hari Buruh Internasional (Mayday) digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (1/5/2025). Unjuk rasa ini diikuti oleh ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT). Aliansi ini terdiri dari beberapa federasi seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Buruh Seluruh Masyarakat Grobogan (S.B Semar), Aliansi Serikat Pekerja […]

  • Upaya Tim KKN Posko 97 Dalam Menekan Angka Kecanduan Handphone di Desa Sukomulyo

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Selasa (30/07/24), Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke- 18 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang adakan kegiatan seminar edukasi tentang penggunaan handphone yang mengangkat tema “Bijak Dalam Penggunaan Handphone Bagi Siswa”. Kegiatan ini bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Sukomulyo yang diikuti 59 siswa dari kelas 3 sampai 6.  Ahmad Kasyif […]

  • Pelatihan Public Speaking bagi Mahasiswa FEBI; Salah Satu Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 190
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kamis dan Jumat (7-8/10/2021) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang mengadakan Pelatihan Public Speaking. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam kemampuannya berkomunikasi. Acara yang digelar dengan nuansa Islami itu dibantu oleh Grup Nafsul Mutmainnah Achievment (NMA) selaku trainer. Pembekalan public speaking ini bertempat di Miniatur Kampung Surga, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. […]

  • Asal Muasal Musik dan Eksistensinya di Tengah Pandemi

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Aku pernah sejenak ikut berdiri di kerumunan ribuan pasang kaki hanya untuk menikmati alunan syair yang berirama. Meskipun di kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), tapi seni tetaplah mengalir tanpa batasan. Musik itu universal, mampu menyatukan berbagai golongan serta diterima oleh pasang telinga dimanapun. Sopo sing kuat nandhang kahanan, sopo sing ora […]

  • Lima Rekomendasi, Tontonan dari Series Barat hingga Asean

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua diharuskan untuk di rumah saja. Bekerja, ibadah, sekolah ataupun kuliah juga di rumah saja. Hal tersebut bukannya tanpa alasan, tetapi bisa membantu mengurangi persebaran covid-19 yang belum ada obatnya itu. Keuntungannya adalah tenaga kesehatan menjadi tidak terlalu terbebani dengan melonjaknya jumlah pasien dan bisa fokus terhadap pasien-pasien yang […]

expand_less
Exit mobile version