Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » STRAIGHT NEWS » Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

  • account_circle admin1
  • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
  • visibility 437
  • comment 0 komentar
Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

Nashrur Rohim, Wisudawan Terinspiratif FEBI yang pernah bekerja menjadi loper koran.

lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan D3 Perbankan Syariah yang semasa kuliahnya bekerja sebagai loper koran di salah satu perusahaan media massa di Semarang.

Di wisuda FEBI angkatan 11 periode Agustus ini, Nashrur berhasil menjadi wisudawan paling inspiratif di FEBI. Selain itu, ia juga masuk dalam 15 wisudawan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi paralel FEBI, yaitu dengan IPK 3,90.

Saat acara Penglepasan Wisuda FEBI di Ballroom lantai 5 Haris Hotel Senin kemarin, ia bercerita mengenai pekerjaannya sebagai loper koran. Nashrur mengatakan bahwa sehabis Subuh ia harus berkeliling mengantarkan koran ke berbagai kelurahan di Semarang. Ia mengantar koran mulai dari daerah Wonodri, MT. Haryono, Barito, Jl. Majapahit, Jl. Soekarno Hatta dan berakhir di Kelurahan Penggaron. Hal itu dilakukannya setiap hari mulai pukul 05.00 – 06.30 selama sebulan.  Jatah libur hanya jika tanggal merah dan perayaan hari-hari besar.

Nashrur mulai bekerja menjadi loper koran sejak 2016. Selama tiga tahunan ia harus berjuang mengatur dan membagi waktunya antara bekerja dan kuliah. Ia mengatakan, saat masih kuliah pernah beberapa kali harus telat masuk kelas karena harus mengantar koran terlebih dahulu.

“Pernah pas di semester awal yang kuliahnya jam 06.10 atau nggak yang jam 07.00,” terangnya saat diwawancarai kru lpminvest.com via Whatsapp. Selasa, (27/8/2019).

Baca juga: http://lpminvest.com/2019/08/mahasiswi-asal-brebes-ini-jadi-wisudawati-terbaik-febi/

Tak sampai disitu, Nashrur juga menyebut pernah mengalami ban bocor di tengah pagi-pagi buta saat bekerja. Pria yang  lahir di Demak pada 11 Desember 1997 itu pun terpaksa harus mendorong kendaraannya. Ia mengatakan pernah mendorong kendaraannya sampai dua kilometer lebih sampai mendapat tukang tambal ban. Koran-koran yang dibawanya pun pernah sampai berjatuhan di tengah-tengah jalan.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Pengleoasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Nashrur Rohim dan Ketua Jurusan D3 Perbankan Syariah Johan Arifin di acara Penglepasan Wisuda FEBI, Senin, (26/8/2019) di Ballroom Haris Hotel Semarang.

Hasil yang ia peroleh dari keliling mengantar koran berkisar Rp 600-an ribu. Penghasilannya tersebut ia gunakan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Sebagai anak yang telah ditinggal wafat ayahnya, Nashrur bertekad untuk menjadi orang yang mandiri dan tidak membebani keluarganya. Untuk itu ia rela bekerja menjadi seorang loper.

“Motivasinya pasti untuk memenuhi kebutuhan, pasti itu pertama. Terus saya pikir itu pekerjaannya tidak terlalu berat. Kerjanya hanya beberapa jam,” jelas pria dengan empat saudara itu.

Semangatnya dalam bekerja dan belajar sebagai wujud terima kasih kepada keempat saudaranya. Pasalnya saudaranya tersebut yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UIN Walsiongo dan membantu membiayai kuliah.

“Sebelum beliau (ayahnya) pulang, beliau pesen sama saudara-saudara saya. Saudara-saudara saya kebetulan sudah menikah, tinggal saya. Kebetulan saya dititipkan kepada saudara-saudara saya. Kata Ayah ke saudara-saudaraku, adikmu tinggal satu tolong dibantu, saya percayakan kepada kalian,” tutur Nasrur terharu.

Sontak para wisudawan dan tamu undangan yang hadir di Penglepasan Wisuda memberikan tepuk tangan dengan meriah.

