Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » ARTIKEL » PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

PERAN SANTRI DI TENGAH PANDEMI

  • account_circle admin1
  • calendar_month Kam, 22 Okt 2020
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

Oleh Tika Yuliasari (1703036001)
Prodi Manajemen Pendidikan Islam FITK UIN Walisongo Semarang
Kelompok KKN 134

Tepat 22 Oktober 2015 Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Santri Nasional (HSN) yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta. Maksud dari Penetapan Hari Santri Nasional ini adalah untuk mengenang dan meneladani semangat jihad para santri yang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Hal ini merujuk pada sejarah resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 di Surabaya  yang dicetuskan oleh pendiri NU KH. Hasyim Asyari, untuk mencegah kembalinya tentara kolonial Belanda yang mengatasnamakan NICA, ulama pendiri NU KH.

Hasyim Asyari menyerukan jihad yang mengatakan bahwa membela Negara Kesatuan Republik Indonesia dari penjajah hukumnya adalah fardlu ain atau wajib bagi setap individu. Kemudian seruan tersebut dapat membakar semangat para santri untuk menyerang markas Brigade 49 Mahratta Pimpinan Brigadir Jendral Aulbretin Walter Southern. Dari cerita tersebut dapat dilihat bahwa kemerdekaan Indonesia memang tidak terepas dari para santri dan ulama karena dalam perjuangan bangsa Indonesia tak hanya tentara yang berperang melawan penjajah.

 Istilah kata santri sangat familiar dengan tinggal di pesantren. Namun menurut KH Mustofa Bisri atau Gus Mus bahwa santri tidak hanya orang yang tinggal di pesantren, tetapi julukan santri juga untuk semua orang yang memiliki akhlak dan sifat yang baik juga hormat kepada gurunya. Seiiring dengan perkembangan zaman, santri masa kini dan masa dulu sangatlah berbeda. Jika santri dahulu menyerukan jihad untuk membela tanah air dari penjajah, maka santri masa kini memaknai jihad sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan di Indonesia. Selain itu santri masa kini tidak hanya mampu membaca kitab kuning atau menghafal Alquran, tetapi santri masa kini harus mempunyai dan memperbanyak kebiasaan, pengalaman, pendidikan, dan mengikuti perkembangan teknologi kekinian.

    Dalam menghadapi pandemi COVID-19 saat ini, peran penting para santri masa kini sangatlah dibutuhkan dan harus menjadi garda terdepan bagi bangsa Indonesia. selain menjadi garda terdepan, santri diharapkan mampu menjadi teladan dan dapat memberi contoh dalam penanganan C OVID-19. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan, melindungi para kiai, menerapkan budaya-budaya kesehatan baru dilingkungan ponpes, serta membentuk Satuan Tugas Jago Santri. Termasuk sosialisasi supaya tidak menjauhi atau mengucilkan keluarga pasien yang poitif terpapar COVID-19 dan tidak menolak jenazah warga yang meninggal akibat COVID-19.

Peran santri di masa kini bersifat fleksibel yang ditugaskan sebagai profesi apa saja santri mampu memberdayakan dirinya sendiri. Santri juga harus terus belajar dan berusaha meningkatkan kapasitas diri di tengah-tengah masyarakat yang sedang dilanda pandemi. Maka dari itu, berbanggalah menjadi santri karena setiap langkah kebaikan dan keikhlasan yang kalian tempuh senantiasa mendapat barokah dari kiai, ustadz, guru, dan almamater.

  • Penulis: admin1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseimbangan Hidup

    • calendar_month Jum, 8 Des 2017
    • account_circle admin1
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Judul               : Hidup itu Harus Pintar Ngegas dan Ngerem Penulis             : Emha Ainun Nadjib Penerbit           : Noura Books Cetakan           : Kelima, September 2017 Halaman          : x + 230 halaman. ISBN               : 978-602-385-150-8 Peresensi         : Mukhammad Faridul Huda Buku karya Emha Ainun Najib (Cak Nun) ini merupakan buku yang tergolong ringan untuk dibaca dibanding buku-buku lain […]

  • PUISI: NAHKODA KEHIDUPAN

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle admin1
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Nahkoda Kehidupan Oleh: Ikfina Kamalia Ini peranku sebagai nahkoda Menyisir riuh di atas semesta Mengiring manusia tanpa suara Terbungkam karena ulahnya Nahkoda penentu jalan Untuk mereka yang tak paham Tanggung jawab yang ku emban Dengan harapan tanpa tuntutan Imajinasiku berulah Sebagai nahkoda yang hilang arah Melewati cacian hanya karena tak searah Memenuhi keinginan yang tak […]

  • UIN Walisongo Beri Bantuan APD untuk Tenaga Medis Sekitar Ngaliyan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle admin1
    • visibility 275
    • 0Komentar

    lpminvest.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memberikan sumbangan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis yang bertugas di wilayah sekitar kampus yakni Puskesmas Ngaliyan, Puskesmas Tambakaji, Puskesmas Purwoyoso dan Klinik Pratama UIN Walisongo. Kamis, 9/4/2020. Maka melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang dibentuk UIN melakukan penggalangan dana melalui donasi para pimpinan dan pegawai […]

  • Langkah Tak Berhenti

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle admin1
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Miftakhu Rozaq Di bawah langit yang kelabu, Kujalani jalan penuh liku, Dengan mimpi yang kugenggam erat, Meski angin kerap membawa penat. Langkah kecil kutapaki perlahan, Di atas tanah keras penuh harapan, Beban di pundak bukanlah halangan, Hati ini penuh tekad dan impian. Mentari mungkin tak selalu bersinar, Namun kuyakini cahaya akan hadir, Di […]

  • Jalan Sehat HUT FEBI ke-11 Usung Tema “Continuous Improvement”

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin1
    • visibility 372
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sabtu, (14/12/2024) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan acara jalan sehat dalam rangka ulang tahun FEBI yang ke-11 dengan tema “Continuous Improvement”. Tema ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan prestasi secara berkelanjutan di FEBI. Acara ini bertempat di depan kantor FEBI, dihadiri oleh mahasiswa, dosen, […]

  • Kisah Wisudawan Inspiratif FEBI, Sang Pengantar Koran

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle admin1
    • visibility 263
    • 0Komentar

    lpminvest.com – Sudah barang umum mahasiswa UIN Walisongo kuliah sambil bekerja. Biasanya, mereka bekerja sebagai driver ojek online, penjaga toko atau warung makan, ngelesi atau menjadi pegawai cetering. Namun, yang dikerjakan salah satu calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini berbeda dan jarang diambil oleh mahasiswa. Ialah Nashrur Rohim, calon wisudawan dari jurusan […]

expand_less
Exit mobile version