Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RESENSI » Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Buku Ini?

  • account_circle admin1
  • calendar_month Jum, 6 Jan 2023
  • visibility 799
  • comment 0 komentar

Cover Buku Insecurity In My Middle Name. Sumber: Ig alvisyhrn

Judul               : Insecurity is My Middle Name
Penerbit           : Alvi Ardhi Publishing
Penulis            : Alvi Syahrin
Tahun terbit    : Mei 2021
Tebal               : 264 Halaman
ISBN               : 978-623-97002-0-1
Peresensi         :Azkiyatun Nasiha

Buku self-healing pertama yang diterbitkan seorang penulis Alvi Syahrin yang menggambarkan self-healing dapat mengajak para pembaca untuk bisa berteman dengan ketidak percayaan diri yang sampai saat ini dialami oleh orang-orang. Setiap orang pasti pernah mengalami insecure, sebuah perasaan cemas atau tidak aman yang terkadang membuat kita menjadi tidak percaya diri atau bahkan cemburu dengan pencapaian orang lain. Melalui buku ini membahas berbagai macam insecure baik secara fisik maupun lainnya. Buku Alvi Syahrin yang keempat ini membahas seputar rasa insecure yang terbagi ke dalam lima bab dengan beberapa sub bahasan di setiap babnya. Dalam buku  ini, akan membantumu berdamai dengan insecurity-mu. Jenis-jenis insecurity yang dikupas tuntas pada buku ini akan membuat para pembaca yakin bahwa dia tidak sendirian, banyak yang merasakan seperti yang dibahas pada buku ini.

Melalui buku ini kita merasa sedang berbicara dengan teman, sahabat, atau orang terdekat. Penulis seolah menjadi sahabat bagi pembaca dan seperti sedang bertukar pikiran, serta mengajarkan kita untuk love your self bahkan bukan tips menghilangkan insecurity tetapi berproses, belajar memperbaiki, serta menerima dan berdamai dengan diri kita sendiri.
Pada bagian pertama di buku ini,  penulis membahas hal yang sering menjadi boomerang bagi semua orang. Bahwa fisik bukanlah segalanya. Kita tidak perlu menjadi good looking untuk menjadi orang baik. Padahal mengejar mimpi, pendidikan, dan cita-cita, semua tak harus tentang fisik.

Adanya pemahaman “good looking” akan membuat pembaca menyadari bahwa kecantikan fisik tidak berarti segalanya. Kecantikan ini banyak berbagai versi, ada yang cantik dilihat dari tutur katanya, lembut dan sopan dalam berbicara, selalu berhati-hati dalam berucap, dan menenangkan ketika kita mendengarnya.

Ada juga yang cantik dalam perilakunya sehari-hari, kelihatannya saja diam tanpa tindakan namun diam-diam selalu berusaha berbuat baik kepada siapapun. Melalui buku ini bisa jadi teman, karena pada saat kita membaca buku ini kita seperti relate dengan remaja saat ini bahkan penulis memberi saran, masukan, serta membersamai kita-kita yang insecure, sekaligus menjadi obat. Dengan segala ketidakpercayaan pada diri kita saat ini setelah membaca buku ini kita merasa lebih percaya diri akan kelebihan yang kita miliki.

Salah satu kata yang saya suka pada buku ini yaitu “Biarkan society terus mengagungkan fisik. Kita nggak boleh sedangkal itu. Kita kejar ‘beauty’ yang berkualitas, yang masih bisa kita usahakan.” Pada halaman 56 Bahwa pada bab ini ketika kita insecure dengan penampilan fisik, masih ada hati yang berkualitas.

Yang lebih menarik, sampul dalam buku ini menurut saya bagus dan simple sehingga menarik pembaca, didalamnya yang di desain sangat bagus. Selain tulisan-tulisan yang sangat indah, buku ini terdapat beberapa ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan perasaan insecure. Buku ini bisa menjadi teman perjuanganmu dalam berdamai dengan perasaan insecure yang kamu rasakan. Penulis menceritakan hal yang pernah ia alami dibuku ini dan terdapat banyak hal yang menginspirasi. Penentuan kalimat yang mudah dipahami, menjadi salah satu daya tarik buku ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk orang-orang yang kerap kali merasakan insecure. Insecure menjadi hal yang wajar dirasakan setiap orang disemua kalangan usia, tetapi masih banyak dari mereka yang belum bisa berdamai dengan dirinya sendiri.