Kini, Nashrur sudah tak lagi menjadi loper koran. Setelah kelulusannya ia tidak muluk-muluk akan menjadi apa nantinya. Ia hanya berpegangan bahwa hidup yang penting harus produktif.

“Yang pasti harus produktif. Soalnya buat Ibu juga, Ibu sama aku soalnya,” terangnya. [i]

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parade Budaya Tetap Berjalan Meski Waktunya 2 Menit

    Parade Budaya Tetap Berjalan Meski Waktunya 2 Menit

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 482
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Parade Budaya merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik (PBAK) 2023 dimana organisasi daerah (ORDA) menampilkan pertunjukan yang berhubungan dengan daerahnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (6/8/2023) di lapangan utama kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo serta bersamaan dengan visit Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Salah satunya yaitu penampilan dari ORDA Keluarga Mahasiswa […]

  • Rayakan Dies Natalis ke-54, UIN Walisongo Adakan Jalan Sehat

    Rayakan Dies Natalis ke-54, UIN Walisongo Adakan Jalan Sehat

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 468
    • 0Komentar

    lpminvest.com– UIN Walisongo mengadakan jalan sehat dalam rangka Dies Natalis UIN Walisongo yang ke-54 dengan tema “Transformasi dalam Harmoni”. Maksud dari tema tersebut adalah karena tahun ini UIN Walisongo mengalami tranformasi pejabat yang diharapkan bisa harmonis ke segala bidang. Jalan sehat ini merupakan serangkaian kegiatan dari perayaan Dies Natalis UIN Walisongo yang rutin diadakan setiap […]

  • Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    Prof. Muhibbin; Mahasiswa jangan Bercita-cita menjadi PNS

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2015
    • account_circle admin1
    • visibility 419
    • 0Komentar

    lpminvest.com– Stadium General untuk mengawali perkuliahan Semester Genap tahun Akademik 2014/2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang dibuka langsung oleh Rektor UIN Walisongo Semarang. Selasa, (3/03/2015). Prof. Muhibbin selaku Rektor memberikan sambutannya di Audit 1 lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. Acara yang mengusung tema “Relevansi Ekonomi Islam dengan Sosial Business” […]

  • Webinar Mangrove Academy; Ajang Temu Perdana dan Pengenalan Mangrove bagi Peserta

    Webinar Mangrove Academy; Ajang Temu Perdana dan Pengenalan Mangrove bagi Peserta

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin1
    • visibility 690
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Rabu (11/8/2021) Mangrove Academy Batch 1 melaksanakan temu perdana sekaligus webinar tatap layar untuk pertama kalinya lewat platform Zoom Meeting. Pertemuan virtual ini merupakan alternatif karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang hingga 16 Agustus nanti. Temu perdana ini bertemakan “Introduction to Mangrove Academy Batch #1” yang menghadirkan peraih  Kalpataru sekaligus pegiat lingkungan […]

  • Pengaruh IMF di Indonesia

    Pengaruh IMF di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2014
    • account_circle admin1
    • visibility 521
    • 0Komentar

    IDENTITAS BUKU Judul buku     : Di Bawah Ancaman IMF Penulis          : Revrisond Baswir Penerbit        : KoalisiAntiUtang (KOA) Cetakan         : I Tahun            : 2003 Kota terbit     : Bandung Tebal             : […]

  • Adakan EI Goes To Village, HMJ EI Ingin Mengedukasi Warga Desa

    Adakan EI Goes To Village, HMJ EI Ingin Mengedukasi Warga Desa

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 652
    • 0Komentar

    lpminvest.com- EI Goes To Village merupakan kegiatan sosialisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ EI) Fakultas Ekonomi Islam (FEBI) UIN Walisongo. Kegiatan ini tengah berlangsung di Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang. Kegiatan yang bertajuk Langkah Kecil untuk Kebaikan Bersama ini dilaksanakan selama dua hari yaitu hari sabtu dan minggu. Sabtu (16/11/2019). Iqbal Rozaqi, selaku […]

expand_less