Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
  • visibility 521
  • comment 0 komentar
Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan D3 Perbankan Syariah yang semasa kuliahnya bekerja sebagai loper koran di salah satu perusahaan media massa di Semarang.

Di wisuda FEBI angkatan 11 periode Agustus ini, Nashrur berhasil menjadi wisudawan paling inspiratif di FEBI. Selain itu, ia juga masuk dalam 15 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi paralel FEBI, yaitu dengan IPK 3,90.

Saat acara Penglepasan Wisuda FEBI di Ballroom lantai 5 Haris Hotel Senin kemarin, ia bercerita mengenai pekerjaannya sebagai loper koran. Nashrur mengatakan bahwa sehabis Subuh ia harus berkeliling mengantarkan koran ke berbagai kelurahan di Semarang. Ia mengantar koran mulai dari daerah Wonodri, MT. Haryono, Barito, Jl. Majapahit, Jl. Soekarno Hatta dan berakhir di Kelurahan Penggaron. Hal itu dilakukannya setiap hari mulai pukul 05.00 – 06.30 selama sebulan.  Jatah libur hanya jika tanggal merah dan perayaan hari-hari besar.

Nashrur mulai bekerja menjadi loper koran sejak 2016. Selama tiga tahunan ia harus berjuang mengatur dan membagi waktunya antara bekerja dan kuliah. Ia mengatakan, saat masih kuliah pernah beberapa kali harus telat masuk kelas karena harus mengantar koran terlebih dahulu.

“Pernah pas di semester awal yang kuliahnya jam 06.10 atau nggak yang jam 07.00,” terangnya saat diwawancarai kru lpminvest.com via Whatsapp. Selasa, (27/8/2019).

Baca juga: http://lpminvest.com/2019/08/mahasiswi-asal-brebes-ini-jadi-wisudawati-terbaik-febi/

Tak sampai disitu, Nashrur juga menyebut pernah mengalami ban bocor di tengah pagi-pagi buta saat bekerja. Pria yang  lahir di Demak pada 11 Desember 1997 itu pun terpaksa harus mendorong kendaraannya. Ia mengatakan pernah mendorong kendaraannya sampai dua kilometer lebih sampai mendapat tukang tambal ban. Koran-koran yang dibawanya pun pernah sampai berjatuhan di tengah-tengah jalan.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Pengleoasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Penglepasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Hasil yang ia peroleh dari keliling mengantar koran berkisar Rp 600-an ribu. Penghasilannya tersebut ia gunakan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai anak yang telah ditinggal wafat ayahnya, Nashrur bertekad untuk menjadi orang yang mandiri dan tidak membebani keluarganya. Untuk itu ia rela bekerja menjadi seorang loper.

“Motivasinya pasti untuk memenuhi kebutuhan, pasti itu pertama. Terus saya pikir itu pekerjaannya tidak terlalu berat. Kerjanya hanya beberapa jam,” jelas pria dengan empat saudara itu.

Semangatnya dalam bekerja dan belajar sebagai wujud terima kasih kepada keempat saudaranya. Pasalnya saudaranya tersebut yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Walsiongo dan membantu membiayai kuliah.

“Sebelum beliau (ayahnya) pulang, beliau pesen sama saudara-saudara saya. Saudara-saudara saya kebetulan sudah menikah, tinggal saya. Kebetulan saya dititipkan kepada saudara-saudara saya. Kata Ayah ke saudara-saudaraku, adikmu tinggal satu tolong dibantu, saya percayakan kepada kalian,” tutur Nasrur terharu.

Sontak para wisudawan dan tamu undangan yang hadir di Penglepasan Wisuda memberikan tepuk tangan dengan meriah.

Kini, Nashrur sudah tak lagi menjadi loper koran. Setelah kelulusannya ia tidak muluk-muluk akan menjadi apa nantinya. Ia hanya berpegangan bahwa hidup yang penting harus produktif.