Buku ini mengajarkanmu melalui cara yang positif, untuk tetap tumbuh dan hidup menjadi diri sendiri. Membaca buku Insecurity is My Middle Name ini seperti sedang berbicara dan bertukar pikiran dengan teman dekat, terdapat kalimat yang memotivasi serta membuka pandangan hidup mengenai “insecurity”. Selain isinya yang dapat menenangkan pikiran, penentuan diksi yang dipakai dalam buku ini juga sederhana dan mudah untuk dipahami. Susunan kata yang dibuat penulis sangat cantik dan tidak membingungkan pembaca, membaca buku ini seperti berbicara dengan penulis langsung, terasa sangat dekat. Ketika membaca buku ini, saya tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Setiap bab nya disajikan dengan singkat, sehingga mempermudah pembaca.

Oleh: Azkiyatun Nasiha (Sekretaris 2)

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    Minimalisir Intoleransi melalui Sikap Dewasa Beragama

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 517
    • 0Komentar

     Di era demokrasi Indonesia saat ini, kasus intoleransi yang terjadi di mayarakat nampaknya semakin marak. Sebagaimana yang tercatat dalam Komnas HAM pada tiga tahun terakhir, yaitu 76 kasus pada tahun 2014, 87 kasus tahun pada tahun 2015 dan 97 kasus sepanjang tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa tren peningkatan kasus intoleransi atas kebebasan beragama dan […]

  • KKL Ekonomi Islam di BAZNAS Jatim, Sustainable Economy

    KKL Ekonomi Islam di BAZNAS Jatim, Sustainable Economy

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 450
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang hari pertama berlangsung di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. 140 mahasiswa mengikuti agenda dengan pakaian rapi hitam putih beralmamater. Senin, (2/3/2020). Imron Mawardi Ketua MES Jawa Timur sekaligus dosen Universitas Airlangga menjadi narasumber dengan tajuk Potensi […]

  • 1,2 Juta Pekerja Dirumahkan; Program Kartu Prakerja Jadi Solutif

    1,2 Juta Pekerja Dirumahkan; Program Kartu Prakerja Jadi Solutif

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Social distancing adalah langkah jitu yang harus ditempuh, dengan catatan bahwa semua pihak harus terlibat dalam pemberian subsidi kebutuhan primer masyarakat, terkhusus untuk perantau. Contoh bentuk tanggung jawab lembaga yang bisa kita rasakan di lingkup UIN Walisongo Semarang yaitu masing-masing fakultas mendata mahasiswa yang masih berada di lingkup Ngaliyan Semarang serta diberikan subsidi. Bukan hanya […]

  • Debat Terbuka Calon Rektor UIN Walisongo dengan Mahasiswa UIN Walisongo

    Debat Terbuka Calon Rektor UIN Walisongo dengan Mahasiswa UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaktur LPM Invest
    • visibility 848
    • 0Komentar

    lpminvest.com-Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) Bidang Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Walisonggo Semarang telah mengadakan acara debat untuk para  kandidat rektor yang akan memimpin periode selanjutnya, pada Selasa, (02/12/2025). UIN Walisongo memasuki fase penting dalam menentukan arah kepemimpinan baru. Menjelang pergantian rektor, mahasiswa diberikan ruang langsung untuk menilai gagasan, karakter, serta komitmen […]

  • Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 416
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan […]

  • Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    Tamu Ngaji Budaya 2023 Disambut Dengan Tari Pasambahan

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 453
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Penyambutan tamu Ngaji Budaya pada acara Nusantara Culture Festival. Disambut dengan penampilan tarian-tarian. Acara ini digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo yang berkolaborasi dengan Organisasi-organisasi daerah (Orda). Salah satu penampilan yang turut memeriahkan acara ini adalah tarian Ratu Jareh dari Provinsi Aceh dan tarian Pasambahan yang berasal dari Minangkabau. […]

expand_less