“Yang pasti harus produktif. Soalnya buat Ibu juga, Ibu sama aku soalnya,” terangnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    Mandataris DEMA-U Luncurkan Nota Keberatan JKN-KIS

    • calendar_month Jum, 5 Jan 2018
    • account_circle admin1
    • visibility 602
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Syarifudin Fahmi, selaku Mandataris Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U) 2018 meluncurkan Nota Keberatan atas Jaminan Kesehatan Nasional yang ditujukan  kepada pihak birokrasi UIN Walisongo Semarang. Jum’at, (5/01/2018). Peluncuran nota ini merupakan tindak lanjut pasca proses audiensi terkait penjelasan teknis JKN-KIS bagi mahasiswa UIN Walisongo bersama tim BPJS kota Semarang yang dilaksanakan di Ruang Sidang […]

  • Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

    Lewat Kreasi Paper MOB PBAK, DEMA-U Suarakan Kasus HAM

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 545
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari pertama yang dilaksanakan di lapangan kampus 3 UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan meriah. Kegiatan hari difokuskan pada pembentukan formasi paper MOB oleh para mahasiswa baru (maba) UIN Walisongo Semarang yang berjumlah 4.419 maba. Senin, (18/08/2019). Tahun ini, tim kreatif PBAK menampilkan kreasi paper mob […]

  • Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    Tingkatkan Kepedulian, UIN Walisongo Canangkan Klaster Keperpustakaan

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 598
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Perpustakaan adalah jantung perguruan tinggi” –Harvard University.  Slogan tersebut nampaknya sudah tidak asing lagi didengar, khususnya bagi mahasiswa. Sebagaimana saat ini yang akan dicanangkan UIN Walisongo. Ketidakefektifan dalam sosialiasi mengenai keperpustakaan menjadi latar belakang dicetuskannya rencana kelas keperpustakaan, yang akan bertempat di American Corner. Rancangan program tersebut dilakukan melalui pembentukan kelas yang beranggotakan 30 […]

  • Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    Menyikapi Radikalisme, Guru Besar dan Akademisi Berdiskusi di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 656
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Guru Besar dan Akademisi UIN Walisongo adakan diskusi “Meski Berbeda, Kita Saudara”. Diskusi ini mengusung tema “Meneguhkan Bumi Walisongo sebagai Benteng Moderat” berlangsung di Auditorium 1 lantai II UIN Walisongo Semarang. Selasa, (28/02/2017). Acara yang berlangsung pukul 13.00-16.00 ini berlatar belakang menguaknya kelompok-kelompok yang saling menyerang, baik bermotif politik, ekonomi dan lain sebagainya. Pasalnya, […]

  • Beberkan Tips Produk Laku di Pasaran untuk UMKM

    Beberkan Tips Produk Laku di Pasaran untuk UMKM

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 927
    • 0Komentar

    lpminvest.com- “Menjadi pelaku UMKM harus banyak belajar ilmu dalam memasarkan suatu produk. Bagaimana cara marketing yang baik agar pasar dari produk kita semakin luas. Termasuk dalam packaging produk dimana yang diutamakan adalah keamanannya, agar produk bisa tahan lama dan menarik jika dilihat,” paparan Khairul Anwar narasumber dalam seminar yang diadakan oleh Tim  KKN Mandiri Inisiatif […]

  • Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    Indonesia Development Forum 2022: 4 Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin1
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Indonesia Development Forum (IDF) merupakan forum berskala Internasional ang dihadiri para petinggi luar Negeri dan turut mengundang pemerintah Indonesia dimana pembahasan utamanya adalah tentang pembangunan. Pada tahun 2022, forum IDF diadakan di Bali, Indonesia pada tanggal 21-22 November yang lalu dengan usungan tema The 2045 Development Agenda: New Industrialization Paradigma for Indonesia’s Economic Transformation”. Pembahasan […]

expand_less